• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Potensi Kerja Sama Akademik dan Ilmiah Indonesia – Iran Belum Dimanfaatkan

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 19, 2023
in News, World
0
Potensi Kerja Sama Akademik dan Ilmiah Indonesia – Iran Belum Dimanfaatkan
Share on FacebookShare on Twitter

“Saya pikir ada potensi bagi generasi berikutnya untuk dapat melihat kebenaran dan juga datang ke Iran dan mengalami kehidupan di sini dan saya pikir mereka semua akan mendapat manfaat.”

Fusilatnews – Kunjungan bersejarah Presiden Ebrahim Raeisi ke Indonesia bulan lalu membuka jalan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara di berbagai bidang, kata seorang akademisi Indonesia.

Dalam wawancara dengan situs Press TV, Jamaluddin Jompa, yang saat ini menjabat sebagai rektor di Universitas Hasanuddin, salah satu lembaga pendidikan tinggi otonom terbesar di Indonesia, mengatakan bahwa Teheran dan Jakarta merupakan tempat yang ideal untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, budaya dan ilmu pengetahuan.

Dia secara khusus berbicara tentang potensi yang belum dimanfaatkan di bidang akademik dan ilmiah dan mengatakan perusahaan berbasis pengetahuan Indonesia tertarik untuk memperkuat kerja sama dengan mitra Iran mereka.

“Misi kami [berkunjung ke Republik Islam Iran] tidak hanya untuk tujuan akademik, kami ingin memperkenalkan produk-produk berbasis inovasi di pasar,” kata Jompa, yang memimpin delegasi akademisi Indonesia ke Iran pekan lalu.

“Mudah-mudahan ke depan dapat diperluas ke kerjasama bisnis antara Indonesia dan Iran.”

Jompa, yang juga merupakan Fellow dari Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), memuji kemajuan Iran dalam industri peralatan medis dan mengatakan produk dalam negeri Iran dapat menutup celah di pasar Indonesia.

“Indonesia memiliki populasi yang besar dan kami masih memiliki masalah di sektor medis, jadi saya pikir itu salah satu bidang yang juga dapat kami kerjakan bersama,” kata akademisi Indonesia itu kepada situs web Press TV.

Universitas Hasanuddin memiliki dua rumah sakit, menurut Jompa, menambahkan bahwa peralatan medis yang mungkin diproduksi bersama oleh Iran dan Indonesia di masa depan dapat mengisi rumah sakit tersebut.

Ia juga mengatakan kunjungannya ke Iran bertujuan untuk menindaklanjuti kesepakatan Teheran-Jakarta yang ditandatangani baru-baru ini yang bertujuan untuk mendorong volume perdagangan tahunan kedua negara.

Presiden Raeisi, selama kunjungan kenegaraannya ke Jakarta pada bulan Mei, mengumumkan bahwa Iran dan Indonesia bertujuan untuk meningkatkan nilai perdagangan tahunan mereka menjadi $20 miliar.

Dia mengatakan kedua belah pihak bertekad untuk membuang dolar dan mempromosikan pertukaran menggunakan mata uang nasional.

Presiden Iran menggambarkan perluasan hubungan dengan Indonesia, “sebagai salah satu negara penting dan efektif di Asia dan dunia dan anggota organisasi regional dan internasional yang penting”, sebagai “penting” bagi Iran dan mengatakan kedua belah pihak memiliki kapasitas yang beragam untuk memperdalam hubungan.

“Selama 70 tahun terakhir sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kedua negara selalu melakukan interaksi yang baik di berbagai bidang politik, ekonomi, perdagangan, regional, dan internasional,” kata Presiden Raeisi kala itu.

“Saya di sini untuk menilai kesediaan kedua negara untuk memperkuat kerja sama dan interaksi bilateral di masa depan,” kata Jompa kepada situs web Press TV.

Program pertukaran pelajar

Jompa juga menjelaskan tentang rencana mengadakan program pertukaran pelajar antara kedua negara.

“Itu salah satu misi kami untuk meningkatkan kualitas dan jumlah pertukaran untuk mempererat hubungan generasi selanjutnya (antar kedua negara),” tegasnya.

Dia menyebut standar ganda media Barat dalam menggambarkan Iran, mengatakan program pertukaran dapat memungkinkan siswa Iran dan Indonesia untuk melihat “kebenaran” tentang kedua negara.

“Kami berharap mahasiswa Iran datang ke universitas kami (di Indonesia) untuk merasakan bagaimana orang Indonesia hidup dan bagaimana mereka melihat rakyat Iran dan Iran sebagai sebuah negara,” kata Jompa.

“Saya pikir ada potensi bagi generasi berikutnya untuk dapat melihat kebenaran dan juga datang ke Iran dan mengalami kehidupan di sini dan saya pikir mereka semua akan mendapat manfaat.”

Jompa mengatakan saat ini tidak ada mahasiswa Iran di Universitas Hasanuddin, salah satu perguruan tinggi negeri otonom terbesar di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.

“Kami memiliki satu alumni dari Iran yang menjadi dosen. Kami juga memiliki sudut Iran di universitas kami. Kami ingin mempromosikan universitas kami sebagai universitas terbuka dan inklusif bagi semua mahasiswa.”

Melawan Islamofobia

Jompa mengatakan Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memberikan contoh yang “sangat baik” dalam memperlakukan agama minoritas dengan cara yang “sangat damai”.

Dia menambahkan bahwa Republik Islam dan Indonesia dapat bersama-sama “mempromosikan kebenaran tentang Islam” dan melawan momok Islamofobia yang saat ini melanda dunia.

Untuk menghindari “kewalahan dengan apa yang dikatakan oleh berita dan media” negara-negara harus “proaktif,” agar tidak terpengaruh oleh asumsi yang salah, tegasnya.

“Indonesia adalah negara Muslim terbesar dalam hal jumlah penduduk dan Iran adalah Republik Islam dengan mayoritas penduduk Muslim sehingga harus ada ikatan yang kuat antara kedua negara.”

“Saya berharap untuk melihat interaksi ini berkembang di masa depan dan saya berharap di Iran saya dapat mengubah pola pikir tentang Indonesia yang merupakan negara yang sangat terbuka dan menyambut orang Iran,” katanya.

Sumber PressTV

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PPD  Dan DAMRI  Resmi Digabung

Next Post

Mahkamah Agung Saudi : “Senin adalah hari pertama Dzul Hijjah, maka wukuf di Arafah pada tanggal 27 Juni”

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Next Post
Mahkamah Agung Saudi : “Senin adalah hari pertama Dzul Hijjah, maka wukuf di Arafah pada tanggal 27 Juni”

Mahkamah Agung Saudi : "Senin adalah hari pertama Dzul Hijjah, maka wukuf di Arafah pada tanggal 27 Juni"

Emperor meets with Indonesian president

Emperor meets with Indonesian president

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist