• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Puasa Terpendek dan Terlama di Dunia: Ujian Waktu dalam Ibadah Ramadan

fusilat by fusilat
March 2, 2025
in Feature, Ramadhan
0
Puasa Terpendek dan Terlama di Dunia: Ujian Waktu dalam Ibadah Ramadan
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Namun, durasi puasa yang dijalani oleh setiap individu berbeda-beda tergantung pada lokasi geografis mereka. Perbedaan ini terjadi karena panjangnya siang dan malam bervariasi di berbagai belahan bumi akibat kemiringan sumbu rotasi Bumi terhadap Matahari. Hal ini menyebabkan beberapa negara mengalami puasa dengan durasi sangat pendek, sementara yang lain harus menahan lapar dan dahaga lebih lama.

Negara dengan Puasa Terpendek

Di antara negara-negara di dunia, tempat dengan durasi puasa terpendek biasanya berada di belahan bumi selatan saat Ramadan jatuh pada musim dingin. Salah satu negara dengan durasi puasa paling singkat adalah Argentina, khususnya di wilayah Ushuaia, yang berada di bagian selatan Argentina. Di kota ini, umat Muslim hanya berpuasa sekitar 9 hingga 10 jam karena siang hari yang lebih pendek selama musim dingin.

Selain Argentina, beberapa negara lain yang juga memiliki waktu puasa pendek adalah Chili, Selandia Baru, dan Afrika Selatan. Di kota-kota seperti Cape Town dan Wellington, durasi puasa berkisar antara 10 hingga 11 jam selama musim dingin. Fenomena ini memberikan sedikit kemudahan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, karena waktu berbuka lebih cepat tiba dibandingkan dengan negara-negara di belahan bumi utara.

Negara dengan Puasa Terlama

Sebaliknya, negara-negara yang berada di belahan bumi utara mengalami durasi puasa yang lebih panjang, terutama saat Ramadan jatuh pada musim panas. Beberapa tempat dengan puasa terlama berada di negara-negara Skandinavia, seperti Islandia, Norwegia, dan Swedia. Di kota-kota seperti Reykjavik, Tromsø, dan Kiruna, umat Muslim harus berpuasa selama 20 hingga 22 jam, bahkan lebih dalam beberapa kasus.

Di daerah yang lebih ekstrem, seperti Utqiagvik (Barrow), Alaska, atau bagian utara Kanada dan Finlandia, Matahari hampir tidak terbenam selama musim panas. Dalam kondisi seperti ini, umat Muslim biasanya mengikuti waktu puasa negara terdekat dengan durasi puasa normal, atau mengikuti waktu Mekkah sebagai pedoman dalam berpuasa.

Bagaimana Umat Muslim di Wilayah Ekstrem Menjalankan Puasa?

Dalam kondisi ekstrem di mana siang hari berlangsung hampir 24 jam atau malam hari sangat panjang, para ulama memberikan solusi agar umat Muslim tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan adil dan sesuai dengan kemampuan manusia. Beberapa metode yang digunakan antara lain:

  1. Mengikuti waktu puasa negara terdekat yang memiliki durasi siang dan malam yang lebih seimbang.
  2. Menggunakan waktu Mekkah atau Madinah sebagai patokan.
  3. Mengikuti waktu normal berdasarkan jadwal di daerah yang paling mendekati kondisi alamiah siang dan malam.

Kesimpulan

Durasi puasa yang bervariasi di berbagai belahan dunia menunjukkan keragaman pengalaman umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan. Dari Argentina yang hanya berpuasa sekitar 9 jam hingga Norwegia yang bisa mencapai 22 jam, tantangan ini menjadi bagian dari ujian spiritual yang mengajarkan kesabaran dan keikhlasan. Terlepas dari panjang atau pendeknya durasi puasa, inti dari ibadah ini tetaplah sama: meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan kesabaran, ketahanan, dan rasa syukur.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

140 Negara Setuju Galang Dana Iklim 200 M Dollar AS

Next Post

Pengaruh Puasa terhadap Tubuh: Empat Fase yang Terjadi Selama Berpuasa

fusilat

fusilat

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Pengaruh Puasa terhadap Tubuh: Empat Fase yang Terjadi Selama Berpuasa

Pengaruh Puasa terhadap Tubuh: Empat Fase yang Terjadi Selama Berpuasa

Prediksi HRS Sepertinya Benar, Prabowo Berencana Sunat Anggaran Makan Siang Gratis dari Rp 15000,- Jadi Rp 7.500

Kutukan Makan Gratis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist