Risma menegaskan akan berupaya menjamin stok daging di lumbung pangan tersebut. Salah satunya dengan ternak babi yang dibantu oleh masyarakat sekitar.
Jakarta – Fusilatnews – Dalam konferensi persi di Gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (3/8). untuk mencegah krisis pangan akibat seringnya terjadi bencana kekeringan.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berencana membangun lumbung pangan termasuk peternakan babi di wilayah Papua Tengah
Risma menegaskan kwmensoa akan memulai dengan melakukan penanaman ragam umbi-umbian seperti kentang, jagung, dan talas.
Sedangkan menanam padi, tak jadi pilihan di karenakan kondisi iklim dan cuaca di Papua Tengah yang dingin.
“Karena kalo umbi-umbian Insya Allah lebih tahan,” kata Risma
Tak hanya itu, Risma menegaskan akan berupaya menjamin stok daging di lumbung pangan tersebut. Salah satunya dengan ternak babi yang dibantu oleh masyarakat sekitar.
“Kita akan ternakan babi, kita gemukkan dengan koordinir gereja. Nah, kemudian saat mereka membutuhkan mereka bisa potong tuh babi,” ujarnya.
Risma menyebut proses penanaman umbi-umbian dan peternakan babi itu disebut masih menunggu siklus musim dingin berlalu. Kemensos akan terus mengirimkan bantuan pangan.
“Jadi kita perhitungkan nanti sekitar Oktober, November, Desember, mereka sudah mulai musim panas,” katanya
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) juga mengajukan solusi serupa.
Muhadjir menyebut lumbung pangan diperlukan untuk menjaga ketersediaan pangan di Papua Tengah selama masa musim kemarau.
“Gambaran sementara kita akan membangun semacam lumbung pangan di Distrik Agandugume di dekat bandara. Dengan begitu kita bisa mengantisipasi pada bulan sebelum Mei kalau bisa sudah ada stok bahan pangan yang di-supply BNPB dan Kemensos,” kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, Kamis (3/8)

























