• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Benny Rhamdani Soal Mr T: dari “Hero” ke “Zero”, dari Pahlawan ke Pecundang

fusilat by fusilat
July 30, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Benny Rhamdani Soal Mr T: dari “Hero” ke “Zero”, dari Pahlawan ke Pecundang
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024.

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Antiklimaks. Itulah yang terjadi dengan Benny Rhamdani: dari “hero” ke “zero”, dari pahlawan ke pecundang.

Ya, “mak klunthing”, ia yang semula diasosiasikan sebagai harimau jantan, ternyata hanya seekor kucing betina. Betapa tidak?

Semula, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) itu dengan gagah berani, bahkan berlagak “hero” (pahlawan), menyebut ada seseorang berinisial T, sebut saja Mister T yang mengendalikan judi “online” dan “scamming” (penipuan online) di Kamboja.

Lebih heroik lagi, Mr T itu ia sebut dalam rapat kabinet terbatas yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI saat itu Jenderal Andika Perkasa, dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan saat itu Mahfud Md.

Bahkan mereka yang mendengar nama Mr T, yang tak pernah tersentuh hukum selama republik ini berdiri, itu disebut Benny terkaget-kaget.

Publik pun memaknai Mr T itu mengendalikan judi online dan scamming di Indonesia dari Kamboja.

Ironisnya, setelah diperiksa Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin (29/7/2024), Benny mengklarifikasi telah terjadi “missleading” atas pernyataannya itu.

Menurut Benny, inisial T yang ia maksud adalah dalang penempatan tenaga kerja ilegal ke Kamboja. Ia mengklaim pernyataannya itulah yang kemudian disalahartikan (missleading) sebagai dalang judi online di Indonesia.

Dalam rekaman video yang penulis cermati kembali, Benny memang menyatakan “di Kamboja”, bukan “dari Kamboja”.

Hanya saja jika kita cermati lebih lanjut, buat apa Benny mendesak aparat untuk menangkap T jika perbuatan yang T lakukan bukan di yuridiksi atau wilayah hukum Indonesia, melainkan di Kamboja?

Meskipun T itu warga negara Indonesia (WNI), tapi kalau melakukan kejahatannya di luar wilayah hukum Indonesia, apa yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia?

Ternyata Benny berkilah lagi. Yang dia maksud adalah dalang penempatan tenaga kerja ilegal ke Kamboja, dan di Kamboja para pekerja ilegal itu dipekerjakan di bisnis judi online dan scamming.

Mengapa Benny tidak menyebut saja Mr T itu sebagai dalang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau “human trafficking”, bukan dalang judi online, sehingga tidak akan terjadi missleading?

Akhirnya, apa yang pernah disampaikan Benny dengan gagah berani itu sekadar pepesan kosong alias zero (nol) belaka. Benny yang semula dianggap pahlawan pun kini dianggap sebagai pecundang.

Mungkin ia takut berhadapan dengan Mr T si kuat itu, yang mungkin lebih kuat daripada Presiden Jokowi apalagi Kapolri, sehingga menganggap pernyataan dia sebelumnya disalahartikan. Artinya, publiklah yang ia anggap telah salah menafsirkan makna pernyataannya.

Ketakutan Benny memang beralasan. Sebab, Presiden Jokowi sendiri saja terindikasi takut. Indikatornya, wong Solo itu mengaku tidak tahu-menahu ihwal Mr T itu dan menyarankan publik mempertanyakan hal itu kepada Benny Rhamdani.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun setali tiga uang. Bahkan bekas Kabareskrim itu justru memberikan “hadiah” kepada Benny berupa surat panggilan untuk diperiksa/diklarifikasi. Dan hasilnya sudah bisa ditebak: Benny “meralat” pernyataannya.

Mahfud pun tak jauh berbeda. Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang biasanya bersuara lantang itu kini justru enggan diajak bicara soal Mr T dengan dalih dirinya sudah bukan Menko Polhukam lagi.

Ivan Yustiavandana pun sama saja. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu mengelak saat ditanya ihwal inisial T itu. Menurut dia, dari 2 ribuan rekening penampung transaksi judi online yang terdeteksi PPATK, tentu saja ada inisial T. Bahkan banyak.

Pertanyaannya, kalau sebelumnya garang, setelah diperiksa polisi mengapa Brenny Rhamdani nyalinya menjadi ciut, bahkan melempem bak kerupuk tersiram air?

Ternyata Benny bukan Eman Sulaeman, Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat, yang benar-benar heroik dan berani mengabulkan gugatan Pegi Setiawan, sehingga tersangka pembunuhan Vina-Eky di Cirebon tahun 2016 itu bebas dari status tersangka, Senin (8/7/2024) lalu.

Keputusan tersebut sesuai ekspektasi publik atau “common sense” (perasaan umum), sehingga dinilai adil. Hakim membuktikan bahwa Pegi adalah korban salah tangkap polisi.

Kini ketika Benny Rhamdani sudah “meralat” pernyataannya, publik pun “hopeless” atau kehilangan harapan akan berhasilnya pemberantasan judi online di Indonesia yang sudah menelan banyak korban. Apalagi menangkap Mr T yang Benny sebut tak pernah tersentuh hukum.

Sedemikian merajalelanya judi online di Tanah Air, sampai-sampai nyaris semua kalangan terlibat, mulai dari anak-anak di bawah umur, ibu rumah tangga, polisi, tentara hingga anggota DPR. Bahkan ada seorang polisi wanita di Mojokerto, Jawa Timur, yang membakar mati suaminya yang juga polisi gegara menyalahgunakan keuangan keluarga untuk bermain judi online.

Padahal, gegara pernyataan kontroversial Benny Rhamdani viral, berita soal terlibatnya sejumlah anggota DPR dalam kasus judi online menjadi tenggelam.

Ternyata Benny yang juga politikus Partai Hanura itu cuma ibarat seekor ayam sayur. Tak bertaji. Tak bernyali. Nyalinya langsung ciut saat diperiksa polisi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi Tidur Tak Nyenyak di IKN: Sebuah Refleksi dan Penyebab Umum Gangguan Tidur

Next Post

Secara Resmi Negara Mengumumkan Menu Makanan Jokowi Selama di IKN

fusilat

fusilat

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Secara Resmi Negara Mengumumkan Menu Makanan Jokowi Selama di IKN

Secara Resmi Negara Mengumumkan Menu Makanan Jokowi Selama di IKN

Murid SMPIT Darul Fikri Makassar Menutup Juli dengan Prestasi di Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) dalam Bidang Matematika dan IPA

Murid SMPIT Darul Fikri Makassar Menutup Juli dengan Prestasi di Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) dalam Bidang Matematika dan IPA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...