• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

BRANWIR

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
January 29, 2026
in Aya Aya Wae, Feature
0
BRANWIR
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Branwir adalah sebutan lama atau istilah historis bagi pemadam kebakaran di Indonesia, yang berasal dari bahasa Belanda Brandweer. Branwir berarti pasukan pemadam kebakaran. Tugasnya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan korban, melakukan evakuasi, serta menangani berbagai kondisi darurat lain seperti kecelakaan lalu lintas, penyelamatan hewan, hingga pohon tumbang.

Dalam konteks kebencanaan, istilah “Branwir” kerap digunakan sebagai metafora: pemerintah baru hadir ketika api sudah membesar, ketika bencana sudah terjadi. Fenomena inilah yang kembali mengemuka dalam peristiwa banjir bandang di Tapanuli, Sumatera Utara. Warganet ramai mengkritik lambatnya respons pemerintah dalam penanganan bencana, seolah negara hanya berperan sebagai “pemadam kebakaran”, bukan sebagai institusi yang mampu mencegah kebakaran sejak percikan pertama muncul.

Pemerintah memang kerap dikritik karena responsnya yang dinilai reaktif dalam menghadapi bencana alam. Padahal, dalam manajemen kebencanaan modern, kunci utama bukan sekadar kecepatan penanganan darurat, melainkan keberadaan sistem deteksi dini sebagai fondasi mitigasi risiko.

Sistem deteksi dini memungkinkan pemerintah memberi peringatan awal kepada masyarakat agar evakuasi dan persiapan dapat dilakukan sebelum bencana terjadi. Dengan mekanisme ini, korban jiwa dan kerugian material dapat ditekan secara signifikan.

Namun, di Tapanuli, penerapan sistem deteksi dini masih menghadapi sejumlah kendala. Pertama, keterbatasan infrastruktur. Sistem ini memerlukan sensor hidrologi, jaringan komunikasi, pusat data, dan perangkat analisis yang memadai. Kedua, keterbatasan sumber daya, baik dari sisi anggaran maupun tenaga ahli. Ketiga, rendahnya keterlibatan masyarakat dalam pelaporan kondisi lingkungan dan kesiapsiagaan evakuasi.

Faktor geografis turut memperumit keadaan. Topografi Tapanuli yang didominasi sungai, lembah, dan kawasan perbukitan menyulitkan pemantauan debit air serta prediksi banjir. Di sisi lain, minimnya data historis kebencanaan membuat pengembangan model prediksi menjadi kurang akurat. Semua ini diperparah oleh rendahnya partisipasi publik dalam membangun budaya sadar bencana.

Padahal, sistem deteksi dini hanya dapat berjalan efektif jika ada kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Sayangnya, kerja sama ini kerap tersendat oleh beberapa faktor: lemahnya komunikasi antar-pihak, rendahnya tingkat kepercayaan, perbedaan kepentingan, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya kesadaran kolektif tentang pentingnya mitigasi bencana.

Dalam kasus Tapanuli, hambatan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah rendahnya literasi kebencanaan, diduga turut menyebabkan respons yang tidak optimal di fase awal bencana.

Banjir bandang Tapanuli sendiri sempat viral di media sosial karena dinilai lambat ditangani. Namun, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan tim tanggap darurat. Akses darat menuju Tapanuli dan Sibolga tertutup banjir serta longsor, sehingga distribusi bantuan terpaksa dioptimalkan melalui jalur udara.

Beberapa kecamatan di Tapanuli Tengah — Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Sibabangun, Tapian Nauli, dan Kolang — terdampak cukup parah. Data sementara mencatat lebih dari 1.900 keluarga terdampak, dengan Kecamatan Kolang sebagai wilayah terberat.

Pemerintah juga telah mendirikan sejumlah posko pengungsian, antara lain di Gedung Olahraga Pandan (Tapanuli Tengah), SMP Negeri 5 Parombunan (Kota Sibolga), dan Rumah Sakit Bhayangkara Batang Toru.

Ke depan, penanganan bencana harus bergerak melampaui pendekatan “Branwir”. Negara tidak boleh hanya hadir sebagai pemadam kebakaran. Negara harus tumbuh sebagai arsitek sistem deteksi dini, perencana mitigasi, dan penggerak kesadaran publik.

Sebab mencegah selalu lebih mulia, lebih murah, dan lebih manusiawi daripada sekadar memadamkan.

Memang, dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas untuk mewujudkannya.

(Penulis: Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PERANG ADALAH STRATEGI GEOPOLITIK AMERIKA SERIKAT UNTUK MEMPERTAHANKAN HEGEMONI

Next Post

Es Gabus, Aparat, dan Standar Ganda dalam Negeri yang Mudah Curiga pada Rakyat Kecil

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Es Gabus, Aparat, dan Standar Ganda dalam Negeri yang Mudah Curiga pada Rakyat Kecil

Es Gabus, Aparat, dan Standar Ganda dalam Negeri yang Mudah Curiga pada Rakyat Kecil

Pemerasan Sebagai Delik Formil : Dari Metus Romawi hingga Kekeliruan Penegakan Hukum

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...