• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sulit Mendefinikan Indonesia Kecuali “Paradoks Indonesia” itu

Malu Dong Sama Suku Baduy

Ali Syarief by Ali Syarief
November 5, 2024
in Feature, Politik
0
Kunjungan Kerja, Prabowo Gunakan Mobil China GWM Tank 500 di Papua
Share on FacebookShare on Twitter

*Dalam konteks ketatanegaraan, kondisi yang Anda deskripsikan dapat disebut sebagai “kontradiksi sistemik” atau “paradoks kelembagaan”. Kedua istilah ini mencakup situasi di mana norma atau struktur formal yang ditetapkan dalam sebuah negara tidak sesuai dengan praktik atau realitas di lapangan. Dalam hal ini, sistem politik, ekonomi, dan penegakan hukum di Indonesia menunjukkan ketidakselarasan antara norma konstitusional* dengan implementasinya*.

Indonesia adalah negeri dengan segala potensi dan keagungan, namun langkah-langkahnya kerap tersendat oleh belitan kontradiksi dan paradoks yang diciptakannya sendiri. Deklarasi sistem politik negara ini adalah presidensial, sebuah sistem yang menggarisbawahi kemandirian eksekutif, di mana seorang presiden seharusnya berdiri di puncak tanpa tekanan kuat dari parlemen. Namun, dalam praktiknya, kekuasaan presiden sering kali diimbangi, bahkan dikekang oleh tawar-menawar politik dengan partai-partai di parlemen, mencerminkan praktik parlementer yang seharusnya tidak ada di sini. Demi kelancaran administrasi, koalisi terbentuk, negosiasi intens dilakukan, hingga kabinet pun dipenuhi wajah-wajah yang dipilih lebih untuk mempertahankan harmoni politik daripada keahlian dan integritas.

Begitu pula dalam bidang ekonomi, konstitusi negeri ini telah dengan jelas mengamanatkan ekonomi berdasarkan asas kekeluargaan dan koperasi, tetapi realitasnya jauh berbeda. Sistem ekonomi cenderung berpihak pada mereka yang memiliki modal besar. Sektor koperasi, yang seharusnya menjadi pilar ekonomi rakyat, tertinggal dalam berbagai aspek. Ketimpangan merajalela, menunjukkan bahwa janji keadilan sosial sesuai amanat UUD 1945, yang seharusnya menghidupi sila ke-5 Pancasila, masih sebatas retorika.

Sementara itu, Pancasila, yang menjadi falsafah bangsa, sering kali tak lebih dari rangkaian kata yang diucapkan pada hari-hari peringatan, kehilangan wujudnya dalam kenyataan sehari-hari. Sila ke-4 yang menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat kerap terpinggirkan oleh keputusan-keputusan yang lebih mengutamakan kepentingan elite daripada aspirasi rakyat. Sila ke-2, yang menekankan kemanusiaan yang adil dan beradab, sering kali menjadi asing ketika kekuasaan berpihak pada satu sisi, dan melupakan sisi lainnya.

Keadilan yang seharusnya ditegakkan dalam hukum pun terperosok dalam praktik tebang pilih. Penegakan hukum, yang diharapkan menjunjung tinggi sila ke-2 dan ke-3, justru menunjukkan sisi lain dari wajah bangsa ini. Kebijakan hukum diwarnai kepentingan politik, dan sering kali hukum seakan hanyalah alat yang lentur, mengikuti bentuk yang dikehendaki pemilik kekuasaan. Otonomi daerah yang sejatinya bertujuan mendekatkan pemerintah dengan rakyat justru membuka ruang baru untuk ketimpangan dan perbedaan dalam penegakan hukum antara pusat dan daerah.

Integritas pejabat, sebuah tuntutan utama dalam tata kelola yang baik, masih menjadi barang langka. Mereka yang diamanatkan untuk memimpin justru kerap terlibat dalam kasus korupsi yang melemahkan kepercayaan publik. Alih-alih menjadi pelayan rakyat, mereka sibuk memperkaya diri dan kelompok. Eksekutif, legislatif, hingga yudikatif, semua cabang pemerintahan tak luput dari noda ini, menciptakan lingkaran yang merusak kepercayaan rakyat pada kejujuran dan keberpihakan negara terhadap kebenaran dan keadilan.

Indonesia memerlukan reformasi mendasar, bukan hanya pada kebijakan dan peraturan, tetapi juga pada mentalitas dan kemauan para pemimpinnya. Reformasi ini tidak hanya akan mendorong Indonesia menuju negeri yang lebih adil, tetapi juga memastikan bahwa sistem dan falsafah bangsa ini menjadi hidup, bukan sekadar slogan atau simbol.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Temuan BPK soal Kerugian Negara Dalam Impor Gula Dipertanyakan Kuasa Hukum Thomas Lembong

Next Post

Diduga Terkena Peluru Nyasar Polisi Selidiki Pengendara Mobil d Tangerang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Buntut Pembubaran  Paksa Diskusi Forum Tanah Air ( FTA), 11 Polisi Diperiksa Propam

Diduga Terkena Peluru Nyasar Polisi Selidiki Pengendara Mobil d Tangerang

Jangan Biarkan Jokowi Merusak Sistem Demokrasi demi Dinasti Politik dan Nepotisme

Sejumlah Oknum Polisi Dilaporkan ke Divpropam Polri Karena Terlibat Politik Praktis dalam Pilkada Sulut

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist