• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Satu-Satunya Musuh Zionisme Bernama Iran – Menjawab Pikiran Kerdil Felix Siauw

Ali Syarief by Ali Syarief
June 25, 2025
in Feature, Perang
0
Satu-Satunya Musuh Zionisme Bernama Iran – Menjawab Pikiran Kerdil Felix Siauw
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Ada semacam kesepakatan diam-diam di antara para pemegang kuasa di dunia Islam: bahwa melawan Israel adalah ide bagus, selama itu tidak sungguhan. Kata-kata keras dilontarkan dari podium-podium konferensi, doa-doa berkobar dari mimbar-mimbar masjid, tapi tangan yang mencengkeram senjata atau menggetarkan pusat kekuatan Zionisme—nyaris tak pernah benar-benar datang dari Riyadh, dari Kairo, apalagi dari Ankara. Ironisnya, yang justru terus berdiri dalam posisi frontal terhadap Israel adalah negara yang paling sering dituduh sebagai “bukan Islam”: Iran.

Iran, negeri Syiah yang sejak Revolusi 1979 menjadi antitesis dari ortodoksi Sunni politik Arab, telah lama dituding sebagai bid’ah ideologis, bahkan oleh sesama Muslim. Ulama-ulama di Timur Tengah menyebutnya sesat. Pemimpin-pemimpin Sunni mencurigainya sebagai penyusup dalam dunia Islam. Tapi justru dari Tehran, perlawanan terhadap Zionisme tidak hanya menjadi jargon, melainkan kebijakan negara. Kata menjadi senjata, dan senjata menjadi sikap.

Serangan besar-besaran baru-baru ini ke wilayah Israel, melalui tangan-tangan seperti Hizbullah, Houthi, atau kelompok perlawanan Palestina yang dekat secara ideologis dengan Teheran, memperlihatkan satu hal: bahwa bagi Iran, pembelaan terhadap Palestina bukanlah retorika, tapi takdir sejarah. Dan sejarah, seperti yang kita tahu, jarang berbelas kasih pada mereka yang memilih diam.

Ada yang menganggap tindakan Iran ini sebagai gila, destruktif, bahkan teroris. Tapi mari kita bertanya dengan jujur: apa definisi kejahatan jika diletakkan di bawah bayang-bayang penjajahan yang berlangsung lebih dari tujuh dekade? Apakah membalas penindasan adalah teror, sementara diam menyaksikan pembantaian adalah kebajikan? Dunia telah lama menjungkirbalikkan moralitas; dan Iran, dengan segala kontroversinya, memilih untuk tidak tunduk pada kebisuan yang diatur PBB dan disetujui Washington.

Memang, Iran bukan tanpa cela. Rezimnya otoriter, sensor merajalela, kebebasan individu dicekik. Tapi dalam dunia yang kini dikuasai oleh politik basa-basi, di mana negara-negara Muslim berebut menjilat kaki AS dan menggenggam erat tangan Tel Aviv dengan senyum dagang, Iran adalah satu-satunya yang menolak kompromi. Mereka memilih musuh daripada kehormatan palsu. Dan kadang-kadang, sejarah berpihak pada orang-orang yang berani kalah.


Di Indonesia, sebagian kalangan malah sibuk menyoal “keislaman” Iran. Dikatakan, Syiah adalah aliran sesat. Mereka bukan ahlussunnah, bahkan bukan Islam sejati. Maka, segala tindakan heroik Iran dianggap cacat dari awal, karena dilahirkan dari rahim teologi yang berbeda. Tapi sesungguhnya, tuduhan itu lebih banyak dilandasi ketakutan daripada kebenaran. Ketakutan bahwa keberanian Iran akan menyingkap kemunafikan umat Islam lainnya.

Bukankah agama, pada akhirnya, diukur bukan dari seberapa fasih kita mengutuk musuh dalam khutbah, tapi seberapa teguh kita berdiri melawan ketidakadilan? Dan siapa yang berdiri, hari ini? Apakah Mesir, yang telah lama berdamai dengan Israel? Ataukah Arab Saudi, yang kini diam-diam menjalin normalisasi? Ataukah Turki, yang meski keras dalam kata, tak lebih dari pemain catur yang terlalu banyak berkalkulasi?

Jawabannya hanya satu: Iran.


Menulis adalah upaya untuk tidak ikut serta dalam kebisuan. Maka, mungkin dengan esai ini saya hanya ingin menunjukkan bahwa ada satu bangsa yang tidak memilih bisu. Iran, dengan segala kompleksitasnya, telah meletakkan keberpihakan di tempat yang tegas: bersama Palestina. Dan jika hari ini kita masih ingin bicara tentang keadilan, tentang Islam yang membela yang tertindas, maka kita tak bisa menyingkirkan Iran hanya karena kita tidak menyukai caranya berdoa.

Karena kadang, doa yang paling didengar bukan yang dilantunkan dengan indah, tapi yang disampaikan dengan darah.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PAIMAN RAHARJO DISEBUT TERLIBAT SKANDAL IJAZAH JOKOWI, ROY SURYO TUNJUKKAN DOKUMEN PENTING

Next Post

Warga Teheran Tumpah ke Jalan Rayakan Keberhasilan Pertahanan dari Agresi Israel

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Warga Teheran Tumpah ke Jalan Rayakan Keberhasilan Pertahanan dari Agresi Israel

Warga Teheran Tumpah ke Jalan Rayakan Keberhasilan Pertahanan dari Agresi Israel

“DEMURRAGE” BERAS BULOG

RI Raja Beras ASEAN, Juara 4 Dunia: Tapi Beranikah Setop Impor Selamanya?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist