• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

AROGANSI KEKUASAAN: KETIKA AMANAH BERUBAH MENJADI KEANGKUHAN

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
December 10, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Arogan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti sombong, congkak, angkuh—sebuah perasaan superioritas yang dimanifestasikan dalam sikap memaksa, pongah, dan meremehkan orang lain. Arogansi pun kerap dimaknai sebagai perilaku yang menunjukkan sifat arogan itu sendiri.

Sementara kekuasaan, menurut Miriam Budiardjo (2002), adalah kewenangan yang diberikan kepada seseorang atau kelompok untuk dijalankan sesuai batas yang telah ditetapkan. Ramlan Surbakti (1992) menambahkan, kekuasaan adalah kemampuan memengaruhi pihak lain agar berpikir dan berperilaku sesuai kehendak yang memengaruhi.

Dari dua pengertian ini, tegaslah bahwa arogansi kekuasaan adalah sikap seorang pemegang kuasa yang menjalankan otoritasnya secara sombong, tidak peduli, dan tidak menghargai orang lain. Mereka merasa lebih superior, lebih benar, dan karenanya berhak menentukan semuanya tanpa mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan rakyat.

Ciri-ciri Arogansi Kekuasaan

Pertama, sikap sombong dan tidak peduli. Mereka abai terhadap kebutuhan dan pendapat masyarakat.

Kedua, penggunaan kekuasaan yang tidak adil. Kewenangan diarahkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, bukan untuk kepentingan publik.

Ketiga, hilangnya empati. Mereka tidak punya kepekaan terhadap perasaan dan kondisi masyarakat yang dipimpinnya.

Arogansi kekuasaan membawa dampak buruk: ketidakpuasan, kemarahan, bahkan potensi konflik sosial. Karena itu, mereka yang memegang amanah kekuasaan harus menggunakan kewenangannya secara bijak, adil, dan penuh penghormatan pada rakyat.

Penguasa dan Amanah Rakyat

Seorang penguasa seharusnya menghindarkan diri dari sikap pongah. Ia tidak boleh menciptakan jarak dengan rakyat; tidak boleh berburuk sangka kepada rakyat. Yang utama adalah memprioritaskan kepentingan dan kebutuhan rakyat, bukan kepentingan pribadi, keluarga, atau kroni.

Penguasa yang amanah membangun persahabatan sejati dengan rakyat—baik pada masa pemilu maupun setelahnya. Ia sadar bahwa kekuasaan tidak memiliki arti apa pun bila gagal mengangkat martabat dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, dalam menjalankan kewenangannya, seorang penguasa tidak boleh melupakan pesan dari rakyat yang menitipkan amanah tersebut.

Ketika Kekuasaan Dijadikan Komoditas

Namun dalam kenyataan sehari-hari, kita kerap menyaksikan penguasa yang menjauh dari rakyatnya. Dengan kecongkakan, mereka memainkan kekuasaan hanya untuk memuaskan kepentingan kelompok. Merasa paling benar, paling pintar, dan paling berhak. Lebih memuakkan lagi ketika kekuasaan dijadikan komoditas: diperdagangkan, dinegosiasikan, atau dilacurkan demi kepentingan pribadi.

Di negeri ini, jalan menuju kekuasaan bukanlah jalan yang murah. Mereka yang mengincar kursi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dituntut memiliki modal besar. Kekuasaan telah menjadi barang mahal. Tanpa uang yang cukup, seseorang sulit membayangkan dapat duduk di kursi kekuasaan, sekalipun memiliki kapasitas intelektual yang luar biasa.

Era Orde Baru berbeda. Saat itu, biaya pencalonan sebagian besar ditanggung partai. Kini, seseorang yang brilian sekalipun akan tersingkir bila tidak punya modal. Akibatnya, panggung kekuasaan lebih banyak diisi mereka yang datang dari dunia usaha—yang punya kapital besar, namun belum tentu memiliki kepekaan sosial atau kesadaran etis.

Kembali pada Hakikat Kekuasaan

Hakikat kekuasaan adalah pengabdian. Penguasa wajib memperjuangkan kepentingan rakyat, mendengar suara rakyat, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Bukan memperkaya diri, bukan mengamankan keluarga, bukan mengokohkan kroni.

Ada pepatah yang sering diulang: Suara rakyat adalah suara Tuhan. Bila demikian, maka menghianati suara rakyat berarti sekaligus mengkhianati nilai moral tertinggi dalam keberpihakan sosial.

Penguasa tidak boleh arogan. Ia harus tampil sederhana, tulus, dan siap mengutamakan aspirasi rakyat. Penguasa adalah pembawa amanah. Kekeliruan terbesar dalam kepemimpinan adalah ketika penguasa lupa bahwa dirinya hanyalah pelayan rakyat.

Semoga para pemegang kuasa di negeri ini mampu menjauhkan diri dari arogansi, dan memilih jalan kesahajaan. Hanya dengan begitu kekuasaan akan bermakna.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PURBAYA DAN UMKM Stabilitas Negara, Ketahanan Ekonomi, dan Arsitektur Risiko

Next Post

Adab Anak kepada Orang Tua dalam Islam: Menjaga Kata, Merawat Jiwa

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan
Feature

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

August 1, 2026
Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup
Feature

Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

August 1, 2026
Mengapa Begal Marak di Bandung?
Feature

Mengapa Begal Marak di Bandung?

July 31, 2026
Next Post
Adab Anak kepada Orang Tua dalam Islam: Menjaga Kata, Merawat Jiwa

Adab Anak kepada Orang Tua dalam Islam: Menjaga Kata, Merawat Jiwa

Harkodia di Negeri Koruptor

Harkodia di Negeri Koruptor

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

August 1, 2026
Hotel Bintang 5 di IKN yang Dibahas Orang Terkaya RI Bakal Dibangun 8 Lantai

PIKI Resmi Dideklarasikan dari Bandung, Maruarar Sirait: Konsolidasi Intelektual Kristen Bergerak ke Seluruh Indonesia

August 1, 2026
Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

August 1, 2026
Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

August 1, 2026
LAW FIRM EBEN HAEZAR–ANDIKA DAN FAHMI: CALON PENEGAK HUKUM HARUS BERINTEGRITAS, BUKAN SEKADAR KUASAI TEORI

LAW FIRM EBEN HAEZAR–ANDIKA DAN FAHMI: CALON PENEGAK HUKUM HARUS BERINTEGRITAS, BUKAN SEKADAR KUASAI TEORI

August 1, 2026
Mengapa Begal Marak di Bandung?

Mengapa Begal Marak di Bandung?

July 31, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

August 1, 2026
Hotel Bintang 5 di IKN yang Dibahas Orang Terkaya RI Bakal Dibangun 8 Lantai

PIKI Resmi Dideklarasikan dari Bandung, Maruarar Sirait: Konsolidasi Intelektual Kristen Bergerak ke Seluruh Indonesia

August 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist