• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

‘Embrio’ Manusia yang Dikembangkan di Laboratorium Menawarkan Harapan Penelitian Baru

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 12, 2023
in Feature, News
0
‘Embrio’ Manusia yang Dikembangkan di Laboratorium Menawarkan Harapan Penelitian Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Sara HUSSEIN

BANGKOK, Para ilmuwan telah mengembangkan struktur mirip embrio manusia tanpa menggunakan sperma, sel telur atau pembuahan, sehingga menawarkan harapan bagi penelitian mengenai keguguran dan cacat lahir, namun juga meningkatkan kekhawatiran etika baru.

Awal tahun ini, beberapa laboratorium di seluruh dunia merilis penelitian pra-cetak yang menjelaskan perkembangan struktur awal mirip embrio manusia.

Penelitian tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat, namun kini penelitian yang dilakukan oleh sebuah kelompok telah dipublikasikan di jurnal Nature, yang menjelaskan bagaimana mereka membujuk sel induk embrionik manusia untuk mengatur dirinya sendiri menjadi model yang menyerupai embrio awal.

Penelitian ini disambut baik oleh beberapa ilmuwan sebagai kemajuan “mengesankan” yang dapat membantu mengungkap rahasia tentang tahap awal kehamilan yang berbahaya, ketika kegagalan adalah hal yang paling umum terjadi.

Namun penelitian ini akan memperbaharui perdebatan mengenai perlunya aturan etika yang lebih jelas dalam pengembangan model embrio manusia yang dikembangkan di laboratorium.

Para peneliti, yang dipimpin oleh ilmuwan Palestina Jacob Hanna di Weizmann Institute di Israel, memanfaatkan kekuatan sel induk embrionik, yang dapat menjadi jenis sel apa pun.

Mereka menghasilkan model embrio yang berumur hingga 14 hari, yang merupakan batas hukum untuk penelitian semacam itu di banyak negara, dan merupakan titik di mana organ seperti otak mulai berkembang.

Para peneliti mengatakan pekerjaan mereka berbeda dari tim lain karena menggunakan sel induk embrionik yang dimodifikasi secara kimia dan bukan secara genetik dan menghasilkan model yang lebih mirip embrio manusia asli, lengkap dengan kantung kuning telur dan rongga ketuban.

Kesamaan ini dapat menjadikan model ini lebih berguna untuk penelitian mengenai kondisi seperti keguguran, cacat lahir, dan infertilitas, kata James Briscoe dari Francis Crick Institute Inggris.

Model tersebut “tampaknya menghasilkan semua jenis sel berbeda yang membentuk jaringan pada tahap awal perkembangan,” kata Briscoe, pemimpin kelompok utama dan direktur penelitian di badan amal penelitian biomedis.

Penelitian ini “merupakan sebuah langkah untuk membuka jendela mengenai periode perkembangan manusia di mana banyak kehamilan gagal dan sangat sulit untuk dipelajari hingga saat ini.”

Baik peneliti maupun ilmuwan yang tidak terlibat dalam penelitian ini menekankan bahwa model tersebut tidak boleh dianggap sebagai embrio manusia.

Strukturnya “sangat mirip, tetapi tidak identik, dengan situasi di dalam rahim”, catat penelitian tersebut.

Tingkat keberhasilan dalam menghasilkan model juga rendah, dengan sel induk yang terorganisir dengan benar hanya dalam persentase kecil.

Namun, penelitian dan penelitian terbaru lainnya menunjukkan “bahwa model embrio manusia semakin canggih dan mendekati peristiwa yang terjadi selama perkembangan normal,” kata Darius Widera, pakar biologi sel induk di Universitas Reading, Inggris.

Pekerjaan ini menyoroti “bahwa kerangka peraturan yang kuat lebih dibutuhkan dibandingkan sebelumnya”, tambahnya.

Di Inggris, Universitas Cambridge telah mulai mengembangkan kerangka tata kelola pertama untuk model embrio manusia berbasis sel induk.

Penelitian Weizmann Institute tidak melibatkan pemindahan model ke dalam rahim manusia atau hewan, atau mengembangkan struktur lebih dari 14 hari.

© 2023 AFP

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PBB: Enam Miliar Ton Pasir Diekstraksi dari Lautan Dunia Setiap Tahunnya

Next Post

KPU :Tak Ada Aturan Dilanggar Terkait Sosok Bacawapres Ganjar Tampil Dalam Video Adzan di RCTI

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Simalakama Teddy Wijaya

May 3, 2026
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Next Post
KPU :Tak Ada Aturan Dilanggar Terkait Sosok Bacawapres Ganjar Tampil Dalam Video Adzan di RCTI

KPU :Tak Ada Aturan Dilanggar Terkait Sosok Bacawapres Ganjar Tampil Dalam Video Adzan di RCTI

LBP: Golkar Seperti Sedang Jual Diri ke Mana-mana

LBP : "Akan Ku Buldozer Kau"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Simalakama Teddy Wijaya

by Karyudi Sutajah Putra
May 3, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta – Bukan Amien Rais namanya jika memilih diam....

Read more
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Teddy, Gay, dan Luth

May 2, 2026
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Simalakama Teddy Wijaya

Simalakama Teddy Wijaya

May 3, 2026
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Simalakama Teddy Wijaya

Simalakama Teddy Wijaya

May 3, 2026
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist