• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”

Ali Syarief by Ali Syarief
June 13, 2026
in Birokrasi, Feature
0
APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ali Syarief

Pemerintah dan para pendukungnya kerap membanggakan keberhasilan melakukan penghematan atau efisiensi anggaran hingga sekitar Rp300 triliun. Bahkan angka tersebut disebut sebagai jawaban atas kritik mengenai pemborosan APBN. Namun persoalannya, apakah menghemat Rp300 triliun otomatis berarti negara telah bekerja secara efisien?

Belum tentu.

Dalam ilmu manajemen publik, terdapat dua istilah yang berbeda tetapi sering dicampuradukkan: efisiensi (efficiency) dan efektivitas (effectiveness). Efisiensi berbicara tentang bagaimana mengurangi biaya, menghemat sumber daya, atau menghasilkan output dengan pengeluaran yang lebih kecil. Sementara efektivitas berbicara tentang apakah tujuan utama sebuah program benar-benar tercapai.

Dengan kata lain, sebuah kebijakan bisa sangat hemat, tetapi gagal menyelesaikan masalah yang hendak dipecahkan. Sebaliknya, sebuah program bisa menghabiskan dana besar, tetapi jika berhasil mencapai tujuan strategisnya, maka ia dapat disebut efektif.

Karena itu, ketika pemerintah membanggakan penghematan lebih dari Rp300 triliun, pertanyaan yang lebih penting bukanlah berapa uang yang berhasil dihemat, melainkan: apakah uang negara yang tetap dibelanjakan telah menghasilkan manfaat yang nyata bagi rakyat?

Di sinilah muncul persoalan mendasar.

Program-program prioritas yang menyerap anggaran raksasa seharusnya diukur dari pencapaian tujuan, bukan hanya dari besar-kecilnya dana yang dikeluarkan. Salah satu contoh yang layak dievaluasi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tujuan utama MBG adalah memperbaiki status gizi masyarakat, terutama anak-anak. Tujuan tersebut tentu sangat mulia. Namun efektivitas sebuah program tidak dapat diukur dari jumlah paket makanan yang dibagikan, jumlah dapur yang dibangun, atau besarnya dana yang terserap. Yang harus diukur adalah apakah angka stunting menurun secara signifikan, apakah kualitas kesehatan anak meningkat, apakah asupan protein dan nutrisi benar-benar terpenuhi, dan apakah terdapat perubahan nyata dalam kualitas sumber daya manusia.

Apabila setelah menghabiskan anggaran yang sangat besar ternyata masalah gizi tetap tinggi, maka program tersebut mungkin menghasilkan banyak aktivitas, tetapi belum tentu menghasilkan dampak. Dalam bahasa kebijakan publik, program seperti itu dapat disebut menghasilkan output, tetapi gagal mencapai outcome.

Inilah yang sering terjadi dalam birokrasi modern. Pemerintah terjebak dalam logika administratif: anggaran terserap, proyek berjalan, laporan selesai, target kegiatan tercapai. Namun rakyat tidak merasakan perubahan yang signifikan.

Akibatnya, negara merasa telah bekerja keras, sementara masyarakat bertanya-tanya mengapa kehidupan mereka tidak banyak berubah.

Karena itu, klaim efisiensi Rp300 triliun tidak boleh berhenti pada narasi penghematan semata. Efisiensi hanyalah alat. Tujuan akhirnya adalah efektivitas. Penghematan anggaran hanya bermakna apabila dana yang tersisa benar-benar dialihkan kepada program yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat. Sebaliknya, bila dana yang dihemat kemudian dipindahkan ke program-program yang tidak efektif, maka yang terjadi hanyalah perpindahan pemborosan dari satu pos ke pos yang lain.

Negara bukan perusahaan yang sekadar mengejar pengurangan biaya. Negara mengelola uang rakyat untuk mencapai tujuan-tujuan publik: mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan, memperbaiki kesehatan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kesejahteraan.

Karena itu, ukuran keberhasilan APBN tidak boleh hanya dihitung dengan kalkulator, tetapi juga dengan dampak yang dirasakan rakyat.

Menghemat Rp300 triliun memang terdengar besar. Namun dalam tata kelola negara yang baik, pertanyaan yang lebih penting adalah: setelah uang itu dihemat, apakah kehidupan rakyat menjadi lebih baik?

Jika jawabannya belum jelas, maka keberhasilan tersebut baru sampai pada tahap efisiensi. Ia belum mencapai derajat yang lebih tinggi, yaitu efektivitas.

Dan bagi rakyat, yang dibutuhkan bukan sekadar pemerintah yang pandai berhemat, melainkan pemerintah yang mampu memastikan setiap rupiah APBN bekerja secara efektif untuk kemaslahatan bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rakyat Melawan!

Next Post

Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” – Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Antara Suara “Jual Indonesia” dan Fundamental Ekonomi (Ketika Senggolan Kecil Membuat Meja Berguncang)

June 13, 2026
Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” –  Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim
Feature

Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” – Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

June 13, 2026
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Next Post
Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” –  Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

Prabowo;"Ilmu Islam saya kurang." - Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

Antara Suara "Jual Indonesia" dan Fundamental Ekonomi (Ketika Senggolan Kecil Membuat Meja Berguncang)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Antara Suara “Jual Indonesia” dan Fundamental Ekonomi (Ketika Senggolan Kecil Membuat Meja Berguncang)

June 13, 2026
Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” –  Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” – Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

June 13, 2026
APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”

APBN Tidak Cukup Hanya Efisien, Ada Kata “Efektif”

June 13, 2026
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Antara Suara “Jual Indonesia” dan Fundamental Ekonomi (Ketika Senggolan Kecil Membuat Meja Berguncang)

June 13, 2026
Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” –  Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

Prabowo;”Ilmu Islam saya kurang.” – Paradoks Pemimpin Muslim di Negeri Mayoritas Muslim

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...