• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ajakan Prabowo Bertemu Rutin dengan Ketum Parpol Koalisi: Langkah Strategis atau Justru Absurd-Ada Apa?

Ali Syarief by Ali Syarief
November 1, 2024
in Feature, Politik
0
Ekonom : Kabinet Koalisi Besar Prabowo-Gibran Sangat Berbahaya
Share on FacebookShare on Twitter

Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengadakan pertemuan rutin setiap Jumat dengan para ketua umum partai politik koalisi pendukung pemerintah memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Langkah ini menimbulkan spekulasi, mengingat Indonesia menganut sistem presidensial yang pada prinsipnya tidak mengenal koalisi resmi di pemerintahan. Dalam sistem presidensial, presiden memiliki kemandirian dalam menentukan kebijakan tanpa bergantung pada partai-partai di parlemen. Namun, apakah pertemuan rutin ini mengindikasikan kesepakatan koalisi informal? Dan jika iya, apakah hal ini sejalan dengan semangat demokrasi dan checks and balances?

Mengaburkan Batasan Sistem Presidensial

Sistem presidensial memberi ruang bagi presiden untuk independen dalam menjalankan pemerintahan tanpa adanya ikatan resmi dengan partai pendukung di parlemen. Dengan diadakannya pertemuan rutin, hal ini berpotensi menciptakan persepsi bahwa presiden memiliki ketergantungan pada dukungan partai politik. Dalam konteks ini, peran presiden bisa menjadi semakin terikat pada kepentingan partai koalisi, yang ironisnya lebih cocok dengan sistem parlementer. Bukankah hal ini justru mengaburkan garis batas antara eksekutif dan legislatif yang seharusnya independen?

Dampak pada Fungsi Checks and Balances

Dalam demokrasi, fungsi checks and balances adalah fondasi penting yang menjaga agar kekuasaan pemerintah tidak melampaui batas. Dengan adanya pertemuan reguler antara presiden dan ketua umum partai koalisi, apakah anggota DPR dari partai-partai pendukung masih bisa menjalankan peran pengawasan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah? Jika pertemuan ini justru menjadi ajang untuk menyelaraskan kepentingan politik antara eksekutif dan legislatif, maka fungsi pengawasan independen dari DPR berpotensi melemah. Pertemuan ini bisa mengarah pada pembentukan blok pendukung pemerintah di parlemen yang siap mengesahkan kebijakan tanpa diskusi yang kritis, sehingga menghilangkan esensi demokrasi yang sehat.

Pengembalian Gaya Parlementer dalam Sistem Presidensial?

Langkah ini seolah menggiring Indonesia kembali ke pendekatan ala parlementer, di mana presiden atau kepala pemerintahan bergantung pada dukungan partai-partai di parlemen. Di Indonesia, peran eksekutif seharusnya bebas dari pengaruh langsung partai politik. Namun, pertemuan rutin ini menimbulkan pertanyaan apakah pemerintah secara tidak langsung sedang mengubah sistem presidensial menjadi sistem hibrida yang beroperasi layaknya pemerintahan parlementer. Jika kebijakan publik harus dirundingkan di antara pimpinan partai secara rutin, apakah masih ada ruang untuk independensi kebijakan dari presiden yang dipilih langsung oleh rakyat?

Apa Agenda Utama Pertemuan Ini?

Pertemuan ini menimbulkan spekulasi tentang tujuan sebenarnya. Jika tujuan utamanya adalah menyelaraskan pandangan politik untuk menjaga kestabilan, maka hal ini perlu dilakukan dengan prinsip transparansi. Namun, jika pertemuan ini hanya bertujuan menyelaraskan dukungan tanpa ruang bagi kritik dan dialog terbuka, maka fungsi pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh DPR bisa tergerus. Agenda seperti ini justru berisiko membawa Indonesia ke arah politik tertutup, di mana pengambilan keputusan lebih banyak didikte oleh elite partai daripada berdasarkan kebutuhan rakyat.

Kesimpulan

Ajakan Prabowo untuk pertemuan rutin dengan ketua umum partai koalisi bisa dilihat sebagai langkah strategis, tetapi juga mengandung potensi absurd ketika ditempatkan dalam konteks sistem presidensial. Langkah ini sebaiknya dipikirkan secara matang agar tidak menggerus prinsip checks and balances yang esensial bagi demokrasi. Jika tetap diadakan, pertemuan ini perlu dirancang sebagai forum diskusi terbuka dengan agenda transparan dan tidak mengurangi independensi DPR. Hanya dengan menjaga batas yang jelas antara eksekutif dan legislatif, Indonesia dapat mempertahankan nilai-nilai demokrasi yang menjadi pondasi pemerintahan yang sehat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Prabowo Subianto Dorong Pertemuan Rutin dengan Pimpinan Partai Koalisi Pendukung Pemerintah

Next Post

Mk Perintahkan DPR Bikin UU Ketenagakerjaan, DPR Pertanyakan Sejalan Tidak Dengan Program Prabowo?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside
Feature

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Next Post
Mk Perintahkan DPR Bikin UU Ketenagakerjaan, DPR Pertanyakan Sejalan Tidak Dengan Program Prabowo?

Mk Perintahkan DPR Bikin UU Ketenagakerjaan, DPR Pertanyakan Sejalan Tidak Dengan Program Prabowo?

Kebakaran Besar di Area Pabrik di Bekasi Puluhan Petugas Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Pabrik PT Jati Perkasa Nusantara di Bekasi: 9 Korban Tewas, Api Masih Berkobar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist