• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Lingkungan Hidup

Dianggap Merusak Lingkungan, Jembatan Gantung Terpanjang Dunia di EAL Bogor, Disegel Gubernur Jabar

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
March 9, 2025
in Lingkungan Hidup, News
0
Dianggap Merusak Lingkungan, Jembatan Gantung Terpanjang Dunia di EAL Bogor, Disegel Gubernur Jabar
Share on FacebookShare on Twitter

Puncak Bogor – FusilatNews – Jembatan gantung sepanjang 530 meter yang merupakan bagian dari proyek ekowisata Eiger Adventure Land (EAL) di Megamendung, Kabupaten Bogor, resmi disegel oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Kamis (6/2/2025).

Jembatan ini sebelumnya diklaim sebagai yang terpanjang di dunia, mengungguli jembatan di Arouca, Portugal, yang memiliki panjang 516 meter. Rencananya, jembatan ini akan menjadi ikon wisata alam yang menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Alasan Penyegelan Jembatan Gantung di EAL Bogor

Belakangan, terungkap bahwa penyegelan ini dilakukan karena adanya pelanggaran regulasi lingkungan yang menyebabkan kerusakan ekosistem di kawasan Puncak Bogor. Saat meninjau lokasi, Dedi Mulyadi bahkan tak kuasa menahan tangis melihat dampak alih fungsi lahan yang memicu bencana lingkungan.

“Lah, itu sudah ada bangunan ya (jembatan gantung), itu yang paling melanggar. Lihat itu, terbelah sampai longsor,” ujarnya sambil menunjuk lokasi wisata jembatan di EAL. Ia menegaskan bahwa pembangunan di kawasan tersebut telah mengganggu keseimbangan alam.

“Nggak boleh harusnya ini (dibangun wisata jembatan). Tempatnya memang bagus, tapi ada yang terganggu (warga jadi korban). Masak alam kayak gini aja diganggu,” tambahnya.

Kilas Balik Pembangunan Eiger Adventure Land Bogor

Proyek Eiger Adventure Land dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp 800 miliar di atas lahan seluas 325 hektar di kaki Gunung Gede Pangrango. Dengan klaim sebagai ekowisata berstandar internasional, kawasan ini menawarkan berbagai fasilitas, termasuk jembatan gantung, kereta gantung, forest adventure, dan perkampungan tradisional.

Pada awalnya, proyek ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta pemerintah daerah. Bahkan, peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Sabtu (23/10/2021) dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil.

Pengelola proyek mengklaim telah memenuhi perizinan ketat dari KLHK, dengan hanya 1,75 persen dari total lahan yang dijadikan area terbangun. Selain itu, mereka juga mengupayakan konservasi dengan menanam pohon endemik dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Namun, seiring berjalannya waktu, pembangunan EAL justru memicu kekhawatiran terkait alih fungsi lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Proyek ini dituding sebagai salah satu penyebab longsor dan banjir di kawasan Puncak.

Sejumlah pihak menilai pembangunan ini tidak lagi sejalan dengan prinsip ekowisata, yang seharusnya menjaga keseimbangan alam. Pemerintah pun mengambil langkah tegas dengan menyegel kawasan wisata Eiger Adventure Land.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, menegaskan bahwa proyek yang terbukti melanggar aturan lingkungan harus dihentikan. Akibatnya, pengelola EAL diminta membongkar sendiri fasilitas yang telah dibangun, karena dianggap tidak sesuai dengan regulasi lingkungan.

Dengan penyegelan ini, masa depan wisata jembatan gantung terpanjang dunia di EAL kini berada di ujung tanduk.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengabdian di Tengah Ketidakadilan: Potret Guru Honorer Di Gaji Rp300 Ribu/Bulan

Next Post

KEREN, BERAS SPHP BULOG ADA LAGI

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan
Crime

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026
Feature

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Next Post
500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum

KEREN, BERAS SPHP BULOG ADA LAGI

Pemerintah RI Janjikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

Pemerintah RI Janjikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist