• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Subsidi Upah dan Sinyal “Ini Darurat Ekonomi”

Ali Syarief by Ali Syarief
May 25, 2025
in Economy, Feature
0
Subsidi Upah dan Sinyal “Ini Darurat Ekonomi”
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pemerintah kembali menghidupkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Seperti deja vu, kebijakan ini mengingatkan kita pada masa-masa paling genting di awal pandemi Covid-19. Namun kali ini, musuhnya bukan virus, melainkan lemahnya daya beli dan ketidakmampuan ekonomi nasional menyerap guncangan global. Dan seperti pada masa pandemi, pemerintah kembali terpaksa mengucurkan bantuan tunai langsung kepada para buruh berupah rendah. Ini bukan kabar baik—ini tanda bahaya.

BSU yang akan diberikan kepada pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan adalah indikator paling telanjang bahwa kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah sendiri tidak menampik bahwa bantuan ini bentuk dari perlindungan sosial. Maka, pertanyaannya: perlindungan dari apa?

Dari daya beli yang anjlok, dari harga-harga yang terus merambat naik, dari stagnasi ekonomi yang tak kunjung memberi kepastian kepada rakyat pekerja.

Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bahwa bantuan ini “lebih kecil dari BSU saat pandemi” justru menyiratkan pengakuan tersirat bahwa yang sedang terjadi kini tak kalah darurat dari masa wabah. Bedanya, sekarang tidak ada virus yang mewabah. Yang mewabah adalah ketimpangan ekonomi, pengangguran terselubung, dan pertumbuhan ekonomi yang tidak inklusif.

Pemerintah boleh saja membungkus program ini dengan istilah perlindungan sosial atau strategi pemulihan. Tapi kita tahu, jika keadaan sungguh membaik, bantuan langsung tunai bukan lagi pilihan utama. Dalam situasi normal, kebijakan fiskal akan bergerak dalam skema jangka panjang: pemberdayaan, pelatihan kerja, insentif sektor riil. Bukan subsidi darurat.

Di sisi lain, efek dari bantuan tunai semacam ini—sekalipun dibarengi dengan insentif pajak, diskon tarif tol dan listrik, serta bantuan pangan—tidak akan menyentuh akar persoalan. Ia menenangkan untuk sementara, tapi tak menyelesaikan krisis struktural. Ini seperti menempelkan plester pada luka yang sudah lama bernanah.

Di sinilah kita harus jujur. Memberi bantuan tunai kepada buruh dengan upah minimum adalah sinyal kuat bahwa ekonomi nasional sedang lesu darah. Pemerintah bisa menyebut ini sebagai “intervensi positif”, namun publik paham: ini darurat.

Lebih dari itu, bantuan langsung adalah bentuk paling sederhana dari state intervention. Ketika pasar gagal mengatur keseimbangan, negara masuk. Tapi, sampai kapan pola ini bisa dipertahankan? Sampai kapan APBN harus terus-menerus menjadi kantong penyelamat tanpa adanya reformasi mendasar dalam kebijakan industri, ketenagakerjaan, dan pendidikan?

Maka yang lebih mendesak dari sekadar menyalurkan dana adalah keberanian negara untuk mengakui bahwa fondasi ekonomi kita rapuh. Jika tidak, program BSU hanya akan menjadi pengulangan—dan setiap pengulangan adalah kegagalan yang tak diakui.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Berencana Salurkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Pekerja Dengan Gajih Dibawah Rp 3,5 Juta Per Bulan

Next Post

Setelah Dinyatakan Steril Dari Ormas Grib BMKG Berencana Bangun Gerbang Permanen

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Setelah Dinyatakan Steril Dari Ormas Grib BMKG Berencana Bangun Gerbang Permanen

Setelah Dinyatakan Steril Dari Ormas Grib BMKG Berencana Bangun Gerbang Permanen

Long Weekend Diujung May 25 – Mengisi Nafas, Mencari Waras

Long Weekend Diujung May 25 - Mengisi Nafas, Mencari Waras

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist