• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Frustrasi, UGM Tak Lagi Lindungi Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 26, 2025
in Feature, News, Pojok KSP
0
Artifak Pasar Pramuka – Membumi Hanguskan Istana Integritas keilmuan UGM
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Mungkin sudah letih dan frustrasi karena selalu dibombardir pertanyaan soal keaslian ijazah Joko Widodo, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ova Emilia akhirnya membenankan pembuktian keaslian ijazah Jokowi kepada Presiden ke-7 RI itu.

Atau bisa juga ada intervensi dari pusat supaya UGM tidak memberikan perlindungan lagi kepada Jokowi.

Dikutip dari sejumlah media, Ova Emilia mengatakan Jokowi sendiri yang bisa membuktikan keaslian ijazahnya kepada publik. Pihak kampus, katanya, tidak memiliki kewajiban mengklarifikasi lebih jauh soal tuduhan ijazah palsu yang terus bergulir terhadap wong Solo itu.

Ova mengklaim UGM sudah menyerahkan ijazah sarjana kepada Jokowi saat dia diwisuda pada 19 November 1985. Sejak itu, katanya, dokumen ijazah menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.

Ova menegaskan UGM tidak bisa ikut campur lebih jauh dalam pembuktian ijazah seseorang. Tidak ada kewajiban institusi untuk mengklarifikasi. UGM, katanya, menghormati hak warga negara untuk mempertanyakan isu apa pun. Tapi sesuai ketentuan, UGM hanya bisa menyampaikan data publik dan wajib melindungi data pribadi.

Di sisi lain, Ova mengancam akan memperkarakan secara pidana bila ada alumni atau siapa pun yang memalsukan ijazah UGM.

Pertanyaan besar pun membuncah: mengapa UGM berubah haluan? Apakah mata angin politik sudah berubah?

Semula Kampus Biru itu keukeuh menyatakan ijazah Jokowi asli. Tapi sekarang? UGM justru membebankan pembuktian keaslian ijazah Jokowi kepada alumnus Fakultas Kehutanan tahun 1985 itu.

Apakah karena UGM sudah letih dan frustrasi? Bisa jadi. Sebab sekeras apa pun UGM membela Jokowi, ternyata masih ada saja publik yang tidak percaya. Sebab ijazah Jokowi memang tidak pernah ditunjukkan ke publik. Kalau pun ditunjukkan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, itu cuma fotokopinya belaka.

Secara fisik, ijazah — dan juga skripsi — milik Jokowi memang banyak kejanggalan.

Kini, ketika UGM sudah menyerah dan angkat tangan, tak lagi melindungi Jokowi.

Lalu, bagaimana dengan Jokowi, apakah mau menunjukkan ijazahnya kepada publik supaya polemik berakhir? Ataukah ia sengaja memelihara isu ini demi menjaga popularitasnya?

Bekas Walikota Solo itu pernah berjanji akan menunjukkan ijazahnya kepada publik jika diminta pengadilan. Pertanyaannya, beranikah pengadilan memerintahkan Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya kepada publik sehingga akan diketahui asli atau palsu, sehingga berakhirlah polemik itu?

Sepertinya tidak. Pengadilan tidak akan berani memerintahkan Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya kepada publik.

Padahal, sebenarnya solusi untuk mengakhiri polemik atau kontroversi ijazah Jokowi sangatlah sederhana: Jokowi menunjukkan ijazahnya kepada publik, baik diminta atau pun tidak diminta pengadilan.

Apalagi pengadilan selama ini hanya berfungsi sebagai tempat untuk mencari kebenaran formal, bukan kebenaran substansial atau kebenaran hakiki.

Benar kata Rektor UGM Ova Emilia: yang bisa membuktikan keaslian ijazah Jokowi adalah Jokowi sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KUDETA KONSTITUSI DIBUNGKUS AMANDEMEN UUD 1945: BARANG MELANGGAR HUKUM KOK MAU DITERUSKAN?

Next Post

Teddy Wijaya di Antara Bintang-bintang Tak Bersinar

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Next Post
Negeri Para Jongos

Teddy Wijaya di Antara Bintang-bintang Tak Bersinar

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist