• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Teddy Wijaya di Antara Bintang-bintang Tak Bersinar

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 26, 2025
in Feature, News, Pojok KSP
0
Negeri Para Jongos
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Bintang lazimnya bersinar. Justru karena bersinar itulah maka ia disebut bintang. Jika tak bersinar, berarti ia bukan bintang.

Sosok-sosok yang baru saja dianugerahi bintang tanda jasa oleh Presiden Prabowo Subianto pun banyak yang tidak bersinar, sehingga sesungguhnya tidak layak mendapatkan bintang.

Sebut saja Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Ketiganya bersama sejumlah menteri lainnya mendapatkan anugerah Bintang Mahaputra Utama.

Diketahui, Presiden Prabowo menganugerahkan bintang tanda jasa kepada 141 tokoh yang dianggap sangat berjasa bagi negara.

Mensesneg Prasetyo Hadi berdalih bintang yang ia terima bersama sejumlah menteri lainnya di Kabinet Merah Putih adalah berkat pencapaian yang luar biasa selama 10 bulan menjadi menteri.

Entah pencapaian semacam apa yang dianggap luar biasa itu, karena rakyat tak merasakan dampaknya. Jangan-jangan hanya subjektivitas Prabowo yang menganggap kroni-kroninya itu berprestasi luar biasa.

Teddy, Pras dan Sugiono baru seumur jagung duduk di kabinet. Lantas apa prestasi mereka yang spektakuler, sehingga mendapatkan bintang?

Belum layaklah mereka mendapatkan bintang tanda jasa. Sebab baru sebentar mereka bekerja untuk negara.

Lebih parah lagi, di antara Teddy Wijaya dkk, terselip nama bekas Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah yang mendapatkan Bintang Mahaputra Adipradana.

Saat ini pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, itu menjabat Komisaris Utama PT PLN. Namun, tahun 2008 lalu Burhanuddin dihukum 5 tahun penjara dalam kasus korupsi terkait penarikan dana 100 miliar rupiah dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI).

Di sinilah penganugerahan bintang jasa itu telah kehilangan legitimasi moralnya. Akibatnya, bintang itu bukan saja tidak bercahaya, melainkan gelap-gulita.

Mungkin bila Noel tidak tersandung kasus korupsi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan bernama lengkap Immanuel Ebenezer Gerungan itu juga akan dianugerahi bintang tanda jasa oleh Prabowo.

Nama Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo juga terselip di antara 141 tokoh penerima bintang jasa yang kebanyakan tidak bersinar itu.

Entah apa jasa Hashim bagi negara. Apa karena dia seorang pengusaha seperti Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad) yang juga mendapatkan bintang Mahaputra Utama dari Prabowo?

Kita tidak tahu pasti. Sebab lebih banyak pengusaha yang kontribusinya bagi negara jauh lebih besar daripada Hashim.

Apa karena Hashim menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi? Bukankah baru seumur jagung Hashim menduduki jabatan tersebut?

Dugaan kita, Hashim mendapatkan bintang tanda jasa karena ia seorang adik kandung Prabowo. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Senyampang sang kakak masih jadi Presiden!

Dus, kalau bintang sudah diobral, jelas mengalami inflasi. Karena bintang yang “dijual” murah itu tak lagi bersinar. Termasuk Teddy Wijaya, “anak” kesayangan Prabowo.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Frustrasi, UGM Tak Lagi Lindungi Jokowi

Next Post

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global
Birokrasi

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Next Post
Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Jalan Sunyi Penjaga Nilai dan Integritas: Merawat Nurani dan Akal Sehat

Jalan Sunyi Penjaga Nilai dan Integritas: Merawat Nurani dan Akal Sehat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist