• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Melawan “Yazidisme” Modern: Melampaui Mazhab, Menuju Esensi Kemanusiaan

fusilat by fusilat
April 6, 2026
in Feature, Politik
0
Melawan “Yazidisme” Modern: Melampaui Mazhab, Menuju Esensi Kemanusiaan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Pernyataan Ali Khamenei: perang antara “Kubu Husseini” dan “Kubu Yazidi” sedang berlangsung dan tidak akan berakhir, bukanlah sebuah seruan perang sektarian, melainkan sebuah dialektika moral yang abadi. Namun, di tangan mesin propaganda takfiri, pesan filosofis ini didegradasi dan dimanipulasi menjadi sentimen kebencian antara Sunni dan Syiah.

Dialektika Husseini vs Yazidi: Prinsip vs Ambisi

Pemisahan antara “Husseini” dan “Yazidi” bukanlah pemisahan mazhab, melainkan pemisahan karakteristik kemanusiaan.

Kubu Husseini: Mewakili prinsip Izzah (kemuliaan) dan Ishlah (perbaikan). Hussain bin Ali di Karbala tidak sedang memperebutkan kursi kekhalifahan untuk dirinya sendiri, melainkan sedang menyelamatkan esensi Islam dari degradasi moral. Kubu ini adalah mereka yang memilih binasa dalam prinsip daripada hidup dalam kehinaan di bawah kaki tirani.

Kubu Yazidi: Mewakili sistem yang menghamba pada power-politics. Karakteristik Yazidisme adalah pragmatisme buta, penggunaan kekerasan struktural untuk membungkam oposisi, dan manipulasi agama sebagai stempel legalitas kekuasaan.

Mengidentikkan Yazidi dengan identitas Sunni adalah kekeliruan fatal. Sejarah mencatat bahwa mayoritas umat Islam saat itu, termasuk tokoh-tokoh besar di Madinah, menolak bait (sumpah setia) kepada Yazid karena dianggap tidak memenuhi kualifikasi moral seorang pemimpin.

Anatomi Istilah Rafidhah: Dari Politik ke Teologi

Penggunaan label “Rafidhoh” (Para Penolak) sering digunakan hari ini untuk menstigma kelompok Syiah sebagai sesat. Namun, secara historis, istilah ini memiliki pergeseran makna yang kompleks:

Asal-Usul Politik: Awalnya, istilah ini muncul dalam konteks politik di masa Dinasti Umayyah untuk melabeli siapa pun yang “menolak” ( yarfudhu) otoritas kekhalifahan. Dalam konteks ini, Rafidhah adalah simbol pembangkangan sipil terhadap tirani.

Transformasi Teologis: Seiring waktu, istilah ini bergeser menjadi peyoratif teologis. Pihak-pihak yang kontra-Syi’ah menggunakan istilah ini untuk merujuk pada mereka yang dianggap “menolak” keabsahan kepemimpinan Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Stigmatisasi “Sesat”: Narasi “Rafidhah Sesat” dikonstruksi secara masif untuk menciptakan social distancing di tengah umat. Dengan melabeli pendukung Ahlul Bayt sebagai “Penolak”, penguasa zaman dahulu berhasil mengisolasi mereka dari arus utama umat, mempermudah eksekusi politik dengan dalih menjaga kemurnian akidah.

Yazidisme di Era Modern
​
Di tahun 2024, di tengah debu reruntuhan Gaza, “Yazidisme” mewujud dalam bentuk baru. Ia adalah mereka yang:
* ​Diam seribu bahasa melihat genosida demi menjaga stabilitas ekonomi dan takhta.
* ​Memutarbalikkan fakta, menyebut pejuang kemerdekaan sebagai teroris, persis seperti Yazid menyebut Hussain sebagai pembangkang.
* ​Memelihara perpecahan sektarian agar umat tidak pernah bersatu melawan musuh bersama.

​Menjadi “Husseini” berarti memiliki keberanian untuk berkata “Tidak” (Laa) kepada kezaliman, meskipun seluruh dunia berusaha membungkam Anda. Ini bukan tentang identitas atau mazhab, ini adalah tentang di mana posisi jantung Anda berdetak: bersama si penindas, atau bersama mereka yang tertindas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Auditor Menangis: Dosa yang Tak Tertulis di Laporan, Tapi Tercatat di Langit – Dia Hanya Terjebak, Dia Saudara Kita Juga

Next Post

Sidang Gugatan Hasil Munas KAUMY VIII Digelar di Pengadilan Negeri Bantul

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026
Birokrasi

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer
Feature

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

June 12, 2026
Next Post

Sidang Gugatan Hasil Munas KAUMY VIII Digelar di Pengadilan Negeri Bantul

Makam yang Diperdebatkan, Hukum yang Dipertanyakan: Ketika Vonis Tidak Selesai di Pengadilan

Makam yang Diperdebatkan, Hukum yang Dipertanyakan: Ketika Vonis Tidak Selesai di Pengadilan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

June 12, 2026

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...