• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bayang Jokowi Masih di Atas Langit Kekuasaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 27, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

                                                              Oleh: Damai Hari Lubis
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Hegemoni Jokowi tampaknya belum juga pudar. Ia masih tampil berani, bahkan terbuka, ketika menyampaikan pesan kepada para pengikutnya: “Kawal Prabowo–Gibran sampai dua periode.” Kalimat sederhana itu bukan sekadar ungkapan loyalitas, melainkan sinyal kuat bahwa cengkeraman Jokowi atas panggung politik dan ekonomi nasional belum juga longgar.

Politik Hukum: Instruksi Terselubung Sang Mantan Presiden

Pesan Jokowi itu memiliki makna politis yang tajam: seluruh anggota partai, terutama yang duduk di Senayan—dari fraksi manapun—harus mengawal dan menyelamatkan kursi RI-2 yang kini diduduki Gibran, hingga akhir masa jabatan. Bahkan, pesan itu menyiratkan arahan dini agar partai-partai menyiapkan “tiket” bagi Gibran untuk kembali maju di Pilpres 2029–2034.

Secara hukum, langkah itu jelas prematur dan berpotensi menyalahi Undang-Undang Pemilu. Namun, keberanian Jokowi mengucapkannya di ruang publik memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh yang masih ia genggam—seolah masih berada di dalam istana.

Lebih jauh, jika membaca gaya komunikasi Jokowi yang kerap menggunakan “teori terbalik”—mengatakan A tapi bermakna B—maka bisa saja makna sebenarnya dari pesannya adalah: Gibran akan menggantikan posisi RI-1 dalam waktu dua tahun ke depan.

Dominasi Jokowi di ranah hukum juga tampak dari sikap lembaga penegak hukum, khususnya kejaksaan. Kasus Silfester Matutina, misalnya, yang sudah inkracht, tapi tak kunjung dieksekusi. Kejaksaan saling lempar tanggung jawab, seolah tak berdaya karena Silfester dikenal sebagai “tangan kanan” Jokowi di lapangan. Bila kasus selevel itu saja mandek, bagaimana nasib penegakan hukum terhadap para elite politik seperti Yaqut, Budi Arie, atau bahkan ipar Jokowi, Anwar Usman?

Politik Ekonomi: Bayang 9 Naga dan Loyalis Jokowi

Dari sisi ekonomi, bayang Jokowi juga masih tebal. Erick Thohir—orang kepercayaannya—tetap menjabat Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, meski telah digeser dari posisi Menteri BUMN ke Menpora. Ini anomali politik ekonomi yang menggambarkan betapa struktur lama belum bergeser meski presiden sudah berganti.

Lalu bagaimana dengan para konglomerat yang dikenal sebagai “9 Naga”—kelompok pebisnis besar yang selama ini dekat dengan Jokowi? Perubahan rezim tentu menimbulkan ketegangan ekonomi. Ketika mereka merasa ruang bisnisnya mulai terbatasi, kecemasan muncul: ladang bisnis yang selama ini mereka kuasai bisa saja direbut kelompok baru yang lebih dekat dengan lingkaran Prabowo, misalnya kelompok Cendana atau Hashim Djojohadikusumo.

Satu Jalan untuk Prabowo: Rule of Law Tanpa Kompromi

Agar bangsa ini tidak terus tersandera oleh oligarki lama maupun baru, Presiden Prabowo harus bersandar teguh pada rule of law. Ia harus berani membersihkan kabinet dari menteri-menteri yang masih membawa “residu” kekuasaan Jokowi, menggantinya dengan sosok yang berintegritas dan kredibel.

Hanya dengan hukum yang tegak, ekonomi yang sehat, dan pemerintahan yang bersih, Indonesia bisa keluar dari bayang-bayang lama. Dan jika demi menjaga keutuhan bangsa ini Prabowo harus berhadapan langsung dengan Jokowi dan kroninya—termasuk para taipan yang ingin menjajah ekonomi nasional—maka pepatah Latin kuno layak dijadikan pedoman:
Fiat Justitia Ruat Caelum — Keadilan harus ditegakkan, sekalipun langit runtuh.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pahlawan daripada Soeharto

Next Post

Apa Kata Jokowi Melihat Anaknya Meresmikan Lomba Mancing di Kali Gabus?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Apa Kata Jokowi Melihat Anaknya Meresmikan Lomba Mancing di Kali Gabus?

Apa Kata Jokowi Melihat Anaknya Meresmikan Lomba Mancing di Kali Gabus?

PDAM Bengkulu : Direktur Disuap Rp 9,5 M, Rugikan Negara Rp 5,5 M

PDAM Bengkulu : Direktur Disuap Rp 9,5 M, Rugikan Negara Rp 5,5 M

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...