• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

POLITIK LUAR NEGERI KITA SALAH LANGKAH

fusilat by fusilat
April 6, 2026
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Yus Dharman, SH., MM., M.Kn
Advokat/Ketua Dewan Pengawas FAPRI (Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia)

Prinsip politik luar negeri pada dasarnya seragam di semua negara: kepentingan nasional adalah panglima. Setiap keputusan akan ditakar melalui perhitungan untung dan rugi. Negara-negara akan mempertimbangkan secara rasional—jika keterlibatan dalam konflik bersama blok Amerika Serikat dan Israel membawa keuntungan strategis, mereka akan bergabung. Sebaliknya, jika potensi kerugiannya lebih besar, mereka memilih menjadi penonton.

Bahkan negara-negara dengan kekuatan militer besar seperti Inggris, Jerman, dan Prancis—yang selama ini kerap sejalan dengan kebijakan Washington—tidak serta-merta sigap ketika diminta oleh Donald Trump untuk mengirim armada ke Selat Hormuz guna menghadapi Iran. Sikap lamban tersebut bukan karena loyalitas kepada Iran, melainkan karena ketidakpastian atas hasil akhir konflik. Mereka belum yakin bahwa blok Amerika Serikat–Israel akan keluar sebagai pemenang.

Dalam hukum perang, pihak yang menang berhak atas apa yang dikenal sebagai spoils of war—rampasan perang berupa aset dan sumber daya dari pihak yang kalah, sesuai kesepakatan antar sekutu. Distribusinya pun tidak merata: negara yang berkontribusi paling besar akan memperoleh bagian terbesar, sementara yang bergabung di akhir hanya mendapat sisa.

Fenomena ini tak ubahnya seperti koalisi partai politik di dalam negeri—pembagian “kue kekuasaan” berdasarkan kontribusi dan posisi tawar.

Karena itu, selama situasi belum menemui kepastian, negara-negara besar cenderung mengambil posisi wait and see. Mereka mengamati dinamika konflik dengan cermat. Jika Iran mulai melemah, bukan tidak mungkin mereka akan segera merapat ke blok Amerika Serikat–Israel. Sebaliknya, jika Iran justru unggul, mereka akan berbalik arah, mendekat ke poros Rusia dan China, bersiap menyesuaikan diri dengan peta kekuatan baru.

Beberapa hari menjelang Idulfitri, sempat muncul indikasi Iran menurunkan intensitas serangan. Inggris bahkan membuka pangkalan militernya di Diego Garcia untuk membantu operasi Amerika Serikat, dengan asumsi bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mulai melemah. Namun ketika Iran meluncurkan gelombang rudal terbaru dan meningkatkan eskalasi—termasuk menargetkan Diego Garcia—reaksi Inggris justru meredup. Mereka kembali memilih menjadi penonton. Ini menandakan bahwa kekuatan Iran belum bisa dianggap remeh untuk dihadapi secara terbuka.

Pertanyaannya, di mana posisi Indonesia jika skenario kemenangan berada di pihak Iran? Terlebih jika Indonesia terlanjur dipersepsikan condong ke blok Amerika Serikat–Israel.

Di titik inilah risiko besar muncul. Indonesia berpotensi terjebak dalam dilema geopolitik: maju menghadapi konsekuensi, mundur pun kehilangan kredibilitas. Sebuah posisi yang tidak hanya sulit, tetapi juga berbahaya bagi kepentingan nasional jangka panjang.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ego, Keangkuhan, dan Jerat Tipu Daya Dunia (Ketika Lulusan Ivy League Tersungkur dalam Kubangan Korupsi)

Next Post

Ketika Auditor Menangis: Dosa yang Tak Tertulis di Laporan, Tapi Tercatat di Langit – Dia Hanya Terjebak, Dia Saudara Kita Juga

fusilat

fusilat

Related Posts

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)
Feature

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

April 11, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg
Feature

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Ketika Pejabat Karbitan Bicara Inflasi Pengamat

April 11, 2026
Next Post

Ketika Auditor Menangis: Dosa yang Tak Tertulis di Laporan, Tapi Tercatat di Langit - Dia Hanya Terjebak, Dia Saudara Kita Juga

Melawan “Yazidisme” Modern: Melampaui Mazhab, Menuju Esensi Kemanusiaan

Melawan "Yazidisme" Modern: Melampaui Mazhab, Menuju Esensi Kemanusiaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg
Feature

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

by Karyudi Sutajah Putra
April 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Masih ingatkah kita akan Ahmad Sahroni? Anggota DPR RI dari...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Padamnya Api Demokrasi di Tangan Prabowo

April 9, 2026
IPW Desak Kapolri Tarik Kasus Dugaan Korupsi Bupati Minahasa ke Bareskrim

IPW Desak Kapolri Tarik Kasus Dugaan Korupsi Bupati Minahasa ke Bareskrim

April 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

April 11, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Ketika Pejabat Karbitan Bicara Inflasi Pengamat

April 11, 2026
Menjatuhkan sebagai Sikap Politik: Membongkar Kemunafikan Demokrasi Prosedural

Menjatuhkan sebagai Sikap Politik: Membongkar Kemunafikan Demokrasi Prosedural

April 11, 2026
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Murka: Pengusaha Tambang Ilegal 8 Tahun Harus Dipidana, Jaksa Agung Diberi Komando Tegas

April 11, 2026
Donald Trump’s Ceasefire Shows How America Has Changed

Donald Trump’s Ceasefire Shows How America Has Changed

April 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

Petani, Sensor, dan Pasar: Ketika Pisang Tidak Lagi Sekadar Pisang (Catatan Kecil tentang Masa Depan yang Diam-Diam Sudah Datang)

April 11, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...