• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sebuah Partai Tidak Dapat Mendominasi Pasangan Capres/ Cawapres

PDIP Calonkan CaPres dan Cawapres dri dua partai yang berbeda

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 27, 2023
in Feature, Law, Pemilu, Politik
0
Gibran Rakabuming Tolak Ditunjuk juru kampanye atau jurkam Ganjar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Instagram @ganjar_pranowo)

Share on FacebookShare on Twitter

 Damai Hari Lubis Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

PDIP riil telah mencalonkan dua orang kadernya di kedua pasangan capres-cawapres ? Satu orang adalah Ganjar PDIP dengan cawapresnya Mahfud MD. yang kedua adalah Gibran, sebagai cawapres dari Prabowo. Lalu bagaimana pula PKB sama dengan PDIP. PKB pun mencalon kan dua pasang bakal capres-cawapres. Ketua PKB Muhaimin, berposisi sebagai cawapres dari Anies Baswedan, kemudian Moh. Mahfud Cawapres dari Ganjar, apakah masih kader petinggi di PKB , atau sudah menjadi kader PDIP atau independen ?

Bagaimana pula KPU Dapat meloloskan pendaftaran partai-partai lebih dari satu pasang yang menyalahi sistim hukum UU. RI No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, justru seharusnya mereka lebih dulu mengetahui serta menerapkannya, karena sebagai user serta pelaksana undang-undang pemilu a quo.

Bagaimana jika saat berjalan, atau pra atau pasca pelaksanaannya, ada pihak yang melayangkan gugatannya kepada MK atau masyarakat di tanah air kecewa lalu bergelombang menolaknya.

Andaipun menjadi objek perkara di Mahkamah Konstitusi, lagi-lagi Anwar Usman akan dinilai subjektif karena faktor kekeluargaan dengan Gibran bin Jokowi, yang keduanya kuat kepentingan karena nyata sebagai bagian daripada stakeholder rezim?

Entah apa nasib pemilu pilpres 2024 ini jika oleh MK. pasangan Ganjar-Mahfud MD dan pasangan Prabowo-Gibran,  dianulir haknya oleh karena keberadaan Gibran yang masih terikat sebagai anggota PDIP. Juga disebabkan kedua pasangan tidak ada yang mau mengalah undurkan diri sebagai kontestan pilpres, tetap bertahan dengan pencalonan mereka masing-masing.

Dahsyat jika ada 2 (dua) pasangan Ganjar-Mahfud dan pasangan Prabowo-Gibran yang dianulir oleh MK. sehubungan adanya gugatan/JR oleh sebuah pihak atau pihak-pihak. Artinya hanya ada bakal 1 (satu) pasangan ? Yakni pasangan AMIN.

Lacurnya 1 (satu) pasangan tidak dikenal dalam sistem pemilu pilpres sesuai UU. RI No. 7 Tahun 2017 Maka apa yang terjadi jika Pilpres 2024 batal diselenggarakan? Serius, jika skenario politik ini terjadi akan luluhlantakan pemilu dan sistim tatanan hukum tanah air serta gempa dan erupsi politik ditanah air.

Adakah kepentingan politik yang terkonektifitas terhadap wacana 110 juta big data yang ada pada Luhut/LBP? Jika ada koneksi-nya, maka konseling politik Jokowi amazing, spektakuler.

Pengamat menduga, mungkinkah para konseling Jokowi merupakan kolaborasi antara domestik dan asing dari RRC. Karena kentara hubungan Jokowi selaku presiden amat dekat dengan Xi Jin Ping. Alhasil wacana yang pernah dihempaskan oleh Megawati, akan bersemi kembali, Jokowi bisa menjabat menjadi presiden (3 periode) sejak pemilu yang seharusnya pada Februari 2024.

Selanjutnya ? Entah lah apa yang kelak akan terjadi pada bangsa ini. Selain pemilu adalah agenda Negara RI yang wajib dilaksanakan sesuai konstitusi dasar NRI vide Pasal 7 UUD. 1945.

Memang maju mundurnya negara selain karena faktor ledership, penyebab lainnya adalah lemahnya substansi sistim perundang-undangan, aparatur penegak hukum yang tidak profesional, tidak proporsional, diskriminatif karena defisit etika moral (suka-suka) dan faktor korupsi yang telanjang, seperti eksistensi rezim now.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nasib Firli Dalam Sepekan, Diperiksa di Bareskrim, Ajudan Ditarik, Rumah Digeledah

Next Post

Di Hadapan Jokowi, Banteng Tidak Bergigi Lagi?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Di Hadapan Jokowi, Banteng Tidak Bergigi Lagi?

Di Hadapan Jokowi, Banteng Tidak Bergigi Lagi?

Jet tempur AS Menyerang Suriah Membalas serangan milisi yang didukung Iran

Jet tempur AS Menyerang Suriah Membalas serangan milisi yang didukung Iran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist