Bandung – FusilatNews – Keresahan warga Kota Bandung terhadap meningkatnya aksi kejahatan jalanan semakin menguat. Salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di berbagai ruas jalan, yang dinilai membuat pelaku begal semakin leluasa beraksi pada malam hari.
Di media sosial maupun berbagai forum warga, banyak masyarakat mengaku merasa takut melintas di sejumlah kawasan setelah matahari terbenam. Kondisi jalan yang gelap, ditambah jarak antarlampu yang berjauhan atau bahkan tidak berfungsi, membuat rasa aman masyarakat menurun drastis.
“Bagaimana tidak takut? Bandung sekarang banyak jalan yang gelap. Lampunya jarang-jarang, sehingga pelaku begal semakin leluasa,” ujar seorang warga yang mengeluhkan kondisi tersebut.
Keluhan serupa muncul dari sejumlah wilayah yang dinilai minim penerangan. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan penambahan lampu jalan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi tindak kriminal.
Sejumlah laporan media juga menunjukkan bahwa minimnya penerangan jalan telah lama menjadi keluhan masyarakat. Warga menilai jalan yang gelap meningkatkan risiko kejahatan, termasuk pembegalan dan perampasan kendaraan.
Pemerintah Kota Bandung mengakui masih banyak titik jalan yang gelap dan rawan kriminalitas. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan pemerintah sedang mempercepat program pemasangan dan perbaikan lampu penerangan jalan secara bertahap. Salah satu prioritasnya adalah kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kiaracondong, serta beberapa titik lain yang sering dikeluhkan masyarakat.
Menurut Farhan, program tersebut bertujuan mengembalikan rasa aman masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Pemerintah juga tengah menyusun skema pembiayaan serta pembagian kewenangan dengan pemerintah provinsi dan pusat agar pemasangan PJU dapat dipercepat.
Pakar keamanan perkotaan selama ini menilai pencahayaan yang memadai bukan hanya berfungsi menerangi jalan, tetapi juga menjadi salah satu upaya pencegahan kriminalitas. Jalan yang terang meningkatkan visibilitas pengguna jalan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Kini masyarakat berharap janji percepatan pemasangan lampu jalan segera direalisasikan. Sebab, bagi warga Bandung, persoalannya bukan sekadar soal penerangan, melainkan tentang rasa aman ketika pulang bekerja, belajar, atau beraktivitas pada malam hari.























