• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

fusilatnews by fusilatnews
May 24, 2026
in Birokrasi, News, Pojok KSP
0
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – FusilatNews.– Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, akan membangun proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri, tidak ikut Aglomerasi Tangerang Raya.

Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik, Abdul Hamim Jauzie menilai keputusan untuk tidak bergabung dalam sistem pengolahan sampah berbasis Aglomerasi Tangerang Raya adalah bentuk ego sektoral yang merugikan publik.

Hamim menyebut masalah sampah di wilayah metropolitan seperti Tangerang Raya tidak akan pernah selesai jika setiap daerah masih memelihara ego wilayah masing-masing dan berjalan sendiri-sendiri.

Menurut Hamim, pembangunan PSEL mandiri oleh Pemkot Tangsel berpotensi memicu pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara masif. Padahal, jika menggunakan pendekatan konsep aglomerasi, kerja sama regional antara Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangsel akan jauh lebih efisien, baik dari segi investasi infrastruktur maupun operasional.

“Sampah itu masalah lintas batas, tidak mengenal sekat administrasi wilayah. Ketika ada opsi kerja sama aglomerasi Tangerang Raya yang lebih strategis dan efisien, mengapa Tangsel justru ngotot ingin membangun sendiri? Ini menunjukkan adanya ego sektoral yang kuat di jajaran pengambil kebijakan,” ujar Abdul Hamim Jauzie, Ahad (24/5/2026).

Ia menambahkan, proyek sebesar PSEL membutuhkan kajian risiko teknis dan finansial yang sangat tinggi. Memaksakan proyek ini berjalan sendiri di tengah keterbatasan lahan dan dinamika sosial Tangsel yang padat berisiko memunculkan proyek mangkrak atau tidak optimal di kemudian hari.

Lebih lanjut, Hamim menekankan semangat melahirkan wilayah aglomerasi adalah untuk menciptakan efisiensi pelayanan publik dan penyelesaian masalah kronis secara bersama-sama. Sikap keras kepala Pemkot Tangsel ini dinilai bertolak belakang dengan jargon-jargon kota modern dan kolaboratif yang kerap digaungkan.

“Konsep aglomerasi diciptakan justru untuk mengatasi keterbatasan lahan di kota-kota padat seperti Tangsel. Dengan membangun PSEL sendiri, Pemkot terkesan mengabaikan solusi jangka panjang yang lebih integratif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Tangerang Raya,” tegasnya.

Hamim kemudian mendesak Pemkot Tangsel untuk membuka secara transparan kepada publik mengenai dokumen kajian kelayakan (feasibility study) serta analisis dampak lingkungan (Amdal) proyek PSEL mandiri ini. Hal ini penting agar masyarakat dapat menilai apakah proyek ini murni untuk solusi lingkungan atau ada kepentingan lain di baliknya.

Pemkot Tangsel berdalih, proyek dijalankan berdasarkan ketentuan peralihan pada Pasal 31 Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Hamim berpendapat lain. Proyek PSEL mandiri ini justru membentur aturan pusat itu.

Berdasarkan Pasal 31 beleid tersebut, proyek ini berada di ujung tanduk karena belum mengantongi Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dari PT PLN (Persero).
​Tanpa adanya kontrak PJBL, pihak pengembang swasta hampir dipastikan tidak bisa mencairkan pendanaan bank untuk memulai konstruksi fisik.

Berdasarkan Pasal 31 huruf c, jika kemandekan dengan PLN ini membuat proyek gagal mengolah sampah dan tidak mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, Pemkot Tangsel dipaksa membatalkan kontrak lama dan kemudian mengikuti skema baru yang diarahkan ke konsep aglomerasi.

​”Belum adanya PJBL dengan PLN adalah bukti proyek PSEL mandiri ini dipaksakan tanpa koordinasi matang. Jika buntu, proyek triliunan rupiah ini terancam mangkrak,” kritik Hamim.

​Menurutnya, dibanding memaksakan ego proyek mandiri yang melanggar hukum, opsi bergabung dengan aglomerasi jauh lebih realistis bagi Tangsel.

“Publik berhak tahu rasionalisasi di balik keputusan ini. Mengapa opsi kolaborasi aglomerasi ditolak? Jangan sampai proyek PSEL mandiri ini dipaksakan hanya demi mengejar proyek fisik serapan anggaran, sementara masalah darurat sampah warga di lapangan tidak kunjung teratasi secara konkret,” pungkas Hamim.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina
Komunitas

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

May 23, 2026
Feature

Tantangan dan Peluang Guru PAI dan Madrasah di Era Digital: Antara Pembatasan Gawai dan Kualitas Pembelajaran

May 23, 2026
Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”
Birokrasi

Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”

May 23, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal
Birokrasi

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

by fusilatnews
May 24, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, akan membangun proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri, tidak ikut...

Read more
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

May 23, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Paradoks Indonesia: Kaya Sumber Daya, Miskin Kemandirian

May 23, 2026
Serangan Dollar Kepada Warga Desa

Serangan Dollar Kepada Warga Desa

May 23, 2026

Tantangan dan Peluang Guru PAI dan Madrasah di Era Digital: Antara Pembatasan Gawai dan Kualitas Pembelajaran

May 23, 2026
Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”

Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”

May 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

May 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist