• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gontor, Polisi dan Murahnya Harga Nyawa Manusia

fusilat by fusilat
September 8, 2022
in Feature
0
Gontor, Polisi dan Murahnya Harga Nyawa Manusia

Ilustrasi mayat. Seorang santri Pondok Gontor tewas diduga dianiaya.(SHUTTERSTOCK/Skyward Kick Productions)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Muhammad Yusuf ElBadri

KETIKA membaca berita Kompas.com tentang pihak Pondok Pesantren Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, membohongi orangtua santri yang tewas, saya sungguh geram. Dalam berita itu disebutkan bahwa awalnya seorang santri gontor inisial AM disebut tewas karena kelelahan saat mengikuti Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum). Jenazah dikirim ke kampung halaman orangtuanya di Palembang lewat perwakilan pesantren. Tak lama kemudian, orangtua AM mendapat kabar bahwa sebenarnya anaknya meninggal bukan karena kelelahan.

Setelah melihat kondisi mayat anaknya, ia menduga anaknya meninggal karena kekerasan. Ibu AM ingin mayat anaknya diotopsi. Ia menghubungi forensik dan siap anaknya diotopsi. Karena didesak, pihak Gontor akhirnya mengakui bahwa AM meninggal karena kekerasan. Rencana otopsi dibatalkan. Dan polisi bergerak cepat. Pihak pesantren Gontor melalui juru bicara Noor Syahid menyampaikan permintaan maaf, menyesalkan adanya kasus itu, dan menyatakan tidak memberi toleransi segala bentuk kekerasan.

Dari beberapa potongan cerita, apa bedanya kasus kematian brigadir J dengan AM? Keduanya adalah korban pembunuhan yang awalnya motifnya disembunyikan oleh instansi tempat korban terbunuh. Usaha menyembunyikan motif ini bisa dua kemungkinan, satu untuk menyelamatkan pelaku dari hukuman dan kedua menjaga citra lembaga. Hal yang dapat pastikan adalah bagi kedua lembaga ini, bagi pesantren Gontor dan Polri, harga nyawa begitu murah. Sebab citra sebuah lembaga berada jauh di atas harga satu nyawa. Dalilnya adalah demi citra suatu institusi, kebohongan dirasa layak untuk dilakukan. Kedua institusi ini sama-sama menyesalkan terjadinya kasus pembunuhan setelah berita pembunuhan itu bocor ke publik dan ramai diberitakan.

Menyesal karena terpaksa, dan bertanggungjawab karena diancaman menunjukkan tidak adanya rasa kemanusiaan, tidak adanya simpati pada hilangnya nyawa manusia. Bahkan menunjukkan tidak adanya harga satu nyawa manusia. Bila satu nyawa manusia sudah tidak ada harga, maka semua nyawa manusia juga sama. Sebagai bangsa yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, setiap orang mestilah percaya bahwa Tuhan sangat memuliakan manusia. Dalam hadis Nabi Muhammad SAW disebutkan seandainya ka’bah dihancur atau dilempari dengan batu hingga hancur, perbuatan itupun lebih hina dari membunuh satu nyawa seorang yang beriman kepada Tuhan. Dalam hadis lain diceritakan pula bahwa ketika Nabi Muhammad SAW melakukan tawaf.

Bila diartikan secara sederhana, kira-kira begini. “Sambil melihat ka’bah beliau berucap, ‘Hai ka’bah, betapa agung dirimu. Betapa mulianya dirimu. Betapa harum wangimu. Tapi aku bersumpah Demi Allah, bahwa kehormatan seorang yang beriman kepada Tuhan, jauh lebih tinggi darimu'”. Ini menunjukkan betapa tinggi dan mulianya nyawa manusia. Tetapi akhir-akhir ini di Indonesia, sangat disayangkan sekali nyawa manusia tidak begitu berharga. Lihatlah pembunuhan di kepolisian, mutilasi TNI di Papua, dan pembunuhan di pesantren. Polisi adalah penegak hukum dan pengayom masyarakat. TNI adalah penjaga keamanan negeri. Dan pesantren adalah penjaga iman dan pesatren terbaik di Indonesia. Kenyataannya, dari ketiganya tak ada institusi yang menjunjung tinggi harkat kemanusiaan. Tak ada yang menghargai dengan sangat tinggi satu nyawa manusia.

Muhammad Yusuf ElBadri | Mahasiswa Program Doktor Islamic Studies UIN Syarif Hidayatullah Jakarta | Pengkaji Islam dan Kebudayaan

Dikutip Kompas.com Selasa, 06 September 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anggota DPR Bernyayi dan Bertepuk Tangan Rayakan Ulang Tahun Puan, Saat Rakyat Gelar Demo di DPR Tolak Kenaikan Harga BBM

Next Post

23 Koruptor dapat Pembebasan Bersyarat, Siapa Saja?

fusilat

fusilat

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
23 Koruptor dapat Pembebasan Bersyarat, Siapa Saja?

23 Koruptor dapat Pembebasan Bersyarat, Siapa Saja?

Ralat 6 Tersangka Obstruction of Justice, Polri: Ferdy Sambo Belum Tersangka

Mantan Hakim Agung Ungkap Celah Ferdy Sambo Lolos dari Pembunuhan Berencana, Apa Itu?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist