• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Subsidi BBM dan Industri Energi

fusilat by fusilat
October 25, 2022
in Feature
0
Subsidi BBM dan Industri Energi

Foto: Dok. Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hery Haerudin

Jakarta – Salah satu fenomena yang terjadi sejak kenaikan harga BBM awal September lalu adalah migrasi pengguna sarana transportasi dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. KAI menyampaikan bahwa volume pengguna KRL per hari saat hari kerja mencapai 710 ribu pada September 2022. Angka tersebut naik 15 persen jika dibandingkan rata-rata volume pengguna sepanjang Agustus 2022 atau sebanyak 613 ribu lebih orang per hari.
Dalam postur APBN tahun 2023, anggaran subsidi ini terdiri dari Rp 210,6 triliun untuk subsidi energi dan Rp 86,5 triliun untuk subsidi non energi. Subsidi untuk BBM lebih rendah dari tahun lalu menjadi Rp 136 triliun, serta untuk kurang bayar subsidi sebesar Rp 100 triliun.

Subsidi BBM selama ini juga secara tidak langsung memberikan insentif kepada industri otomotif di Indonesia yang menyerap 1,5 juta pekerja dengan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian nasional. Terlihat dari data PDB, industri alat angkutan menyumbang sekitar 1,35% terhadap PDB nasional pada tahun 2020, atau menyumbang sekitar 7,57% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Sedangkan kontribusi migas (tambang dan pengolahan) terhadap GDP dalam jumlahnya yang hampir sama dengan kontribusi industri otomotif dan alat angkut.

Sektor migas sendiri selama ini memberikan kontribusi lebih dari 25% untuk PNBP pemerintah setiap tahunnya. Tahun 2021, PNBP sektor migas memberikan realisasi kontribusi sebesar Rp 103 triliun dari total PNBP sebesar Rp 452 triliun.

Subsidi Energi Tepat Sasaran
Subsidi energi yang lebih tepat sasaran dapat diarahkan ke 3 (tiga) aspek, (i) penerima subsidi; (ii) peran menjaga kegiatan mobilitas yang berdampak langsung kepada ekonomi, dan (iii) pemberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Subsidi langsung kepada penerima dari masyarakat golongan ekonomi lemah ditujukan untuk menjaga daya beli kelompok masyarakat yang terpengaruh oleh kenaikan harga kebutuhan pokok akibat dari peningkatan biaya distribusi. Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM sebesar Rp 12,4 triliun kepada 20,65 juta keluarga yang kurang mampu di tahun 2023.

Subsidi terhadap kegiatan yang secara langsung berdampak pada ekonomi dan penurunan emisi melalui efisiensi energi adalah dengan penyediaan transportasi publik yang murah dan terjangkau untuk mobilitas. Subsidi ini juga secara tidak langsung melindungi masyarakat kelas menengah yang rentan jatuh ke tingkat kemiskinan.

Pemerintah daerah diperintahkan untuk menggunakan 2% dana transfer umum, yaitu sebesar Rp 2,17 triliun untuk bantuan angkutan umum, bantuan ojek online, dan untuk nelayan. Skema pemberian subsidi berupa pembelian layanan dari perusahaan angkutan umum untuk penyelenggaraan angkutan penumpang umum di kawasan perkotaan kepada masyarakat juga didukung oleh Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 2 Tahun 2022. Hal ini sesuai dengan amanat UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa pemerintah bertanggung jawab atas penyelenggaraan angkutan umum.

Subsidi yang juga amat penting adalah untuk pemberian insentif terhadap kegiatan di sektor energi yang akan memberikan kontribusi dan berdampak besar terhadap pertumbuhan PDB, melalui penciptaan lapangan kerja, investasi di industri lain serta peningkatan nilai tambah.

Insentif untuk Industri sebagai Subsidi Produktif
Judul artikel di dalam World Economy Forum (WEF) tanggal 14 September 2022 berbunyi Averting an energy crisis requires bold investment in renewable energy – particularly in developing economies, bahwa mencegah krisis energi membutuhkan investasi yang berani dalam energi terbarukan, khususnya di negara berkembang . India menjadi salah satu negara berkembang yang paling maju dalam pengembangan energi terbarukan.

Dalam artikel WEF itu disebutkan, investasi energi terbarukan penting dilakukan oleh institusi investasi, perusahaan dan pemerintah untuk menghindari krisis energi di masa depan dan menjaga perubahan iklim. Diperlukan keberanian untuk investasi di energi terbarukan yang memang masih mahal. Dukungan kebijakan negara dapat menjadi insentif untuk investasi EBT.

Sehari sebelumnya, secara koinsiden juga terbit Perpres 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Perpres No. 112/2022 tersebut diharapkan mendorong para investor lebih berani berbisnis di energi terbarukan.

Dalam laporan lainnya, WEF menyebut bahwa jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor EBT di US mencapai 40% lapangan kerja di sektor energi. Bahkan menurut laporan International Energy Agency (IEA) jumlah lapangan kerja di energi bersih sudah mencapai lebih setengahnya dari 65 juta lapangan kerja yang tersedia di sektor energi secara global.

Meskipun kontribusi EBT dalam bauran energi masih relatif rendah, terdapat kesempatan besar untuk meraih jam kerja di industri energi terbarukan dan rendah karbon. Kesempatan lapangan kerja mencakup manajemen emisi karbon, industri dasar, industri migas, listrik hingga industri bangunan dan transportasi.

Intellectual Capital
Rangkaian nilai tambah industri EBT yang bisa diperoleh dari hulu ke hilir masih sangat terbuka lebar. Selayaknya bisnis yang masih dalam fase pertumbuhan cepat, didorong oleh regulasi dan konvensi serta perjanjian maupun komitmen secara global.

Aspek penting untuk ekosistem industri adalah penguasaan intellectual capital, baik melalui akuisisi perusahaan, pembelian lisensi atau bahkan pengembangan sendiri. Industri energi terbarukan yang padat modal dan padat ilmu dan teknologi harus memiliki pijakan dasar yang kuat di dalam negeri. Hal ini harus didukung dengan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan berbagai industri pendukung yang lengkap.

Dalam hal ini, pemberian insentif kepada industri energi terbarukan perlu diwujudkan dalam bentuk pengembangan SDM yang andal untuk energi terbarukan. Insentif kepada industri yang melakukan investasi di Indonesia menjadi semacam subsidi yang akan berdampak positif bagi penyediaan lapangan kerja, hilirisasi sumber daya alam serta industrialisasi. Subsidi sebaiknya diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen untuk alih teknologi dan pengembangan intellectual capital di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi akan berlangsung terus sampai modal aset produktif per kapita mencapai level tertentu. Agar pertumbuhan ekonomi dapat permanen, selanjutnya perlu didorong oleh modal berupa human capital atau ideas dan tetap memperkenalkan produk-produk baru. Dalam hal inilah kekayaan intelektual dan kualitas SDM berperan.

Jika semesta ekosistem ini sebagian besar tersedia, didukung dengan insentif sebagai bentuk subsidi produktif, maka percepatan pasokan energi terbarukan akan terjadi dengan sendirinya. Akan tetapi, apabila masih banyak celah yang harus diisi di ekosistem industri dan kompetensi sumberdaya manusia , serta penguasaan teknologinya, maka negara dapat terjebak menjadi pasar dari produk luar negeri saja. Jam kerja dan nilai tambah yang dinikmati hanya sedikit serta kemandirian energi tetap menjadi impian.

Hery Haerudin, VP Pertamina Energy Institute PT Pertamina (Persero)

Dikutip detik.com 24 Oktober 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Utang, Utang Lagi, Lagi Utang Jadi Ambyar

Next Post

Akhirnya Rishi Sunak Memenangkan Kursi Perdana Menteri Inggris

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
China Ancaman No 1 Domestik & Global, Ini Penjelasan Rishi Sunak

Akhirnya Rishi Sunak Memenangkan Kursi Perdana Menteri Inggris

Kebakaran Kapal Cantika Express 77 di NTT Telan 14 Orang Tewas

Kebakaran Kapal Cantika Express 77 di NTT Telan 14 Orang Tewas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist