• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Cara Prabowo Mencemoohkan Esemka

Ali Syarief by Ali Syarief
October 21, 2025
in Feature, Tekhnologi
0
Cara Prabowo Mencemoohkan Esemka
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Tepat satu tahun pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan langkah simbolik yang khas: teatrikal, nasionalistik, sekaligus penuh pesan terselubung. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/10/2025), Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri—sebuah proyek yang disebutnya sebagai “jip buatan Indonesia.” Nama yang kemudian muncul di panggung publik adalah Maung, kendaraan hasil karya PT Pindad (Persero), yang kini bahkan telah menjadi mobil dinas resmi Presiden.

Pernyataan Prabowo bukan sekadar soal produksi otomotif nasional. Ia sedang berbicara kepada dua lapis audiens sekaligus: rakyat Indonesia yang haus akan kebanggaan, dan para elite yang terbiasa hidup dalam kemewahan simbolik. Ketika Prabowo berkata, “Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu,” lalu disambut tawa para menterinya, sesungguhnya ia sedang mencemooh sebuah esemasi—yakni gaya hidup birokrasi yang senang menampilkan status, bukan fungsi.

Maung, bagi Prabowo, bukan hanya kendaraan, melainkan metafora. Ia adalah perlawanan terhadap mental importir dan kolonialisme mental yang masih mendarah daging di lingkar kekuasaan. Dengan mewajibkan para menteri memakai Maung, Prabowo sedang menguji loyalitas simbolik mereka: apakah mereka siap menanggalkan gengsi mobil mewah buatan Eropa dan berganti ke mobil karya anak negeri? Dalam konteks ini, kelakar Prabowo bukan sekadar gurauan, melainkan sindiran keras yang dibungkus tawa.

Namun di balik retorika nasionalisme itu, ada juga aroma ironi. Mobil Maung yang diangkat sebagai kebanggaan nasional sesungguhnya belum sepenuhnya “lahir” dari rahim industri dalam negeri. Banyak komponennya masih hasil kolaborasi luar negeri, dan kemampuan produksinya terbatas. Artinya, proyek ini masih berada di tahap simbol, bukan substansi. Ketika Prabowo berkata, “Belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis,” ia seolah ingin mengantisipasi kritik itu lebih dulu. Ia sadar, simbol lebih cepat menggugah emosi rakyat ketimbang hasil nyata yang membutuhkan waktu panjang.

Jika dibandingkan dengan proyek Mobil Timor di era Soeharto, langkah Prabowo tampak lebih berhati-hati. Mobil Timor dulu digembar-gemborkan sebagai mobil nasional, padahal sejatinya merupakan KIA Sephia asal Korea yang hanya diganti emblem. Kini, Prabowo tampak berusaha menciptakan simbol yang lebih “berakar”—tidak langsung mengeklaim mobil nasional, melainkan “mobil buatan Indonesia.” Perbedaan semantik ini penting. Ia menunjukkan bahwa Prabowo paham politik simbolik: bahwa rakyat lebih mudah percaya pada narasi perjuangan ketimbang pengakuan hasil.

Di sinilah keahlian Prabowo bermain: menciptakan narasi heroik yang mudah dicerna. Ia tampil sebagai pemimpin yang “berani memulai,” bukan sekadar “menyelesaikan.” Ia paham bahwa dalam politik modern, imajinasi lebih penting daripada realisasi—asal imajinasi itu bisa dikemas dengan gaya strong leader yang konsisten ia tampilkan.

Namun, apakah ini hanya pencitraan? Tidak sesederhana itu. Prabowo tahu bahwa simbol bisa menjadi energi politik. Dengan menghidupkan kembali mimpi lama tentang kendaraan nasional, ia sedang menanamkan rasa percaya diri kolektif—bahwa Indonesia bisa mandiri, meski baru tahap rintisan. Tapi di saat yang sama, ia juga mengukuhkan narasi personalnya sebagai sosok yang berani menantang “kemapanan impor.”

Peluncuran Maung bukan hanya soal kendaraan militer atau sipil. Ia adalah panggung bagi Prabowo untuk mencemooh esemasi—yakni obsesi berlebihan pada citra modernitas impor. Dalam dunia politik yang dikuasai simbol dan persepsi, langkah ini bisa terbaca sebagai mockery terhadap elite yang kehilangan keindonesiaannya sendiri.

Maka ketika Maung meluncur di jalan, ia bukan sekadar kendaraan. Ia adalah pesan yang melaju: bahwa di bawah Prabowo, nasionalisme harus tampak gagah, bahkan kalau itu baru sebatas penampilan. Dan mungkin, di situlah paradoks Prabowo yang paling menarik—antara retorika kebanggaan dan realitas yang masih penuh tambalan.


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sertu Riza Pahlivi Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Penganiayaan Pelajar SMP Hingga Tewas

Next Post

“Gerakan Tambahan” ala Bahlil: Seni Menjinakkan Beringin

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Golkar: Pengumuman Susunan Pengurus DPP yang Baru

“Gerakan Tambahan” ala Bahlil: Seni Menjinakkan Beringin

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

SETAHUN SEHARI KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO: BERANI ATAU SEKADAR JANJI?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist