Oleh : Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han – Intelektual Bela Negara
Dalam rangka menyambut 78 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2023, bangsa Indonesia harus berbangga karena telah terlahir pemimpin-pemimpin muda harapan bangsa.
Upaya yang dilakukan sejak Kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan oleh Bung Karno yang saat itu berusia 44 tahun, dan pada saat ini telah melahirkan banyak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang mumpuni, dengan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Anies Rasyid Baswedan (ARB), merupakan satu diantara berjuta anak bangsa hari ini yang tampil dalam ruang nasional mewakili jutaan anak bangsa lainnya. Terlihat dari sisi kesehatan, baik fisik maupun psikis/mental, good looking, performa yang tangguh dan aura positif yang menyinari ruang bersama serta sebagai intelektual dengan latar pendidikan yang amat baik.
Begitu juga dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tampil sebagai anak bangsa yang mencerminkan pribadi unggul, keramahan dan kepeduliannya sebagai intelektual dengan latar militer. Performa yang tangguh juga aura positif yang menulari ruang publik, selalu tampil prima dalam menghadapi berbagai persoalan yang menghambat dan mengganggu, dapat diselesaikan hingga tuntas.
Kedua tokoh pemimpin muda nasional ini adalah aset bangsa yang membanggakan, selain pribadi bersih juga memberi image positif yang kuat dan menyenangkan bagi para milenial maupun senior bangsa sehingga ruang publik langsung terasa damai dan membahagiakan.
Indonesia yang identik dengan keberagaman sosial, memerlukan pemimpin dengan karakter kuat untuk dapat mempersatukan keberagaman itu. Ibarat belum menjalankan tugas sebagai pemimpin yang mengemban amanah mulia dari rakyat, telah memberi keyakinan penuh (dapat dipercaya), itu adalah dasar yang baik bagi sebuah kepemimpinan. Sejatinya ARB dan AHY menjadi pemimpin harapan bangsa ke depan agar kemajuan Indonesia selain dapat dirasakan juga dapat mewujudkan stabilitas kehidupan nasional. Pembangunan nasional dijalankan dengan program-progran yang telah direncanakan, disiapkan dan ditetapkan namun harus menyesuaikan dengan lingkungan strategis nasional (Geografi, Demografi, SDA, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya dan Pertahanan Keamanan).
Dalam menjalankan pengelolaan negara dibutuhkan kehati-hatian tinggi, dengan mempertimbangkan seluruh sektor kehidupan lainnya (perkembangan lingkungan strategis nasional) maka tujuan pembangunan efektif tercapai karena berpegang pada keseimbangan hidup sehingga stabilitas negara terwujud.
Dalam menjalankan pembangunan nasional, perubahan dilakukan secara perlahan tanpa terasa tahu-tahu perubahan/kemajuan sudah terjadi, itulah tantangan bagi pemimpin sejati yang dibutuhkan Indonesia yang mengedepankan intelektualitas.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, Indonesia maju didukung oleh kualitas pendidikan yang meningkat sangat baik dan menghasilkan SDM Indonesia yang semakin berdaya.
























