Bandung – Fusilatnews – Lautan biru memadati kawasan Balai Kota Bandung, Sabtu (24/5/2025) malam hingga Ahad (25/5/2025) pagi. Ribuan Bobotoh, sebutan untuk suporter fanatik Persib Bandung, tumpah ruah merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menjadi juara Liga 1 BRI Indonesia musim 2024/2025.
Para Bobotoh datang dari berbagai penjuru Jawa Barat, bahkan luar provinsi. Sejak dini hari, mereka sudah berkumpul di Jalan Wastukencana, Kota Bandung, untuk bersiap mengikuti konvoi perayaan kemenangan. Rute konvoi dimulai dari Balai Kota Bandung, melintasi Jalan Sulanjana, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Diponegoro, hingga berakhir di Jalan Cilamaya dan kawasan Gedung Sate.
Konvoi ini menjadi pesta rakyat yang penuh semangat, sorak sorai, nyanyian khas Bobotoh, serta lautan bendera dan flare biru-putih. Acara perayaan di Gedung Sate dijadwalkan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, melibatkan hiburan musik, sambutan dari para pemain dan ofisial Persib, serta sesi foto bersama trofi juara.
Di antara ribuan Bobotoh, hadir pula Iqbal (14 tahun), remaja asal Cileunyi yang datang bersama keluarganya. Meski belum pernah menonton langsung di stadion, kecintaannya pada Persib tumbuh sejak kecil.
“Yang kenalin papah,” ujarnya singkat namun penuh bangga. Ia menyebut Tyronne del Pino, penyerang asal Spanyol yang menjadi andalan Persib musim ini, sebagai pemain favoritnya.
Keberhasilan Persib Bandung musim ini menambah koleksi gelar mereka menjadi empat kali juara liga, setelah sebelumnya meraih trofi pada edisi 1994/1995 (Liga Indonesia I), 2014 (ISL), dan 2023 (Liga 1).
Persib memastikan gelar juara usai mengalahkan Bali United di partai final Championship Series Liga 1 BRI 2024/2025 dengan agregat skor 6-1. Di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak, Maung Bandung tampil konsisten sepanjang musim dengan skuad solid yang memadukan pemain muda, bintang asing, dan para senior berpengalaman seperti Marc Klok, Nick Kuipers, dan David da Silva.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi warga Bandung, tapi juga seluruh masyarakat Jawa Barat yang menjadikan Persib sebagai simbol identitas dan kebersamaan.


























