• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Gerakan Tambahan” ala Bahlil: Seni Menjinakkan Beringin

Ali Syarief by Ali Syarief
October 21, 2025
in Feature, Politik
0
Golkar: Pengumuman Susunan Pengurus DPP yang Baru

Istimewa Detik

Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di panggung tasyakuran ulang tahun ke-61 Partai Golkar, Bahlil Lahadalia bicara dengan gaya khasnya: ringan tapi penuh kode. “Kalau belum bisa memberikan yang solid, minimal jangan buat gerakan tambahan,” ujarnya sambil menatap para kader di kantor DPP Partai Golkar. Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tapi di tubuh Golkar, tak ada ucapan yang betul-betul sederhana.

“Gerakan tambahan” adalah istilah yang lahir dari pengalaman panjang partai tua ini menghadapi intrik internal. Di Golkar, setiap tepukan bahu bisa berarti lobi, setiap senyum bisa jadi sinyal faksi. Maka, ucapan Bahlil itu sejatinya bukan sekadar imbauan menjaga kekompakan, melainkan alarm dini bagi mereka yang mulai “bergerak sendiri”.

Bahlil tahu betul medan yang ia masuki. Ia bukan kader lama yang tumbuh dari akar beringin—bukan anak AMPI, bukan alumnus Kosgoro, bukan pula hasil perkaderan tradisional yang penuh intrik musyawarah. Ia datang dari luar, dari dunia birokrasi dan bisnis, dan kini diberi mandat memimpin partai yang hidup dari jaringan dan loyalitas. Di Golkar, loyalitas adalah mata uang yang kursnya bisa berubah setiap kali kekuasaan berganti.

Maka ketika ia mengingatkan agar tak ada “gerakan tambahan”, sesungguhnya ia sedang berbicara pada dua jenis kader: mereka yang masih setia pada bayangan Airlangga Hartarto, dan mereka yang sedang menakar peluang politik di bawah kepemimpinannya. Kalimat itu adalah pagar simbolik — upaya mencegah kebun beringin itu tumbuh liar tanpa arah.

Golkar, sejak Orde Baru, memang terbiasa hidup dalam “kekompakan yang terkontrol”. Di masa lalu, kontrol itu datang dari pusat kekuasaan bernama Soeharto. Kini, kontrol itu hendak dibangun ulang oleh Bahlil lewat gaya manajemen yang lebih teknokratik: disiplin, efisien, dan tanpa banyak sentimentalitas ideologis. Ia ingin menjadikan Golkar seperti perusahaan besar yang taat struktur, bukan arena tawar-menawar antarfaksi.

Namun mengelola Golkar bukan seperti mengelola kementerian. Di partai ini, semua orang punya sejarah, semua kursi punya cerita. Para politisi senior yang pernah merasakan panasnya kursi DPP tak akan mudah diarahkan hanya dengan kata “soliditas”. Mereka terbiasa hidup dalam “gerakan tambahan” — sebab justru dari gerakan tambahan itulah posisi tawar mereka tumbuh.

Ironisnya, Bahlil sendiri naik karena gerakan semacam itu: manuver politik yang gesit, komunikasi dua arah dengan lingkar kekuasaan, dan kemampuan membaca arah angin. Ia kini harus menertibkan hal yang dulu menjadi bahan bakar kariernya sendiri.

Di usia ke-61, Golkar ibarat pohon tua yang masih rindang tapi akarnya mulai menjalar ke mana-mana. Bahlil berusaha memangkas ranting liar agar partai itu tampak teratur, tapi setiap pangkasan bisa memunculkan luka. Ia tahu, partai ini tidak bisa dimatikan dengan disiplin, melainkan dihidupkan dengan seni mengelola perbedaan.

“Gerakan tambahan” mungkin terdengar seperti peringatan keras, tapi sejatinya itu adalah bentuk kegelisahan seorang ketua baru: bagaimana menjaga pohon besar agar tetap tegak di tengah badai ambisi.

Dan seperti pepatah lama di tubuh beringin, tak ada yang benar-benar diam di Golkar — mereka hanya menunggu waktu untuk bergerak lagi. Dengan atau tanpa tambahan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Prabowo Mencemoohkan Esemka

Next Post

SETAHUN SEHARI KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO: BERANI ATAU SEKADAR JANJI?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak
Birokrasi

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Next Post
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

SETAHUN SEHARI KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO: BERANI ATAU SEKADAR JANJI?

Duet Prabowo~Purbaya – Menenggelamkan Lembaga Survey dan Buzzers

Duet Prabowo~Purbaya - Menenggelamkan Lembaga Survey dan Buzzers

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist