• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Fenomena Puting Beliung, Bencana Mirip Tornado di AS, Punya Beberapa Nama di Indonesia

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 23, 2024
in Feature
0
Fenomena Puting Beliung, Bencana Mirip Tornado di AS, Punya Beberapa Nama di Indonesia

Detik-detik angin puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, terekam video. (Foto tangkapan layar video)

Share on FacebookShare on Twitter

Tornado muncul dalam banyak ukuran. Tapi, umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas pada ujung yang menyentuh bumi dengan bentuk menyempit. Sering pula dikelilingi awan yang membawa puing-puing.

Bandung – Fusilatnews – Fenomena puting beliung sebenarnya bukan fenomena baru di Indonesia. karena banyak kawasan di Indonesia pernah mengalami bencana yang sama seperti fenomen puting beliung. Beberapa daerah atau kawasan punya nama sendiri-sendiri tentang bencana ini. Di Jawa, angin ini kerap disebut leysus atau leses, sementara di Sumatra namanya Angin Bahorok.

Berdasarkan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, biasanya puting beliung, membentuk putaran angin dengan kecepatan di atas 63 km/jam, serta bergerak lurus dan umumnya akan berlalu setelah 5 menit. Walaupun durasinya singkat, kerusakan yang bisa disebabkan luar biasa.

Peristiwa terbentuknya angin puting beliung sering terlihat ketika memasuki musim pancaroba, umumnya pada siang maupun sore hari. Proses terbentuknya angin puting beliung pun berkaitan dengan fase tumbuhnya awan cumulonimbus.

Pada fase tumbuh angin puting beliung, di dalam awan cumulonimbus terdapat arus udara naik bertekanan sangat kuat. Selain itu, hujan belum turun dalam fase ini, sebab titik air dan kristal es tertahan arus udara naik menuju ke puncak awan.

Kemudian, ketika titik air yang tak lagi bisa ditahan udara akan naik pula menuju puncak awan, sehingga hujan pun turun. Peristiwa ini menimbulkan gaya gesek antara arus udara naik dan arus udara turun, yang memiliki temperatur massa lebih dingin daripada udara di sekelilingnya.

Di samping itu, proses ini juga menyebabkan arus geser yang memutar, sehingga membentuk pusaran. Lama-kelamaan, arus udara bergerak makin cepat, sehingga membentuk siklon atau pusaran yang dikenal sebagai angin puting beliung.

Sementara tornado merupakan fenomena udara yang lebih dahsyat. Disadur dari Harian Republika edisi Juli 2014, bentuknya menyerupai cerobong udara yang bergulung-gulung dan membumbung tinggi di bawah awan badai. Kolom udara yang membentuk cerobong itu bisa berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah.

Tornado muncul dalam banyak ukuran. Tapi, umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas pada ujung yang menyentuh bumi dengan bentuk menyempit. Sering pula dikelilingi awan yang membawa puing-puing.

Umumnya, tornado memiliki kecepatan angin 177 kilometer per jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 meter dan menempuh jarak beberapa kilometer lagi sebelum menghilang. Adakalanya, tornado menghasilkan angin berkecepatan 400 kilometer per jam. Tekanan udara di pusat badai itu sangat rendah, sehingga dapat meruntuhkan bangunan.

Tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat. Angin ini juga umumnya terjadi di Kanada bagian Selatan, Amerika Latin, Afrika Selatan, Eropa, serta Australia.

Tornado selama ini paling kerap terjadi di wilayah AS sekitar Kansas, Texas, dan Oklahoma ketimbang daerah lainnya di dunia. Hal ini, menurut para ahli karena kondisi geografis kawasan itu yang unik.

Perlu dipahami, bahan pembentuk tornado adalah udara hangat dan lembab di dekat permukaan tanah, kondisi kering pada udara yang tinggi (sekitar tiga sampai 10 km di atas permukaan tanah), serta beberapa mekanisme yang bisa membawa udara hangat dan lembab itu ke lapisan udara yang lebih tinggi. Badai yang menghasilkan Tornado dahsyat juga dimungkinkan terjadi jika ketinggian dan kecepatan angin di horisontal meningkat.

Kata para ahli, kawasan Amerika Serikat bagian tengah di mana Kansas, Texas, dan Oklahoma berada memiliki semua syarat untuk terjadinya badai dan angin dahsyat tersebut. Di sana ada udara hangat dan lembab yang berasal dari arah ekuator yaitu kawasan Teluk Meksiko serta udara kering yang berhembus dari wilayah Rocky Mountain yang membentang ribuan kilometer dari utara ke selatan. Kondisi inilah yang membuat kawasan begitu akrab dengan Tornado.

Apa Tornado cuma ada di tiga wilayah ini? Tentu saja tidak. Hanya saja, tornado memang paling sering muncul di situ. Dan kalau diamati, rasanya tak ada bagian lain di dunia ini yang memiliki kombinasi begitu unik seperti di Amerika bagian tengah itu. Pegunungan Andes misalnya, tidak seluas Rocky Mountain, begitu pun Himalaya, masih kalah luas dibanding Rocky Mountain.

Begitu pun udara yang datang dari lepas pantai Teluk Meksiko, lebih hangat dan lembab ketimbang udara yang datang dari lepas pantai laut Mediterania misalnya.

Puting beliung jenis apa yang terjadi di Bandung dan sekitarnya, kemarin? Sejauh ini, pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) masih berupaya melakukan rekonstruksi dan investigasi fenomena alam yang melanda kawasan Rancaekek di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

“Kronologi foto-foto dan video dari masyarakat dan media sangat membantu periset dalam mendokumentasikan extreme event yang tercatat sebagai tornado pertama ini,” kata Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin melalui akun X miliknya.

Erma menjelaskan tornado memiliki skala kekuatan angin yang lebih tinggi dan radius lebih luas. Angin tornado minimal kecepatan angin mencapai 70 kilometer per jam. Berdasarkan kajian BRIN, angin puting beliung terkuat yang pernah tercatat memiliki kecepatan 56 kilometer per jam.

Menurut Erma, kasus puting beliung yang biasa terjadi di Indonesia hanya berlangsung sekitar 5 sampai 10 menit itu pun sudah sangat lama. “Hanya ada satu kasus yg tidak biasa ketika puting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada 2021,” paparnya.

Lebih lanjut Erma mengungkapkan bahwa BRIN melalui Kajian Awal Musim Jangka Madya Wilayah Indonesia (KAMAJAYA) sudah memprediksi peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia pada 21 Februari 2024.

Sekitar pukul 16.00 WIB, hari ini, bencana angin tornado menerjang Kecamatan Rancaekek di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan peneliti BRIN Albertus Sulaiman pada November 2023 sempat menyampaikan bahwa pemanasan global memicu intensitas dan frekuensi cuaca ekstrem, begitu juga sebaliknya. Sehingga, terjadi fenomena umpan balik yang merupakan salah satu ciri khas fenomena nonlinier.

Albertus memberi contoh fenomena puting beliung, “Dahulu ini fenomena biasa tetapi sekarang fenomena ini menyebabkan rumah-rumah roboh, orang hanyut dan lain sebagainya karena intensitasnya yang semakin kuat. Fenomena di sekitar kita lebih menarik dan cepat berubah. Hal ini mudah dilihat tetapi sulit untuk dirumuskan sehingga perlu ilmu dan teknologi,” ungkapnya dilansir situs resmi BRINFenomena Puting Beliuang, Bencana Mirip Tornado di AS, Punya Banyak Nama di Indonesia

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AHY Tak Faham Fatsun System Politik Presidential – Dimanfaatkan Kepentingan Politik Jokowi

Next Post

Koalisi Perubahan dan Persatuan Jadwalkan Rapat Bahas Hak Angket Sore Nanti

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Next Post
Koalisi Perubahan dan Persatuan Jadwalkan Rapat Bahas Hak Angket Sore Nanti

Koalisi Perubahan dan Persatuan Jadwalkan Rapat Bahas Hak Angket Sore Nanti

Bencana Angin Puting Beliuang di Bandung dan Sumedang, Lukai Puluhan Orang

Bencana Angin Puting Beliuang di Bandung dan Sumedang, Lukai Puluhan Orang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist