• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Diplomasi di era modern

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han by Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han
April 3, 2023
in Feature
0
Makna berpuasa dirasakan kebaikkannya bagi lingkungan sosial
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han – Intelektual Bela Negara

Kehidupan manusia terus berkembang semakin modern dengan mengedepankan hak azasi manusia (HAM). Setiap manusia memiliki ruang atau wilayah pribadi yang tidak boleh dimasuki tanpa seizin dari setiap individu. Ini dimaksudkan sebagai penghargaan kepada setiap manusia bahwa dijamin hak dasar hidup sesuai kehendaknya. Untuk itu maka setiap negara di dunia berupaya untuk melindungi seluruh rakyatnya dari berbagai ancaman, gangguan yang menakutkan dan melemahkan. Sejatinya hari ini sudah tidak ada lagi manusia yang hidup dalam ketakutan dan kecemasan tinggi akibat perang, kejahatan dan lain-lain.

Pada pembukaan UUD 1945 tertulis “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
Di era modern saat ini, semangat seluruh negara-negara di dunia untuk mewujudkan perdamaian dunia dapat dilakukan dengan berbagai bentuk diplomasi dengan seni, budaya, pendidikan, persahabatan dan olahraga. Diplomasi tidak semata harus dilaksanakan di ruang-ruang formil yang justru sering memunculkan ketegangan seperti di ruang sidang PBB dan sejenisnya tapi juga di ruang- ruang terbuka yang lebih hangat.

Contoh, beberapa waktu lalu Indonesia diputuskan akan menjadi tuan rumah sepak bola U-20 yang salah satu negara pesertanya adalah Israel. Namun disayangkan, karena terjadi pro dan kontra yang begitu keras di tanah air akhirnya batal giat akbar tersebut dilaksanakan di Indonesia. Jika tidak dibatalkan tentu memberi keuntungan ekstra bagi Indonesia, mengingat Israel adalah musuh Palestina harapannya berteman dengan Israel akan membuka peluang pertemanan antara Israel dan Palestina juga. Ini momen yang sangat baik, selain mendapat keuntungan bahwa timnas U-20 semakin percaya diri tampil di panggung internasional, juga memberi image positif bagi Indonesia di mata dunia bahwa Indonesia dianggap mampu sebagai jembatan perdamaian antara negara yang berperang selain tentunya dampak ekonomi lainnya.

Kehidupan harus berubah lebih baik, seorang ilmuwan asal Jerman Albert Einsten berkata “bagaimana mendapatkan hasil berbeda dengan cara yang sama” (terus memusuhi Israel yang menjajah Palestina).

Bangsa Indonesia harus berterimakasih kepada Palestina, selain sebagai bangsa mayoritas muslim seperti Indonesia, juga sebagai negara pertama di dunia yang mengakui Indonesia menjadi sebuah negara. Secara psikologi tentu memiliki hubungan erat, namun sejatinya dapat turut serta menghentikan perang antara Israel-Palestina, dengan cara membangun persahabatan lewat olahraga ini.

Sangat disayangkan momentum seperti ini tidak disikapi dengan bijak oleh bangsa Indonesia, belum tentu dalam waktu dekat hal seperti ini akan terjadi lagi sejatinya pemerintah Indonesia harus tegas jika sesuai konstitusi tidak perlu ragu dan bingung. Berbicara tentang hubungan antar negara, tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena masing- masing negara harus lebih dulu menyesuaikan diri masing-masing sebelum berlanjut pada kesepakatan- kesepakatan yang menguntungkan.

Terlewat sudah momen itu, yang paling terdampak adalah generasi muda Indonesia yang sedang semangat berprestasi di bidang olahraga dapat tampil di panggung dunia membentuk karakter percaya diri yang baik dalam berkarya untuk menorehkan tinta emas bagi Indonesia di panggung internasional.

Pentingnya masyarakat Indonesia memahami dengan baik konstitusi, agar hal- hal seperti ini tidak terjadi lagi. Diplomasi yang baik dilakukan dengan berbagai cara selama dalam alur yang baik berdampak pada kualitas sumber daya manusia Indonesia terus meningkat baik dan itu sangat dibutuhkan bagi kemajuan Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menaker Dinilai Lebih Kejam dari Pinjol

Next Post

Politik dan Potensi Pembalasan Pendukung Bola

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Politik dan Potensi Pembalasan Pendukung Bola

Politik dan Potensi Pembalasan Pendukung Bola

Koalisi Antikorupsi Minta KPK Cegah dan Desak Presiden Copot Wamenkumham!

Koalisi Antikorupsi Minta KPK Cegah dan Desak Presiden Copot Wamenkumham!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist