• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Seleksi Masuk Kampus Negeri Mengedepankan Tes Berbasis Nalar

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
January 26, 2023
in News, Study
0
Kuras Kas Negara, Rekrut PNS Harus Sesuai Kebutuhan
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 137 PTN menjadi peserta SNPMB 2023. Angka itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 125 PTN.

Proses kegiatan seleksi ujian masuk perguruan tinggi negeri atau Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mulai 2023 akan menerapkan format baru. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelar tiga jalur seleksi untuk menerima mahasiswa baru di PTN. Ketiga jalur itu terdiri atas Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

Sebelumnya, untuk masuk ke PTN dapat melalui tiga jalur penerimaan seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berdasarkan seleksi nilai rapor dan prestasi lainnya. Kemudian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berbasis nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan terakhir yaitu Seleksi Mandiri.    

Penerapan format anyar untuk menjaring mahasiswa baru di bangku PTN itu sebelumnya telah disampaikan Menteri Dikbudristek Nadiem Makarim dalam “Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri” di kanal Youtube Kemendikbudristek, pada 7 September 2022. Menurut menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju itu, untuk bisa melompat ke masa depan dan mengejar semua ketertinggalan, perlu pendidikan yang adil, inklusif, holistik, serta terintegrasi. 

Pemerintah, kata Nadiem, ingin transformasi seleksi masuk PTN ini lebih disederhanakan supaya dapat menyempurnakan semua mekanisme yang ada di antara prinsip perubahan seperti mendorong pembelajaran yang menyeluruh dan berfokus pada penalaran. Kemudian menekan sekecil mungkin kesenjangan calon mahasiswa dari latar belakang sosial ekonomi berbeda.

Keputusan itu kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan Mendikbudristek nomor 48 tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri. “Untuk sukses pada jalur ini, peserta didik harus sadar bahwa seluruh mata pelajaran adalah penting, kemudian menggali minat dan bakatnya, serta tingkatkan prestasi yang ada,” ucap Nadiem.

Menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Profesor Nizam, seleksi masuk PTN berbasis tes kali ini akan istimewa karena menyatukan lulusan dari jenjang pendidikan vokasi dan akademik (SMA/MA/SMK). Mereka hanya cukup mendaftar dan ikut tes satu kali untuk bisa mengincar kursi PTN di jenjang sarjana maupun diploma seperti politeknik, universitas, atau institut dan sebagainya.  

Diikuti 137 PTN

Selain itu, model tes tidak lagi mengacu kepada subjek mata pelajaran. Akan tetapi lebih pada kesiapan siswa untuk belajar di perguruan tinggi. “Soal yang ada pun tidak lagi mengukur kemampuan akademik siswa. Tes akan mengukur daya analisis siswa. Seleksi dilaksanakan secara terbuka, hemat waktu dan biaya bagi calon mahasiswa, serta lebih efisien dari sisi penyelenggaraan,” urai Nizam.

Mengutip data Badan Pusat Statistik, rata-rata ada sekitar 3,7 juta siswa lulus dari jenjang pendidikan SMA, MA, dan SMK. Sebanyak 1,9 juta lulusan meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Menurut Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Muhammad Ashari, bila berkaca pada 2022 ada sebanyak 1,5 juta lulusan SMA, MA, dan SMK mengikuti SNMPTN 2022 dan SBMPTN 2022. Mereka mendaftar sejak awal 2022. Sedangkan persentase siswa diterima PTN berkisar 18-20 persen dan merebut bangku PTN favoritnya hanya 7-9 persen saja.

Ia menyebutkan, khusus untuk 2023 ini sebanyak 137 PTN menjadi peserta SNPMB meliputi 76 PTN akademik, 43 PTN vokasi/politeknik negeri, dan 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Angka itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 125 PTN. Calon mahasiswa bebas memilih untuk masuk ke PTN akademik, vokasi, maupun keagamaan. “Pada tahun ini ada sebanyak 137 PTN atau meningkat dari tahun sebelumnya yang jumlahnya sebanyak 125 PTN,” ujar Ashari, Selasa (10/1/2023).

Untuk jalur siswa berprestasi atau SNBP, prestasi akademik yang diukur juga meliputi semua mata pelajaran dengan bobot 50 persen. Sedang sisanya, diserahkan ke perguruan tinggi masing-masing yang bisa menggunakan parameter nilai mata pelajaran sesuai program studi (prodi) yang akan diambil siswa serta prestasi non-akademik lainnya.

Tahapan jalur SNBP dan SNBT telah diawali dengan registrasi akun SNPMB bagi sekolah dan siswa pada 9 Januari 2023 lalu di portal SNPMB, https://portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Registrasi akun SNPMB bagi sekolah akan diakhiri pada 9 Februari 2023 pukul 15.00 WIB.

Registrasi akun SNPMB ini diperuntukkan khusus bagi lulusan 2023 dan akan mengikuti SNBP dengan masa pendaftaran berakhir pada 15 Februari 2023 pukul 15.00 WIB. Bagi peserta yang akan mendaftar SNBT, registrasi akun SNPMB dapat dilakukan pada 14 Februari 2022 dan ditutup 28 Februari 2023 pukul 15.00 WIB.

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek sendiri, telah menyiapkan data dukung SNPMB dan bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk SMA/SMK dan Education Management Information System (EMIS) untuk MA. Beberapa data yang ada di portal SNPMB mulai dari status peserta didik, potret setiap satuan pendidikan, jumlah peserta didik, data jumlah rombongan belajar (rombel) terkoneksi langsung dengan data dari Pusdatin. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan satu data pendidikan di Indonesia.

Sumber : Indonesia-go-id

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenaikan Biaya Haji 2023 Diduga untuk Biayai Proyek Mercusuar

Next Post

Indonesia Harus Bersikap Tegas Tindak Pembakaran Al Quran di Swedia

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan
Crime

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026
Feature

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Next Post
Siapakah Rasmus Paludan Sudah 5 Kali Melakukan Pembakaran Al Quran

Indonesia Harus Bersikap Tegas Tindak Pembakaran Al Quran di Swedia

In Memoriam Lieus Sungkharisma: Perginya Sang Aktivis Tanpa Jeda

In Memoriam Lieus Sungkharisma: Perginya Sang Aktivis Tanpa Jeda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist