• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bebaskan Kapten Philip Egianus Kogoya Dituding OPM Berkhianat

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 23, 2024
in Feature
0
11 Bulan Dalam Sandera, KKB Perlihatkan Kondisi Pilot Susi Air Philip Mark Mehrten

/Penampakan Terbaru Pilot Susi Air Philip bersama Egianus Kogoya, pimpinan KKB sudah 11 Bulan Disandera KKB, Foto akun Instagram @papuazone.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta- Fusilatnews- Karena membebaskan kapten pilot Philip Mark Mehrtens dan menyerahkan ke pihak TNI Egianus Kogoya dituding telah berkhasiat mengancam  hukum mati

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) tak lagi mengakui Egianus Kogeya sebagai bagian dari panglima sayap bersenjata Papua Merdeka.

Keputusan itu diambil setelah Egianus dianggap berkhianat dengan menyerahkan pilot Susi Air, Kapten Philip ke TNI-Polri. Padahal OPM sedang menyiapkan pembebasan ke tentara Selandia Baru.

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) tak lagi mengakui Egianus Kogeya sebagai bagian dari panglima sayap bersenjata Papua Merdeka.

Keputusan itu diambil setelah Egianus dianggap berkhianat dengan menyerahkan pilot Susi Air, Kapten Philip ke TNI-Polri. Padahal OPM sedang menyiapkan pembebasan ke tentara Selandia Baru.

Menurut Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, kelompok bersenjata Papua Merdeka akan memberi perhitungan atas keputusan Egianus Kogeya tersebut.

“Tidak akan ada ampun bagi kelompok mereka di Tanah Papua. Mereka akan menanggung konsekuensi. Siapa yang berkhianat akan mati. Dia dan keluarganya mengkhianati perjuangan masyarakat Papua. Satu komando berkhiat tidak masalah. Kami (TPNPB-OPM) punya 35 komondo di Papua,” kata Sebby.

Kapten Philip pada Sabtu (21/9/2024) dibebaskan dari penyanderaan. Pilot pesawat perintis milik Susi Air itu dalam penyanderaan kelompok separatis bersenjata Papua Merdeka, sejak 7 Februari 2023.

Pilot asal Selandia Baru itu, selama ini dalam penguasaan Egianus Kogeya, pemimpin kelompok bersenjata Papua Merdeka yang berbasis di wilayah Nduga, Papua Pegunungan.

Egianus Kogeya adalah salah-satu satu 35 panglima daerah dalam sayap bersenjata TPNPB-OPM. Kapten Philip dibebaskan dan dijemput pasukan gabungan TNI-Polri di Kampung Yuguru, lalu selanjutnya dibawa ke Timika, Papua Tengah dan diterbangkan ke Jakarta, pada Sabtu (21/9/2024).

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigadir Jenderal (Brigjen) Faizal Ramadhani membantah adanya uang-uang tebusan dalam usaha-usaha membebaskan Kapten Philip. Faizal, yang kini juga menjabat sebagai Wakapolda Papua itu menegaskan, selama ini, proses komunikasi otoritas keamanan Indonesia dengan kelompok penyandera, mengandalkan pendekatan kekeluargaan.

Ia mengatakan, ada peran para tokoh masyarakat, dan tetua adat, serta para kalangan gereja untuk membujuk Egianus Kogeya melepaskan sandera Kapten Philip.

“Nggak ada tebusan. Tidak ada tebusan. Kita hanya menggunakan sarana kontak saja. Kita mengandalkan peran tokoh masyarakat, kemudian kita juga melakukan pendekatan dengan sarana-sarana kontak, dan itu berlangsung sudah beberapa waktu,” kata Brigjen Faizal.

Dia mengatakan, dalam pembebasan, dan penjemputan Kapten Philip, pasukan gabungan TNI-Polri dari Operasi Damai Cartenz, pun tak ada melepaskan satupun peluru. “Tidak ada gangguan. Kita tidak turunkan pasukan. Hanya tim negosiasi saja. Dan sekarang aman sudah,” begitu kata Brigjen Faizal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim SAR Hentikan Pencarian Jasad di Kali Bekasi

Next Post

Beyond the Jokowi Era: Refleksi dan Harapan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Litbang Kompas Klaim 74,3 persen Publik Puas Dengan Kinerja Presiden Jokowi

Beyond the Jokowi Era: Refleksi dan Harapan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Idea Dalam Jepang: The Ruling Parties Menang, Ujian Mewujudkan Demokrasi – Nandesuka?

Pelajaran Dari PM Jepang Pada Pidato di PBB "Summit for the Future"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist