• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Apresiasi Susi, Komisi IV DPR Minta Kasus Impor Garam Diungkap Tuntas

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 8, 2022
in News
0
Apresiasi Susi, Komisi IV DPR Minta Kasus Impor Garam Diungkap Tuntas
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.com – Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip mengapresiasi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang kooperatif saat diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus korupsi pemberian fasilitas impor garam industri. Ketua DPP PDI Perjuangan itu berharap,baik Susi maupun Kejagung mengungkap tuntas pihak-pihak yang terlibat. 

“Intinya, Ibu Susi harus terbuka seluas-luasnya mengungkap data, dan Kejagung tidak pandang bulu, usut tuntas semua pihak yang terlibat,” kata I Made Urip kepada Fusilatnews.com yang menghubunginya dari Jakarta, Sabtu (8/10/2022).

Menurut Made, adanya oknum-oknum nakal yang memainkan kuota impor garam, baik di Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun Kementerian Industri serta Kementerian Perdagangan sangat merugikan rakyat, khususnya petani garam dan pengusaha garam lokal. “Kalau impor melebihi kuota, harga garam lokal tentu akan jatuh. Petani dan pengusaha lokal merugi,” jelas wakil rakyat asal Bali ini. 

Made Urip juga memandang ironis hingga kini Indonesia masih melakukan impor garam, khususnya garam industri. “Padahal Indonesia adalah negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Ironis, memang,” tandasnya.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti diperiksa Kejagung dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas impor garam industri tahun 2016-2022. Susi diperiksa sebagai saksi.

“Saksi perkara impor garam,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dikutip dari detik.com, Jumat (7/10/2022).

“Persoalan di Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah tentang perlindungan para petani garam yang memang diamanatkan UU Nomor 7 Tahun 2016, di mana kita wajib melindungi petani garam. Melindungi petani garam dengan apa? Ya dengan harga yang stabil dan baik, para petani berproduksi lebih baik, lebih banyak dengan harga yang terjamin di atas harga produksinya. Itu adalah kepentingan saya, kepentingan negara, kepentingan bangsa ini,” tuturnya.

Susi menyebutkan jika ada oknum yang ingin memanfaatkan regulasi niaga soal garam ini tentu harus dihukum. Dia meminta agar pelaku dihukum setimpal.

Ketut pun menjelaskan hal yang didalami saat memeriksa Susi Pudjiastuti. Ketut mengungkap Susi memiliki wewenang dalam mengeluarkan rekomendasi dan alokasi kuota dalam impor garam. Dia menyebut KKP saat itu memberikan kuota 3,7 juta ton garam.

“Berdasarkan hasil kajian teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, saksi mengeluarkan kuota garam sebesar kurang lebih 3,7 juta ton, di mana salah satu pertimbangan dalam pemberian dan pembatasan impor tersebut adalah menjaga kecukupan garam industri dan menjaga nilai jual garam lokal,” katanya.

Namun rekomendasi KKP itu tidak diindahkan oleh Kementerian Perindustrian RI. Dampaknya, terjadi kelebihan pasokan garam impor hingga terjadinya penurunan nilai jual harga garam lokal.

“Hal itu berdampak terjadi kelebihan supply dan masuknya garam impor ke pasar garam konsumsi yang menyebabkan nilai jual harga garam lokal mengalami penurunan atau anjlok,” jelas Ketut.

Ketut menduga adanya unsur kesengajaan dalam penentuan impor kuota garam tersebut yang dilakukan oleh oknum yang mendapat keuntungan sehingga Susi dipanggil untuk memperkuat dan melengkapi berkas perkara yang diusut Kejagung tersebut.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam industri pada tahun 2016 sampai 2022,” tandasnya. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK Tetapkan Bupati Kuansing & Franky Widjaja Tersangka Suap HGU Sawit, Duh!

Next Post

Qatar Berharap Hiasan Kepala Terbang Piala Dunia akan menjadi vuvuzela 2022

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh
Feature

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI
News

Londo Ireng Belum Go Internasional, Tetapi Sudah Menjadi Bom Molotov di Dalam Negeri

July 25, 2026
Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Hendardi: Fadli Zon Jangan Cari Sensasi
Law

Akuntabilitas Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung Tetap Dipertanyakan

July 25, 2026
Next Post
Qatar Berharap Hiasan Kepala Terbang Piala Dunia akan menjadi vuvuzela 2022

Qatar Berharap Hiasan Kepala Terbang Piala Dunia akan menjadi vuvuzela 2022

Diusung Jadi Capres PSI, Respon Ganjar: PSI Iki Sopo,?PSSI Kali

Diusung Jadi Capres PSI, Respon Ganjar: PSI Iki Sopo,?PSSI Kali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Londo Ireng Belum Go Internasional, Tetapi Sudah Menjadi Bom Molotov di Dalam Negeri

July 25, 2026
Mengapa Para Advokat Sulit Bersatu?

Mengapa Para Advokat Sulit Bersatu?

July 25, 2026
Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Hendardi: Fadli Zon Jangan Cari Sensasi

Akuntabilitas Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung Tetap Dipertanyakan

July 25, 2026
Kepala BGN Minta Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Joe Sidjabat: Jangan Berhenti Sebagai Slogan

Kepala BGN Minta Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Joe Sidjabat: Jangan Berhenti Sebagai Slogan

July 25, 2026
Prabowo dan Politik Perdamaian Dunia: Menjawab Amanah Konstitusi di Sidang PBB ke-80

AJI dan Organisasi Pers Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Jurnalis “Londo Ireng”

July 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Londo Ireng Belum Go Internasional, Tetapi Sudah Menjadi Bom Molotov di Dalam Negeri

July 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist