• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Revolusi Bermula dari Film!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
in Feature, Politik
0
Revolusi Bermula dari Film!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Revolusi bermula dari film! Mungkin demikianlah yang berkecamuk dalam benak rezim yang sekarang sedang berkuasa. Maka hanya ada satu kata untuk acara pemutaran film Pesta Babi: bubarkan!

Ya, pembubaran acara nonton bareng (nobar) film Pesta Babi terjadi di mana-mana. Di Ternate, Maluku Utara, misalnya, pembubaran dilakukan oleh institusi militer setempat. Sedangkan di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pembubaran dilakukan oleh pihak kampus.

Pembubaran dilakukan dengan alasan adanya penolakan masyarakat, terutama di media sosial, karena judul film dinilai provokatif.

Diketahui, Pesta Babi adalah film dokumenter investigatif (2026) karya Cypri Paju Dale dan Dandhy Laksono yang menyoroti perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan (Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, dan Kabupaten Mappi) melawan proyek skala besar atau Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sebenarnya film yang merupakan potret kondisi masyarakat Papua secara umum ini bukan barang baru, karena sudah lama masyarakat setempat menolak perusahaan yang merusak lingkungan mereka, terutama Freeport Indonesia.

Film Pesta Babi menggambarkan dampak hilangnya hutan adat akibat alih fungsi lahan menjadi proyek bioetanol dan sawit yang menjadi unggulan rezim saat ini.

Film ini mendokumentasikan kehidupan suku adat Papua seperti Marind, Yei, Awyu, dan Muyu yang tanah leluhurnya terancam oleh proyek “ketahanan pangan” dan “transisi energi”.

Tema utama film ini mengangkat isu kolonialisme modern, perampasan tanah adat, dan kerusakan lingkungan yang dikemas dalam narasi “pesta” perampasan.

Padahal acara pesta babi itu sendiri di Papua sudah menjadi tradisi untuk menunjukkan kerukunan dan penghormatan.

Film ini juga menunjukkan dampak militerisasi dan sejarah panjang eksploitasi alam di Papua Selatan.

Ketakutan

Mengapa acara nobar film Pesta Babi ini banyak dibubarkan? Mungkin rezim merasa ketakutan film itu akan mengubah pola pikir masyarakat yang bisa berujung pada revolusi sosial. Revolusi bermula dari film, atau film sebagai pemicu perubahan sosial. Rezim pun merasa terancam. Mereka merasa ketakutan, sehingga karakternya menjadi rusak.

“Bukan kekuasaan yang merusak watak, melainkan ketakutan. Takut kehilangan kekuasaan merusak mereka yang berkuasa. Takut dilanda kekuasaan merusak mereka yang dikuasai.” (Aung San Suu Kyi dalam pidatonya saat menerima hadiah Nobel Perdamaian 1991).

Pasal 28F UUD 1945 secara tegas menjamin hak setiap warga negara untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi. Menonton film adalah hak memperoleh informasi, sehingga dilindungi konstitusi.

Sejauh ini tidak ada pelanggaran hukum dalam isi film Pesta Babi.

Sementara jika ada indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, maka langkah yang tepat adalah TNI berkoordinasi dengan Polri.

Dalam kasus pembubaran nobar film Pesta Babi tersebut, justru TNI berpotensi melanggar UU No 3 Tahun 2025 tentang TNI yang telah mengatur daftar tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tak ada satu pun OMSP yang menyebut TNI berwenang membubarkan nobar atau diskusi masyarakat dengan alasan apa pun.

Pihak kampus yang membubarkan pemutaran film Pesta Babi juga berpotensi melanggar prinsip kebebasan akademik sebagaimana dimaksud dalam UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Sebaliknya, film Pesta Babi justru membantu negara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan Pembukaan UUD 1945. Melalui film tersebut, rakyat jadi sadar akan hak dan kewajibannya.

Tantangan Buat Fadli Zon

Jika film Pesta Babi dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan, bisa benar adanya, karena film memang sebuah karya fiksi. Tapi paling tidak bisa menjadi cermin.

Jika cermin itu dianggap tidak akurat dalam memantulkan bayangan, misalnya wajah rezim bopeng-bopeng, maka jangan kemudian dipecahkan. Film itu mestinya dibantah dengan data, klarifikasi, argumentasi atau bahkan dengan membuat film tandingan.

Ini tentu akan menjadi tantangan bagi rezim, terutama Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Politikus Partai Gerindra yang kerap mencitrakan diri sebagai budayawan ini tak boleh tinggal diam. Fadli harus bicara soal pelarangan nobar film Pesta Babi. Atau paling tidak ia memprakarsai pembuatan film tandingan film Pesta Babi.

Jika tidak, jangan salahkan jika ada yang berasumsi rezim saat ini adalah titisan atau reinkarnasi dari rezim Orde Baru yang suka membredel film dan buku, dan media komunikasi lainnya, termasuk koran dan majalah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

Next Post

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Feature

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Feature

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026
Next Post

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026
Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...