• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

DPR Membisu: Diam Adalah Emas, Tapi Bukan untuk Penegakan Hukum!

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 26, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Rapat Paripurna DPR RI Resmi Sahkan RUU Kesehatan Menjadi UU
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP

Di bawah kubah megah Senayan, tempat para wakil rakyat berkantor, gema pengawasan terhadap aparat penegak hukum perlahan memudar. Komisi III DPR RI, yang semestinya menjadi garda depan dalam mengawal supremasi hukum, kini justru seperti terbius oleh keheningan. Tidak ada gebrakan, tak terdengar suara lantang. Semua tampak nyaman dalam diam yang ganjil.

Padahal, ada suara rakyat—meski hanya segelintir—yang berseru tentang keadilan, tentang kepastian hukum yang mulai tergelincir. Suara yang bukan sekadar kritik, melainkan jeritan nurani terhadap tumpulnya penegakan hukum, terutama saat berhadapan dengan kekuasaan. Namun malang, suara-suara itu justru dibungkam, dicurigai, dan bahkan diancam dipidana. Ironi hukum menjadi sempurna ketika aparat penyidik bergerak cepat, bukan untuk menegakkan keadilan, melainkan membentengi satu nama: Jokowi.

Laporan Presiden Joko Widodo terhadap seorang warga sipil yang mempertanyakan keabsahan ijazahnya kini menjelma menjadi ujian moral dan intelektual bagi negara hukum kita. Tak ada satupun dalil hukum yang bisa menjelaskan urgensi laporan tersebut diproses—kecuali bila logika hukum sudah digantikan oleh kalkulasi kekuasaan.

Lantas, di manakah para wakil rakyat? Mengapa tak ada satu pun dari mereka yang bersuara membela prinsip keadilan? Apakah karena mereka semua merasa nyaman dalam pelukan kekuasaan? Atau barangkali, dan ini menyedihkan, mereka menyimpan kekhawatiran yang sama: takut terseret jika tabir kebenaran disingkap?

Pertanyaan ini mengarah pada satu kemungkinan yang patut dikaji: jangan-jangan ada banyak dari mereka yang juga menyimpan rahasia kelam serupa—penggunaan ijazah palsu. Maka demi menyelamatkan diri, mereka memilih diam, bersembunyi di balik pepatah “diam adalah emas”. Dalam konteks ini, diam bukan lagi tindakan bijak, melainkan bentuk paling nyata dari kemunafikan kolektif.

Dan bagi mereka yang merasa memiliki ijazah asli, mungkin angin kekuasaan sudah terlampau deras menembus nalar dan integritasnya. Atau jangan-jangan, ijazah asli tak menjamin keberanian untuk membela konstitusi?

Negara hukum tidak lahir dari diam, apalagi dari takut. Ia lahir dari keberanian berpikir, bertindak, dan melawan ketidakadilan. Sayangnya, hari ini kita sedang menyaksikan DPR yang gagal menjadi wakil rakyat. Mereka lebih menyerupai pengamat pasif dari sebuah panggung kekuasaan yang makin sewenang-wenang.

Jika parlemen tak lagi bicara, maka rakyatlah yang harus bersuara. Sebab jika diam terus jadi pilihan, maka tak lama lagi, hukum akan tinggal sebagai aksesoris belaka—indah di atas kertas, tapi nihil dalam kenyataan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kawasan Balai Kota Bandung, Dipadati Bobotoh Sedang Rayakan Persib Juara Liga I

Next Post

Berpolitik – Membeli Kuasa, Menjual Amanah

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Next Post
Puan Perempuan Pertama Warga Kehormatan Marinir, Kok Bisa?

Berpolitik - Membeli Kuasa, Menjual Amanah

Nasir Djamil Desak Penyelesaian Restorative Justice untuk 15 Mahasiswa Trisakti yang Jadi Tersangka Demo Ricuh

Nasir Djamil Desak Penyelesaian Restorative Justice untuk 15 Mahasiswa Trisakti yang Jadi Tersangka Demo Ricuh

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...