• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ar-Rahman dan Ar-Rahim

fusilat by fusilat
February 10, 2026
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Pada suatu malam yang lengang di sebuah kota yang tak pernah benar-benar tidur, seorang pria duduk sendiri di balkon apartemennya. Hartanya berlimpah, status sosialnya menjulang, dan hidupnya tampak berjalan tanpa hambatan. Orang-orang menyebutnya “beruntung”, bahkan “diberkahi”. Namun di balik gelas anggur yang tak pernah kosong dan deretan kendaraan mewah di basement, ada ruang hampa yang tak kunjung terisi.

Setiap malam ia gelisah. Setiap pagi ia bangun dengan kecemasan baru—kegelisahan yang bahkan tak mampu ia namai. Ia merasa telah memperoleh segalanya, padahal pada saat yang sama Allah sedang menundanya dengan istidraj: pemberian yang terus mengalir, tetapi sejatinya adalah ujian yang gagal ia pahami.
“Kami akan menarik mereka secara bertahap (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka sadari,” demikian firman Allah (QS. Al-Qalam: 44).

Ia hidup dalam pelukan Ar-Rahman di dunia, namun perlahan menjauh dari Ar-Rahim di akhirat. Kenikmatan yang ia terima justru menyesatkannya, sebab ia menolak bersyukur, enggan tunduk, dan terlalu sibuk memuja dirinya sendiri.

Berbeda jauh dari lelaki itu, di sudut lain negeri, seseorang yang beriman menatap langit malam yang sama. Rumahnya kecil, pekerjaannya sederhana, dan hari-harinya dipenuhi ujian. Kadang rezeki terasa seret, kadang sakit datang bertubi-tubi, kadang dunia tampak seperti lorong panjang tanpa cahaya. Namun ia memiliki sesuatu yang tak bisa dibeli orang kaya mana pun: ketenangan hati.

Ia sabar, menerima, dan tetap berbaik sangka kepada Tuhannya.
“Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan; dan sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,” (QS. Al-Baqarah: 155).

Setiap kali ia sujud, jiwanya seperti diisi ulang. Ujian baginya bukan kutukan, melainkan undangan untuk lebih dekat kepada Allah. Dan di ujung perjalanan itu, ia merasakan dua pelukan sekaligus: Ar-Rahman yang memberinya kekuatan di dunia, dan Ar-Rahim yang menjanjikan ketentraman di akhirat. Inilah rahasia hidup yang hanya dipahami oleh hati yang terlatih—bahwa beban terkadang adalah bentuk cinta yang paling jujur.

Dalam Al-Qur’an, Ar-Rahman dan Ar-Rahim selalu berdampingan. Seolah Allah ingin mengajarkan bahwa kasih sayang-Nya hadir dengan dua wajah: satu yang luas dan universal, satu lagi yang khusus, lembut, dan mendalam. Ar-Rahman adalah rahmat yang menyelimuti seluruh makhluk, termasuk mereka yang kufur.
“Siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna…” (QS. Hud: 15).

Namun ayat itu tidak berhenti di sana.
“…merekalah orang yang di akhirat tidak memperoleh apa-apa kecuali neraka,” (QS. Hud: 16).

Inilah potret lelaki pertama tadi: ia menerima limpahan Ar-Rahman sebagai rezim kenikmatan dunia, tetapi gagal menemukan Ar-Rahim sebagai ketenangan sejati. Rasulullah ﷺ menggambarkan keadaan ini dengan sangat tegas:
“Jika kamu melihat Allah memberikan seorang hamba kenikmatan dunia yang ia sukai, padahal ia bergelimang maksiat, maka ketahuilah bahwa itu adalah istidraj.” (HR. Ahmad).

Sebaliknya, Ar-Rahim adalah rahmat yang dikhususkan bagi orang-orang beriman yang bersabar. Mereka yang memahami bahwa hidup bukan sekadar akumulasi materi, melainkan proses pemurnian jiwa. Untuk merekalah Allah berfirman,
“Sesungguhnya rahmat-Ku meliputi segala sesuatu, namun akan Aku tetapkan bagi orang-orang yang bertakwa…” (QS. Al-A’raf: 156).

Dan Nabi ﷺ menegaskan,
“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Segala urusannya adalah kebaikan. Jika ia diberi nikmat, ia bersyukur; itu baik baginya. Jika ia diuji, ia bersabar; itu pun baik baginya.” (HR. Muslim).

Orang kedua mungkin tak berlimpah harta, tetapi ia memiliki kekayaan yang tak bisa disimpan di rekening mana pun: ketenteraman batin.

Pada akhirnya, kisah dua manusia ini bukan tentang siapa yang lebih kaya atau siapa yang lebih menderita. Ia adalah cermin bagi kita semua. Sebab hidup kerap menipu: ada yang diuji dengan kelapangan, ada yang diuji dengan kesempitan; ada yang disesatkan oleh nikmat, ada yang ditinggikan derajatnya melalui kesulitan.

Yang perlu kita pastikan hanya satu: jangan sampai nikmat membuat kita lalai, dan jangan sampai ujian membuat kita berputus asa. Karena rahmat Allah hadir dalam dua warna. Ar-Rahman yang melimpah di dunia bagi seluruh makhluk, dan Ar-Rahim yang kekal di akhirat bagi mereka yang sabar, ikhlas, dan setia.

Di antara dua nama itu, setiap manusia sedang memilih jalannya sendiri. Dan hidup yang benar adalah ketika kita tidak hanya dilingkupi Ar-Rahman, tetapi juga diperkenankan merasakan Ar-Rahim—rahmat yang menenangkan, menghidupkan, dan menuntun kita pulang.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Kelangkaan ke Kepastian: Pupuk Negara untuk Petani, Bukan Janji Kosong

Next Post

Kapitalisme Global: Hegemoni Elite Keuangan dan Langkah Strategis bagi Indonesia

fusilat

fusilat

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Kapitalisme Global: Hegemoni Elite Keuangan dan Langkah Strategis bagi Indonesia

Kapitalisme Global: Hegemoni Elite Keuangan dan Langkah Strategis bagi Indonesia

Prabowo dan Ilusi Perdamaian: Saat “Damai” Menjadi Alat Penghapusan Palestina

Prabowo dan Ilusi Perdamaian: Saat “Damai” Menjadi Alat Penghapusan Palestina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...