• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
in News, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – FusilatNews.– Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai figur dengan elektabilitas tertinggi, bahkan melampaui Presiden Prabowo Subianto dalam dua survei nasional yang dirilis pada Juli 2026.

Temuan tersebut berasal dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Indikator Politik Indonesia (IPI). Meski menggunakan metodologi yang berbeda, kedua lembaga sama-sama menangkap tren yang serupa: elektabilitas Dedi Mulyadi terus menanjak, sementara dukungan terhadap Prabowo menunjukkan penurunan.

Survei SMRC bertajuk Elektabilitas Calon-calon Presiden yang dilakukan pada 5–19 Juli 2026 mencatat Dedi Mulyadi meraih elektabilitas 35 persen dalam simulasi semi-terbuka. Angka itu jauh mengungguli Prabowo Subianto yang memperoleh 14,5 persen, disusul Anies Baswedan 8,2 persen dan Gibran Rakabuming Raka 7,7 persen.

Lebih menarik lagi, dalam kurun sembilan bulan terakhir, elektabilitas Dedi melonjak dari 19,7 persen menjadi 35 persen, sementara Prabowo justru merosot tajam dari 34,9 persen menjadi 14,5 persen.

Dalam simulasi head-to-head, Dedi bahkan mencatat keunggulan yang sangat mencolok. Ia memperoleh 59 persen dukungan responden, sedangkan Prabowo hanya 28,3 persen.

Fenomena serupa juga tergambar dalam survei Indikator Politik Indonesia yang dilaksanakan pada 14–24 Juli 2026 terhadap 4.250 responden.

Pada kategori top of mind, Dedi Mulyadi memperoleh 22,4 persen, sedikit mengungguli Prabowo yang berada di angka 20,1 persen.

Dalam simulasi 32 nama calon presiden, Dedi meraih 31,4 persen, sedangkan Prabowo memperoleh 18,8 persen. Ketika pilihan dipersempit menjadi tiga nama, jarak keduanya semakin melebar. Dedi memperoleh 46,9 persen, Prabowo 28,8 persen, sementara Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan 17 persen.

Menariknya, meski tingkat pengenalan publik (popularitas) terhadap Prabowo masih lebih tinggi, yakni 98,8 persen, dibandingkan dengan Dedi yang mencapai 88,2 persen, tingkat kesukaan (likeability) justru berpihak kepada Dedi. Gubernur Jawa Barat itu memperoleh angka 88,3 persen, jauh di atas Prabowo yang berada di 68,1 persen.

Walaupun hasil kedua survei tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung karena menggunakan desain penelitian yang berbeda, keduanya menunjukkan pola yang konsisten: Dedi Mulyadi sedang mengalami momentum kenaikan elektabilitas, sementara Prabowo Subianto menghadapi tren penurunan dukungan publik.

Penurunan elektabilitas Presiden Prabowo juga tampak berjalan seiring dengan menurunnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya.

Survei SMRC mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo kini berada di angka 51,1 persen, turun tajam dibandingkan sembilan bulan sebelumnya yang mencapai 81,2 persen. Sementara itu, survei IPI mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden berada pada kisaran 49,5 persen.

Temuan dua lembaga survei tersebut belum dapat dipandang sebagai prediksi hasil Pemilu 2029, mengingat kontestasi masih berlangsung beberapa tahun lagi dan dinamika politik dapat berubah sewaktu-waktu. Namun, satu pesan tampak semakin jelas: peta kekuatan politik nasional mulai bergeser, dan Dedi Mulyadi kini muncul sebagai salah satu poros utama dalam percaturan menuju Pilpres 2029.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Buruk Muka Cermin Dibelah Istana

Next Post

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan
Feature

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom
Crime

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan
Komunitas

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026
Next Post

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

July 31, 2026
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

July 31, 2026
Menjatuhkan sebagai Sikap Politik: Membongkar Kemunafikan Demokrasi Prosedural

Buruk Muka Cermin Dibelah Istana

July 31, 2026
MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gold, Gospel, dan Glory: Paradoks Sejarah yang Terus Berulang dalam Wajah Baru

July 31, 2026
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

July 31, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist