DEPOK – FusilatNews.— Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Depok periode 2026–2031 mulai menyusun langkah strategis organisasi melalui Rapat Kerja (Raker) yang akan digelar pada 6–7 Juli 2026 di Pancawati, Ciawi, Kabupaten Bogor.
Ketua DDII Kota Depok, Hasan Basri Siahaan, memimpin kepengurusan baru yang mengusung tema “Selamatkan NKRI dengan Dakwah”. Kepengurusan tersebut dilantik oleh Ketua DDII Jawa Barat, H. Roinul Balad, pada 31 Mei 2026 di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, Jalan Nusantara.
Acara pelantikan disambut Ketua MUI Kota Depok, KH Syihabudin Ahmad, serta dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus DDII. Panitia pelantikan dipimpin oleh Ustaz Andi, sedangkan pelaksanaan raker mendatang akan diketuai KH Syamsu Rizal.
Dalam sambutannya, H. Roinul Balad menjelaskan sejarah berdirinya DDII yang berakar dari aspirasi umat Islam pasca pembubaran Partai Masyumi pada masa pemerintahan Orde Lama. Menurutnya, DDII didirikan untuk memperkuat dakwah Islam sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Ia menegaskan pentingnya peran dakwah dalam menjaga akidah umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, mengembangkan solidaritas sosial, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui dakwah yang rahmatan lil alamin, berbagai persoalan bangsa dapat diselesaikan melalui dialog dan pendekatan yang bijaksana. Tantangan seperti islamofobia, sekularisme, pemurtadan, hingga upaya adu domba di tengah masyarakat harus dihadapi dengan kebersamaan,” ujarnya.
Roinul juga mendorong seluruh pengurus DDII di daerah untuk aktif menggelar rapat rutin dan memperkuat program pembinaan umat. Ia menyebut DDII Kota Depok menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif dalam pelaksanaan program organisasi, termasuk melalui penyelenggaraan rapat kerja.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa DDII Jawa Barat berencana menggelar Temu Da’i pada Oktober 2026. Kegiatan serupa sebelumnya pernah dihadiri sekitar 1.500 da’i dari berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Depok, KH Syihabudin Ahmad, mengingatkan pentingnya peran ulama dan umat Islam dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar di tengah berbagai persoalan bangsa.
“Kondisi bangsa saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Karena itu, diperlukan lebih banyak upaya mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran,” katanya.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan susunan lengkap pengurus DDII Kota Depok periode 2026–2031. Hasan Basri Siahaan dipercaya sebagai ketua, didampingi sejumlah wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta pengurus bidang dakwah, pendidikan, humas dan media sosial, sosial ekonomi, dan muslimat.
Di bidang pembinaan kader dan dakwah, DDII Depok juga terus menggelar berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya talkshow bertajuk “Strategi Mengemas Dakwah Interaktif dan Menggugah” yang diselenggarakan di Masjid Al Hasanah, Jatijajar, Tapos, Depok, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang diprakarsai salah seorang pengurus DDII Depok, Untung Joko Supriono, tersebut menghadirkan Ustaz Sukeri sebagai narasumber pengganti Ketua LPPD Lembaga Khairu Ummah DKI Jakarta, H. Ahmad Yani. Talkshow itu diikuti oleh 27 peserta dan bertujuan meningkatkan kemampuan para dai dalam menyampaikan pesan dakwah yang lebih efektif dan menarik bagi masyarakat.





















