• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Resistensi Terhadap Oposisi Ganjar Sinyal Kuat Prabowo Tak Siap Pimpin Pemerintahan Demokratis

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 14, 2024
in News
0
Resistensi Terhadap Oposisi Ganjar Sinyal Kuat Prabowo Tak Siap Pimpin Pemerintahan Demokratis
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Petrus Selestinus SH

Jakarta – Pernyataan Prabowo Subianto yang berisi permintaan agar pihak-pihak yang tidak mau diajak kerja sama, jangan mengganggu pemerintahannya kelak, dan kepada yang mau menonton di pinggir jalan, jadilah penonton yang baik, merupakan sinyal kuat Prabowo tidak siap mempimpin pemerintahan ke depan dengan cara demokratis dan konstitusional.

Yang jadi soal adalah pernyataan Prabowo itu dinyatakan beberapa saat kemudian setelah Ganjar Pranowo mendeklarasikan diri menjadi oposisi dan diperkuat oleh pernyataan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP bahwa Ganjar menjadi oposisi merupakan cerminan sikap PDIP. Artinya, PDIP akan beroposisi terhadap pemerintahan hasil Pemilu 2024.

Karena itu, apa pun alasannya pernyataan Prabowo “jangan ganggu pemerintahannya nanti”, menjadi kontraproduktif karena memperlihatkan watak arogan, antidemokrasi dan otoriter demi menutup-nutupi kerusakan yang ditimbulkan oleh proses Pemilu 2024 yang cacat hukum, etika dan moral yang hingga kini masih disoal publik.

Oposisi Ganjar Diapresiasi

Kita patut mengapresiasi sikap tegas Ganjar tentang posisi politik yang diambil pasca-Pilpres 2024, yaitu berada di luar dan menjadi oposisi terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Mengapa diapresiasi, karena di tengah mayoritas politisi yang obral murah harga diri partai politik dan kepentingannya dan hanya mau menjadi loyalis pemerintahan hasil Pemilu 2024, Ganjar dan PDIP memilih jalan oposisi.

Pernyataan Ganjar yang ingin beroposisi tentu tidak bermaksud mendahului hasil akhir proses sengketa Perbuatan Melawan Hukum dan Tindakan Faktual KPU (Komisi Pemilihan Umum) dalam Pilpres 2024 yang sedang digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, dan pengadilan lain, sehingga otomatis menempatkan status capres-cawapres, Prabowo-Gibran menjadi “objek sengketa” di pengadilan.

Kesiapan menjadi oposisi yang didrklarasikan langsung oleh Ganjar merupakan sikap ksatria demi menjaga kohesivitas sosial masyarakat, khususnya para relawan yang masih setia kepada perjuangan Ganjar dan PDIP demi memperbaiki kondisi negara yang sedang rusak parah.

Karena itu, seluruh elemen relawan khususnya relawan Ganjar-Mahfud diharapkan untuk menggabungkan diri atau membentuk barisan oposisi bersama demi memperkuat peran oposisi yang bakal dilakukan oleh beberapa partai politik seperti PDIP dan partai politik lain di DPR nanti.

Perlu Oposisi Garis Keras

Dengan tetap memperhatikan kerusakan yang ditimbulkan selama proses Pemilu 2024 dan dampaknya pada kemerosotan dan kerusakan sistem demokrasi, kedaulatan rakyat dan konstitusi, maka diperlukan oposisi yang kuat dan bahkan kalau perlu oposisi “garis keras”.

Perlunya oposisi yang kuat dan beraliran “garis keras” di dalam dan di luar parlemen, karena realitas politik menunjukjan watak dan perilaku pragmatisme telah mengidap di hampir seluruh partai politik, bahkan tanpa malu-malu meminta-minta jatah atau ditawarkan jatah kursi di kabinet asal mau jadi loyalis pemerintah.

Oleh karena itu, sangat diperlukan oposisi “garis keras” terhadap pemerintahan ke depan, karena bagaimana pun pemerintahan hasil Pemilu 2024 berada di atas puing-puing kehancuran sistem demokrasi dan konstitisi yang diciptakan melalui kepemimpinan Presiden Jokowi yang sarat dengan politik.dinasti, nepotisme dan kroniisme

Nepotisme Bermetamorfosis

Politik dinasti dan nepotisme saat ini bakal bermetamorfosis menjadi sistem yang permanen. Padahal hukum positif kita melarang dan mengancam dengan pidana penjara dan ini menjadi ancaman terbesar dengan daya rusak yang tinggi terhadap konstitusi.

Karena itu pembentukan dan pengorganisasian oposisi harus disiapkan secara matang. Kita tidak boleh tarik gigi mundur dan membiarkan kerusakan secara terstruktur, sistimatis dan masif terhadap sistem demokrasi, konstitusi dan kedaulatan rakyat demi tumbuh suburnya politik dinasti dan nepotisme bermetamorfosis menjadi sistem yang permanen.

Kita tidak boleh membiarkan Ganjar berjalan sendirian menjadi oposisi, melainkan perlu diperkuat dengan dukungan publik yang meluas, karena proses pengrusakan hingga terjadi anomali terhadap demokrasi, konstitusi dan penegakan hukum masih terus berlangsung, tidak bisa lagi dibendung dengan cara-cara yang biasa.

Jika anomali dan pengrusakan terhadap demokrasi, konstitusi dan penegakan hukum dibiarkan berjalan terus, dikhawatirkan dinasti politik, nepotisme dan kroniisme akan bermetamorfosis menjadi sebuah sistem yang dilegalkan yang pada gilirannya akan menghancurkan cita-cita Reformas 1998i, cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, dan tujuan negara.

Petrus Selestinus SH, Koordinator Pergerakan Advokat (Perekat} Nusantara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Siapa Yang Dimaksud Mega “Si Hidung Pinokio Yg Suka Berbohong”?

Next Post

Pengkhianatan di Tengah Kekuasaan: Epik Politik Jokowi dan PDIP

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Next Post
Point of No Return: Nekat, Jokowi Pertahankan Kekuasaan dengan Segala Cara

Pengkhianatan di Tengah Kekuasaan: Epik Politik Jokowi dan PDIP

Menteri Bahlil Tuding Anies Sok Tahu dan Merasa Paling Pintar Tentang Etik

Menteri Bahlil Rayu Australia Investasi Baterey EV

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist