• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

fusilat by fusilat
April 17, 2026
in News, Pojok KSP, Politik
0
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNews – Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses lintas udara yang luas dan fleksibel melalui wilayah Indonesia untuk kepentingan operasional militernya. Informasi tersebut kemudian direspons oleh pemerintah Indonesia dengan menyatakan bahwa proposal tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Munculnya wacana ini menimbulkan kekhawatiran serius karena tidak hanya menyangkut aspek teknis kerja sama pertahanan, tetapi juga berdampak langsung pada kedaulatan negara dan posisi Indonesia dalam dinamika konflik di kawasan,” kata Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Imparsial pun menolak rencana pemberian akses “blanket overflight” tersebur bagi pesawat militer AS melalui wilayah udara Indonesia. Rencana ini merupakan bentuk ekspansi kepentingan militer negara besar yang secara langsung mengancam kedaulatan Indonesia, serta berpotensi membuka ruang bagi militer asing untuk secara leluasa melintasi wilayah udara nasional dalam skema yang luas dan minim kontrol, yang pada akhirnya dapat mereduksi otoritas negara atas wilayahnya sendiri,” jelasnya.

Imparsial menilai kebijakan ini merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan negara. “Kedaulatan Indonesia mencakup kontrol penuh atas wilayah darat, laut, dan udara sebagai bagian integral dari yurisdiksi nasional. Memberikan akses blanket overflight kepada militer asing dalam skema yang luas dan berulang sama saja dengan membuka ruang bagi penetrasi militer asing yang sulit diawasi secara efektif. Dalam situasi ini, negara berpotensi kehilangan kontrol riil atas aktivitas militer yang berlangsung di wilayah udaranya sendiri,” papar Ardi.

Imparsial juga menyoroti rekam jejak pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang melibatkan AS dalam berbagai operasi militernya di berbagai belahan dunia.

“Dalam konteks global saat ini AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump juga menunjukkan keberpihakan politik yang kuat terhadap Israel, termasuk dalam situasi konflik yang memicu krisis kemanusiaan serius di Gaza, Palestina,” terangnya.

Sementara itu, lanjut Ardi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menjadi sorotan internasional terkait dugaan kejahatan perang dan pelanggaran HAM berat.

“Dalam konteks ini, membuka akses militer melalui wilayah Indonesia berisiko menempatkan Indonesia dalam posisi yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM internasional,” tegasnya.

Lebih jauh, Imparsial memandang kebijakan tersebut berpotensi menyeret Indonesia secara langsung ke dalam konflik yang bukan merupakan kepentingannya.

“Akses terhadap wilayah udara Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasi militer, logistik, maupun pengintaian dalam konflik kawasan. Hal ini menempatkan Indonesia bukan lagi sebagai aktor independen (pihak netral), melainkan sebagai bagian dari konfigurasi konflik yang dikendalikan oleh kepentingan eksternal,” tukasnya.

Dalam kondisi demikian, kata Ardi, Indonesia berisiko menjadi medan strategis pertarungan kekuatan global tanpa memiliki kendali penuh atas dinamika tersebut.

“Situasi ini tidak hanya berbahaya secara geopolitik, tetapi juga berdampak langsung pada keamanan nasional. Ketika wilayah Indonesia digunakan sebagai jalur operasional militer negara lain, Indonesia berpotensi menjadi target dalam eskalasi konflik. Risiko serangan balasan, tekanan politik, maupun instabilitas keamanan akan meningkat secara signifikan,” cetusnya.

Dengan kata lain, kata Ardi, kebijakan ini membuka kemungkinan Indonesia menjadi korban dari konflik yang sebenarnya tidak pernah menjadi bagian di dalamnya.

Imparsial memandang langkah ini merupakan penyimpangan serius dari prinsip politik luar negeri bebas aktif. “Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang konsisten menjaga posisi independen dan mendorong penyelesaian damai atas konflik internasional. Namun, pemberian akses militer yang luas kepada negara lain justru menciptakan keberpihakan Indonesia secara de facto yang merusak kredibilitas Indonesia sebagai aktor perdamaian di tingkat global,” urainya.

Wacana pemberian akses blanket overflight tersebut, masih kata Ardi, memperdalam keterpurukan Indonesia yang sebelumnya sudah terjerumus dalam Board of Peace (BoP) serta the Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan AS karena semakin membuka ruang bagi pengaruh eksternal, baik dalam dimensi keamanan maupun ekonomi.

“Kondisi ini berpotensi memperdalam ketergantungan dan memperlemah posisi Indonesia dalam menjaga independensi kebijakan nasional. Kedua kebijakan tersebut jelas tidak sejalan dengan prinsip kedaulatan dan politik luar negeri Indonesia,” sesalnya.

Imparsial menegaskan negara tidak boleh mengambil kebijakan yang berpotensi mengurangi kedaulatan dan menyeret Indonesia ke dalam konflik geopolitik. “Kedaulatan dan independensi politik luar negeri merupakan prinsip fundamental yang tidak dapat dikompromikan dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, diperlukan sikap tegas dan konsisten dari pemerintah untuk menolak setiap bentuk kerja sama yang berisiko merugikan kepentingan nasional,” pintanya.

“Jika pemerintah tetap membuka akses blanket overflight, maka Indonesia berisiko menjadi enabler bagi praktik pelanggaran HAM di tingkat global, serta secara tidak langsung memberikan ruang bagi aktor-aktor yang diduga terlibat dalam kejahatan perang dan pelanggaran HAM berat untuk beroperasi tanpa akuntabilitas,” lanjutnya.

Untuk itu, Imparsial mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk menolak secara tegas rencana pemberian akses blanket overflight militer AS melalui wilayah udara Indonesia.

Kedua, Imparsial meminta pemerintah untuk memastikan bahwa setiap kerja sama pertahanan tidak mengurangi kedaulatan negara, serta tetap berada dalam kontrol penuh otoritas nasional.

Ketiga, pemerintah dan DPR diminta Imparsial menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pembahasan kerja sama pertahanan, termasuk membuka informasi kepada publik.

Keempat, Imparsial minta pemerintah untuk segera keluar dari Board of Peace dan membatalkan The Agreement on Reciprocal Trade karena tidak sejalan dengan prinsip kedaulatan dan politik luar negeri Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahasia Allah 2: Ketika Kegagalan Dimaknai Hikmah

Next Post

MENGUNGKAP KEKUATAN REPUBLIK ISLAM IRAN

fusilat

fusilat

Related Posts

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara
Feature

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Next Post

MENGUNGKAP KEKUATAN REPUBLIK ISLAM IRAN

Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis

Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist