Jakarta – Fusilatnews – Dalam webinar peringatan Hari Kanker Dunia, dilaporkan Ribuan anak Indonesia terdata mengidap kanker sepanjang tahun 2022.
Ketua UKK Hematologi Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Teny Tjitra Sari mengatakan,
“Ini adalah dari IDAI dari registrasi dan cukup valid, dan jumlah pasien kanker anak yang terdata di 12 RS besar di Indonesia itu hampir mencapai 2.000 anak,” ujar Teny Dari pemaparan Teny, terdapat 1.821 anak di Indonesia yang teregistrasi sebagai pasien kanker.
Dari jumlah tersebut, 1.319 sudah divalidasi dan 502 anak lainnya masih belum tervalidasi.
“Kanker darah yaitu leukemia yaitu kanker paling sering ditemukan, kemudian ada retinoblastoma, osteosarkoma atau kanker tulang,” tutur Teny.
Dia juga memamparkan 10 besar sub grup kanker yang diderita oleh anak-anak yang menjadi pasien. Berikut ini rinciannya:
Leukemia limfoblastik 673 anak
Leukemia myeloblastik akut 144 anak
Retinoblastoma atau kanker retina 102 anak Osteoraskoma 91 anak
Lomfomamalidna 75 anak
Nefroblastoma dan tumor ginjal 68 anak Neuroblastoma 58 anak Leukemia myeloblastoma 50 anak
Tumor ganas sel geminalgonad ganas 47 anak.
Teny mengatakan, data milik IDAI ini sesuai dengan data WHO yang menyebut leukemia menjadi kanker paling dominan yang diderita oleh anak-anak.
“Sebenarnya saya menunjukan hal ini sama dengan yang sudah disampaikan oleh WHO tadi, jadi memang leukemia adalah kanker anak yang paling sering,” ucap dia.
























