• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

ANALISIS MILITER: OPERASI “FULMINANT” – Serangan Gabungan Israel-AS ke Fasilitas Nuklir Iran

fusilat by fusilat
February 28, 2026
in Crime, Feature
0
ANALISIS MILITER: OPERASI “FULMINANT” – Serangan Gabungan Israel-AS ke Fasilitas Nuklir Iran
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews. Pada hari ini, Sabtu 28 Februari 2026, eskalasi terbesar dalam sejarah konflik Timur Tengah terjadi. Israel, dengan dukungan operasional penuh dari Amerika Serikat, melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah fasilitas strategis milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan infrastruktur nuklir sipil milik Tehran.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Fox News, Reuters, serta konfirmasi dari sumber-sumber intelijen kawasan, operasi ini telah berlangsung sejak Jumat malam waktu setempat dan memasuki fase kedua pada Sabtu dini hari. Berikut analisis mendalam Fusilatnews mengenai dinamika, target, dan implikasi strategis dari serangan ini.

I. KRONOLOGI DAN GAMBARAN UMUM SERANGAN

Serangan dimulai pada pukul 23.45 waktu Tehran (03.15 WIB) dengan gelombang pertama yang terdiri dari puluhan drone siluman Israel (IAI Harop) dan rudal jelajah yang diluncurkan dari pesawat tempur F-35I “Adir” milik Angkatan Udara Israel. Gelombang ini difokuskan untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran, terutama radar jarak jauh dan baterai S-300PMU2 yang menjaga perimeter fasilitas nuklir.

Pada pukul 01.30 dini hari, gelombang kedua tiba. Sumber dari Kementerian Pertahanan Irak mengonfirmasi bahwa setidaknya 12 pesawat tempur F-35C dan F/A-18 Super Hornet yang lepas landas dari kapal induk USS Gerald R. Ford di Laut Arab ikut ambil bagian. Mereka menyerang sasaran-sasaran yang sebelumnya telah diidentifikasi oleh intelijen bersama Mossad-CIA.

Hingga berita ini diturunkan, terdengar setidaknya 15 ledakan besar di wilayah Tehran, Isfahan, dan Shiraz.

II. TARGET STRATEGIS YANG DISERANG

Berdasarkan citra satelit dan laporan dari sumber di dalam IRGC, berikut adalah daftar target yang berhasil dihimpun Fusilatnews:

A. Fasilitas Nuklir
1. Natanz: Fasilitas pengayaan bahan bakar utama. Dihantam oleh setidaknya empat bom penghancur bunker tipe GBU-43/B Massive Ordnance Penetrator yang dikirim oleh Angkatan Udara AS. Kerusakan diperkirakan mencapai 70% pada bangunan utama.
2. Fordow: Fasilitas bawah tanah di dekat Qom. Menjadi target serangan dengan bom pintar yang dirancang khusus untuk menembus kedalaman lebih dari 80 meter beton. Status operasional fasilitas ini dilaporkan lumpuh total.
3. Isfahan: Pabrik konversi uranium dan pusat penelitian. Mengalami kerusakan parah pada gedung reaktor riset.

B. Infrastruktur Militer
1. Pangkalan Udara Mehrabad: Pangkalan militer di barat Tehran yang menjadi basis pesawat tempur dan helikopter IRGC. Landasan pacu dan hanggar rusak berat.
2. Komando Pusat IRGC: Markas besar IRGC di Tehran Selatan dilaporkan terkena serangan rudal, menewaskan sejumlah perwira senior (identitas masih dikonfirmasi).
3. Sistem Pertahanan Udara: Radar jarak jauh di sekitar Buschehr dan instalasi S-400 (yang baru saja dikirim Rusia) dihancurkan pada menit-menit awal serangan untuk membuka jalur udara.

III. PERAN DAN KETERLIBATAN AMERIKA SERIKAT

Sumber  di Pentagon, yang berbicara dengan syarat anonim, mengonfirmasi bahwa dukungan AS tidak terbatas pada logistik dan intelijen. Berikut rincian keterlibatan AS:

  1. ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance): Satelit mata-mata KH-11 dan drone Global Hawk milik AS memberikan data target secara real-time kepada pilot Israel dan AS.
  2. Pengisian Bahan Bakar di Udara: Tanker KC-135 dan KC-46 yang berbasis di Qatar dan Kuwait melakukan pengisian bahan bakar untuk pesawat Israel dalam perjalanan pulang-pergi sejauh 2.000 km.
  3. Peperangan Elektronik: Pesawat EA-18G Growler milik Angkatan Laut AS mengacaukan frekuensi radar dan komunikasi Iran, menciptakan “blind spot” yang memungkinkan pesawat penyerbu masuk tanpa terdeteksi.
  4. Dukungan Tempur Langsung: Sejumlah sumber mengindikasikan bahwa F-35C AS terlibat dalam penyerangan target-target bernilai tinggi di wilayah Isfahan.

IV. ANALISIS KERUSAKAN DAN RESPON IRAN

Meskipun serangan ini bersifat menghancurkan, sistem pertahanan Iran tidak sepenuhnya diam. Pada pukul 02.15 waktu setempat, IRGC meluncurkan setidaknya 50 rudal balistik tipe Shahab-3 dan Ghadr-H sebagai aksi balasan. Targetnya adalah pangkalan militer AS di Irak (Ain al-Asad dan Erbil) serta target di dalam wilayah Israel.

Sejauh ini, sistem pertahanan Iron Dome Israel dan sistem THAAD AS yang ditempatkan di Israel dilaporkan berhasil mencegat sebagian besar rudal, namun beberapa rudal berhasil menerobos dan menyebabkan kerusakan di permukiman sipil di area Golan Heights.

Di dalam negeri Iran, pemimpin tertinggi Ayatullah Ali Khamenei telah memanggil Dewan Keamanan Nasional untuk mengadakan rapat darurat. Sumber-sumber di Tehran menyebutkan bahwa opsi untuk menutup Selat Hormuz dan menyerang secara terbuka pangkalan-pangkalan AS di Teluk telah masuk dalam meja diskusi.

V. PROBABILITAS DAN SKENARIO KE DEPAN

Dari sudut pandang militer, serangan ini mencapai target taktisnya: melumpuhkan program nuklir Iran untuk sementara waktu. Namun, dari perspektif strategis, dunia kini berada di ambang perang terbuka.

Skenario 1: Perang Terbatas (Probabilitas 40%)
Iran membalas secara terukur melalui proksi (Hizbullah, milisi Irak, Houthi) untuk menghindari perang total. AS dan Israel puas dengan kerusakan yang ditimbulkan dan tidak melakukan serangan lanjutan. Konflik berubah menjadi perang attrition berkepanjangan.

Skenario 2: Eskalasi Regional Penuh (Probabilitas 50%)
Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran ke Israel dan pangkalan AS di Teluk. AS membalas dengan menyerang fasilitas minyak dan militer Iran. Hizbullah menembakkan 100.000 roket ke Israel. Ini akan memicu krisis kemanusiaan dan ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Skenario 3: Keruntuhan Rezim (Probabilitas 10%)
Jika serangan ini berhasil membunuh tokoh-tokoh kunci IRGC dan memicu ketidakstabilan ekonomi parah, protes rakyat bisa muncul kembali. Namun, skenario ini kecil kemungkinannya karena soliditas internal IRGC masih tinggi.

VI. DAMPAK GEOPOLITIK DAN EKONOMI

  • Minyak: Harga minyak mentah Brent melonjak 25% dalam semalam, menembus angka USD 145 per barel. Jika Selat Hormuz ditutup, harga bisa mencapai USD 200.
  • Diplomasi: Rusia dan China mengecam keras serangan ini di DK PBB. Rusia mengancam akan mengirimkan sistem pertahanan udara S-500 ke Iran dan meningkatkan tekanan di Ukraina sebagai bentuk balasan.
  • Dunia Islam: Reaksi beragam. Saudi dan UEA diam seribu bahasa, sementara Turki dan Qatar menyatakan solidaritas dengan Iran. Massa di Yordania, Mesir, dan Pakistan turun ke jalan mengecam Israel dan AS.

KESIMPULAN FUSILATNEWS

Operasi militer gabungan Israel-AS pada 28 Februari 2026 adalah titik balik dalam geopolitik kawasan. Secara militer, Iran kehilangan sebagian besar kemampuan nuklir dan pertahanan udaranya. Namun, secara politis, serangan ini justru menyatukan rakyat Iran di belakang rezim dan memberikan justifikasi bagi Tehran untuk secara resmi keluar dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) serta mengejar senjata nuklir secara terbuka.

Perang ini belum berakhir; ia baru memasuki babak yang paling berdarah. Fusilatnews akan terus memantau perkembangan situasi dan menyajikan analisis berbasis data intelijen dan militer.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Paradoks Prabowo: Retorika Modernis dalam Cangkang Otoritarianisme

Next Post

Beranikah Indonesia Mengecam Atas Serangan Israel ke Iran?

fusilat

fusilat

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Beranikah Indonesia Mengecam Atas Serangan Israel ke Iran?

Beranikah Indonesia Mengecam Atas Serangan Israel ke Iran?

Mengapa ke Iran?

Mengapa ke Iran?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist