• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Pertanian Terpinggirkan: Ancaman Nyata Bagi Masa Depan Bangsa

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
August 26, 2025
in Economy, Feature
0
Kementan Paparkan Progres Program Gerakan Nasional El Nino di Lahan 500 Ribu Hektare
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Dalam beberapa waktu belakangan, semakin sering muncul berita yang memperlihatkan bagaimana sektor pertanian kian terpinggirkan. Bahkan, ada sawah kering yang dijadikan arena balap motor—sebuah potret ironis di negeri agraris. Sesungguhnya, proses peminggiran sektor pertanian ini bukan fenomena baru. Ia telah berlangsung lama, hanya saja belum pernah ada pengkajian mendalam untuk mencari jawaban mengapa hal itu terus berulang.

Suara tentang pertanian pun kerap terdengar berbeda. Para penyelenggara negara sering menyampaikan narasi keberhasilan, sementara kalangan LSM dan media justru menyoroti sebaliknya: pertanian makin tersingkir dari panggung pembangunan.

Padahal, setiap kali bangsa ini menghadapi krisis, sektor pertanian selalu menunjukkan keperkasaannya. Ingat ketika pandemi Covid-19 melanda? Hampir semua sektor pembangunan terpuruk, tapi pertanian justru tetap tumbuh positif. Tidak berlebihan bila ada pejabat yang menyebut pertanian sebagai tulang punggung perekonomian bangsa. Namun, keperkasaan itu hanya akan bertahan bila dijaga dengan sungguh-sungguh.

Sayangnya, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Alih fungsi lahan pertanian terus terjadi untuk kepentingan industri, perumahan, maupun infrastruktur. Petani kehilangan sawahnya, lalu terpaksa meninggalkan kampung halaman untuk mengadu nasib di kota. Proses ini berlangsung lama, dan selama itu pula pemerintah lebih banyak sekadar menggugurkan kewajiban ketimbang mencari solusi nyata.

Dalam kurun 2013–2023, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan fakta mencemaskan: jumlah petani gurem—mereka yang hanya memiliki rata-rata 0,25 hektar lahan—terus meningkat tajam. Tahun 2013, tercatat 14,25 juta rumah tangga usaha pertanian gurem. Sepuluh tahun kemudian, angkanya melonjak menjadi 16,89 juta, atau naik 18,49%. Itu berarti, ada tambahan 2,64 juta rumah tangga petani gurem dalam satu dekade terakhir.

Peningkatan ini jelas bukan prestasi. Sebaliknya, ia adalah potret menyedihkan tentang semakin sempitnya lahan pertanian produktif akibat alih fungsi lahan yang makin membabi buta. Jika tren ini berlanjut tanpa kendali, tak sulit membayangkan jumlah petani gurem akan terus membengkak di masa depan.

Prabowo Subianto ketika menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pernah menekankan pentingnya petani berdaulat atas lahannya sendiri. Petani, kata dia, harus mampu berdiri tegak di atas sawah-ladangnya sendiri, sebab lahan pertanian adalah segala-galanya bagi mereka.

Karena itu, langkah pemerintah melahirkan UU No.41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Permen ATR No.12/2020 tentang Lahan Sawah Dilindungi (LSD) perlu terus dikawal. Regulasi ini hanya akan berarti bila benar-benar diterapkan secara tegas. Apa gunanya ada undang-undang dan seabreg peraturan jika alih fungsi lahan tetap melaju tanpa kendali?

Kita tidak boleh terus membiarkan pertanian dipinggirkan. Revitalisasi kebijakan mutlak diperlukan, agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada industrialisasi dan infrastruktur, tetapi juga memastikan pertanian tetap berada di panggung utama.

Pertanian adalah penopang kehidupan. Jika hari ini kita abai, maka generasi mendatanglah yang akan menanggung akibatnya.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bahlil Dapat Bintang Mahaputera: Ketika Fakta Dibalikkan Menjadi Ilusi

Next Post

KUDETA KONSTITUSI DIBUNGKUS AMANDEMEN UUD 1945: BARANG MELANGGAR HUKUM KOK MAU DITERUSKAN?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat
Economy

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran
Economy

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

February 27, 2026
Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia
Feature

Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

February 27, 2026
Next Post

KUDETA KONSTITUSI DIBUNGKUS AMANDEMEN UUD 1945: BARANG MELANGGAR HUKUM KOK MAU DITERUSKAN?

Artifak Pasar Pramuka – Membumi Hanguskan Istana Integritas keilmuan UGM

Frustrasi, UGM Tak Lagi Lindungi Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

February 27, 2026
Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

February 27, 2026
Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

February 27, 2026
AOTS: Online Seminar (Subsidized Program)

“AOTS E-Newsletter” is published by the Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS)

February 27, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Prabowo Mulai Tinggalkan Gibran? Ibarat Orang Buta yang Tiba-tiba Matanya Awas Lagi

February 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...