• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Filosofi Bohong : Kebohongan Pengacara

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
February 9, 2025
in Crime, Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M. Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

Muhammad Yamin Nasution

Kebohongan adalah sesuatu yang dikutuk oleh semua orang. Ironisnya, mereka yang berbohong pun tetap menganggap kebohongan itu salah.

Orang berbohong demi kepentingan pribadi—agar tampak lebih baik, terhindar dari kesulitan, atau bahkan untuk menyelamatkan diri. Yang lebih menarik, sering kali kebohongan dibungkus dengan dalih kepentingan orang lain.

Dalam dunia hukum, profesi pengacara kerap diidentikkan dengan kebohongan. Tidak sedikit pengacara yang bukan hanya menipu lawan, tetapi juga memperdaya kliennya sendiri.

Skenario Manipulasi

Ketika seseorang menghadapi masalah hukum, ia datang kepada seorang pengacara dan menceritakan perkaranya. Dengan wajah meyakinkan, sang pengacara berkata, “Ah, ini perkara mudah. Kita bisa selesaikan secara kekeluargaan. Yang penting, bantu operasionalnya dulu.”

Setelah klien menandatangani surat kuasa dan memberikan uang muka, permainan sesungguhnya dimulai. Pengacara mulai menyusun narasi fiktif yang membuat klien merasa optimis dan tenang. Hari demi hari, cerita baru diciptakan, semakin besar dan semakin meyakinkan, hingga akhirnya klien terus-menerus diminta tambahan biaya.

Hingga suatu titik, klien pun sadar bahwa dirinya tidak hanya gagal menyelesaikan masalah hukum, tetapi justru terjebak dalam masalah baru—karena ia mempercayai seseorang yang bersembunyi di balik profesi pengacara.

Kebohongan yang Sistemik

Lebih dari itu, pengacara yang gemar berbohong tidak hanya menipu kliennya. Ia juga berbohong kepada rekan-rekannya, hakim, jaksa, bahkan diri sendiri. Kebohongan yang terus-menerus dilakukan bukan hanya merusak kepercayaan individu, tetapi juga menghancurkan sistem hukum itu sendiri.

Nietzsche pernah berkata:

“Not that you lie to me, but that I no longer believe you, has shaken me.”

(“Bukan karena kau berbohong padaku, tetapi karena aku tak lagi bisa mempercayaimu—itulah yang mengguncang jiwaku.”)

Kebohongan, seperti meminum air laut, tidak akan pernah memuaskan dahaga. Justru sebaliknya, semakin diminum, semakin memperburuk keadaan—menyebabkan dehidrasi, stres, halusinasi, bahkan kehancuran.

Pengacara: Bodoh atau Bandit?

Ekonom Italia, Prof. Carlo M. Cipolla, dalam The Basic Laws of Human Stupidity, mengutip pemikiran Nicholas Nassim Taleb:

  1. Orang bodoh lebih banyak daripada yang kita bayangkan.
  2. Kebodohan tidak mengenal batasan gelar akademik, jabatan, bahkan Nobel sekalipun.

Cipolla membedakan antara orang bodoh dan bandit. Orang bodoh merugikan banyak orang tanpa memperoleh keuntungan bagi dirinya sendiri. Sementara bandit menciptakan kekacauan demi kepentingan dirinya, keluarganya, atau kelompoknya.

Karena itu, berhati-hatilah terhadap pengacara yang bukan hanya bandit tetapi juga bodoh—sebab mereka tidak hanya menipu, tetapi juga merusak sistem hukum demi melanggengkan kepentingan pribadi.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

DILEMA “GABAH BASAH”

Next Post

Puslabfor Polri Sedang Selidiki Untuk Identifikasi Penyebab Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
Puslabfor Polri Sedang Selidiki Untuk Identifikasi Penyebab Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN

Puslabfor Polri Sedang Selidiki Untuk Identifikasi Penyebab Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN

Moral dan Etika nya Baik, Santri Jadi Prioritas Polri untuk di Rekrut Sebagai Anggota Polri

Moral dan Etika nya Baik, Santri Jadi Prioritas Polri untuk di Rekrut Sebagai Anggota Polri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...