• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dijual Kursi Ketua Umum PPP!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 31, 2025
in Feature, Politik
0
Pengakuan Jujur Menteri Pertanian
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – “Tak berminat,” kata Dudung Abdurachman singkat.

“Tak sanggup,” kata Saifullah Yusuf dengan nada kecut.

“Jokowi terlalu besar untuk PPP,” kata sejumlah pengamat politik.

Kini, calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengerucut ke Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian itu.

PPP memang “not marketable”, “ora kemedol” alias tidak laku. Elite-elitenya sudah mencoba menawar-nawarkan kursi ketua umum, tapi mungkin hanya Amran Sulaiman yang mau. Itu pun belum ada pernyataan resmi dari pria asal Sulawesi Selatan itu.

Yang ada justru spekulasi bahwa Amran adalah orangnya Andi Syamsuddin Arsyad, pengusaha yang akrab disapa Haji Isam. Melalui Andi Amran itulah diduga Haji Isam hendak mengakuisisi PPP.

Spekulasi lain, Haji Isam adalah orangnya Jokowi, sehingga melalui Haji Isam-lah Presiden ke-7 RI itu ditengarai hendak mengakuisisi PPP.

Sebagai politikus, Jokowi memang sedang butuh partai politik sebagai kendaraan aktivitasnya. Apalagi setelah upayanya mengakuisisi Partai Golkar dan PDI Perjuangan gagal total. Beringin terlalu kuat untuk ditumbangkan. Banteng terlalu perkasa untuk ditaklukkan.

Selain PPP, Jokowi juga berpeluang mengambil alih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari tangan anak bungsunya, Kaesang Pangarep.

PSI akan menggelar kongres Juli nanti di Solo, Jawa Tengah. Sedangkan PPP akan menggelar muktamar, Agustus atau September mendatang entah di mana.

Kaesang dipastikan tidak akan maju lagi sebagai calon ketua umum jika ayahandanya, Jokowi dipastikan maju. Sayangnya, PSI yang gagal lolos ke Senayan pada Pemilu 2024 lalu juga dianggap terlalu kecil buat Jokowi.

Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono juga dipastikan tidak maju lagi setelah gagal mempertahankan keberadaan PPP di DPR hasil Pemilu 2024 lalu.

Mengapa PPP seperti tidak diminati?

Pertama, karena dalam sejarah perpolitikan Indonesia tak pernah ada parpol yang setelah terlempar dari Senayan bisa kembali lagi ke Senayan.

Kedua, PPP yang selalu mengklaim sebagai partai warisan ulama kini sudah ditinggalkan oleh ulama. Gegaranya, saat menjabat Ketua Umum PPP, Soeharso Monoarfa mengeluarkan pernyataan yang menyinggung marwah ulama.

Ketiga, sebagai partai Islam, PPP sudah terlanjur dikonotasikan sebagai partai yang tidak pro-pemberantasan korupsi. Pasalnya, dua ketua umum PPP terlibat korupsi saat menjabat. Keduanya adalah Suryadharma Ali dan M Romahurmuziy.

Keempat, ceruk suara PPP sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berbasis di Nahdatul Ulama (NU) di dua wilayah yang sama: Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ceruk suara PPP sudah banyak diambil PKB.

Sampai-sampai Dudung Abdurachman, bekas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu pun tak berminat terhadap PPP. Apalagi Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional itu hingga kini belum tertarik untuk terjun ke dunia politik praktis.

Adapun Saifullah Yusuf, Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul, mengaku tak sanggup membagi waktu buat PPP ketika kini dirinya juga menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Kini, harapan PPP mengerucut pada Amran Sulaiman. Itu pun belum tentu Mentan itu mau!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menyoal Keaslian Ijazah Joko Widodo: Perspektif Hukum Acara Pidana

Next Post

Kabid Kelautan dan Perikanan Papua Barat Daya Diduga Lecehkan Wartawati, Wilson Lalengke Desak Pejabat Tersebut Mengundurkan Diri

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Kabid Kelautan dan Perikanan Papua Barat Daya Diduga Lecehkan Wartawati, Wilson Lalengke Desak Pejabat Tersebut Mengundurkan Diri

Kabid Kelautan dan Perikanan Papua Barat Daya Diduga Lecehkan Wartawati, Wilson Lalengke Desak Pejabat Tersebut Mengundurkan Diri

Penjelasan Dokter Terkait Bahaya Risiko Ibu dan Bayi pada Kehamilan Usia Muda

Penjelasan Dokter Terkait Bahaya Risiko Ibu dan Bayi pada Kehamilan Usia Muda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...