• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

fusilat by fusilat
February 27, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Partisipasi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) di bawah kendali Board of Peace (BoP) berada di sebuah persimpangan moral. Di satu sisi, Presiden Prabowo Subianto memoles keterlibatan ini sebagai misi kemanusiaan dan kontribusi bagi perdamaian dunia. Namun di sisi lain, struktur komando dan mandat operasional ISF menyisakan aroma hipokrisi yang sulit—bahkan mustahil—ditutupi.

Mandat ISF: Stabilisasi atau Demiliterisasi Sepihak?

Mandat ISF sebagaimana tertuang dalam Resolusi PBB 2803 tidak berhenti pada distribusi bantuan kemanusiaan. Ia secara eksplisit mencakup agenda demiliterisasi total Gaza: penghancuran infrastruktur militer serta pelucutan senjata kelompok perlawanan, termasuk Hamas.

Pemerintah Indonesia berulang kali menegaskan bahwa TNI tidak akan terlibat langsung dalam pelucutan senjata. Namun fakta bahwa Indonesia menjabat sebagai Wakil Komandan ISF membongkar kontradiksi mendasar. Duduk di meja komando yang merancang dan mengawasi operasi, lalu mengklaim “tangan bersih”, bukanlah kecerdikan diplomatik—melainkan bentuk penyesatan publik, atau setidaknya ilusi moral yang rapuh.

Logika Pembiaran: Wajah Lain Kemunafikan

Argumen bahwa “selama bukan TNI yang menarik pelatuk, Indonesia tidak bersalah” adalah standar ganda yang berbahaya. Dalam etika militer dan hukum humaniter, pembiaran (omission) di dalam satu struktur komando memiliki bobot tanggung jawab yang setara dengan tindakan langsung.

Jika Indonesia menyaksikan proses pelucutan paksa dan penghancuran daya pertahanan rakyat Gaza tanpa sikap tegas, maka seluruh retorika dukungan terhadap Palestina runtuh menjadi slogan kosong. Ini bukan lagi politik Bebas Aktif, melainkan diplomasi tutup mata—demi legitimasi di lingkaran elit global yang dibentuk ulang oleh kepentingan Amerika Serikat era Donald Trump.

Terjebak dalam Pertukaran Konsesi

Publik kian mencium aroma damage control ekonomi di balik keikutsertaan Indonesia dalam BoP. Keterlibatan ini diduga sebagai “mahar politik” untuk melunakkan ancaman tarif agresif Donald Trump terhadap produk Indonesia.

Ironinya, setelah putusan Supreme Court of the United States (SCOTUS) pada 20 Februari 2026 yang membatalkan kewenangan tarif darurat Trump, justifikasi ekonomi tersebut kehilangan pijakan hukum dan politik. Indonesia tampak sudah terlanjur basah. Bertahan di BoP kini menyerupai peran “stempel halal” bagi agenda asing—bukan karena kesepakatan moral, melainkan ketakutan terhadap tekanan Washington.

Ke Mana Arah Kita?

Orientasi Indonesia di BoP dan ISF memperlihatkan pergeseran menuju pragmatisme status. Jakarta ingin tampil sebagai global player, tetapi dengan risiko mengorbankan konsistensi ideologis yang selama ini menjadi identitas diplomasi Indonesia.

Indonesia tidak lagi berdiri sebagai penengah yang bermartabat, melainkan sebagai bagian dari mesin yang “menstabilkan” Gaza menurut syarat Israel dan Amerika Serikat. Tanpa garis merah yang tegas, sejarah berpotensi mencatat keterlibatan ini bukan sebagai misi perdamaian, melainkan sebagai subordinasi politik yang diseragamkan atas nama penjaga perdamaian.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“AOTS E-Newsletter” is published by the Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS)

Next Post

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

fusilat

fusilat

Related Posts

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi
Feature

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Next Post
Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...