• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hari Ini Jokowi Berakhir Sebagai Presiden: “Where Do You Go, Mulyono?

Ali Syarief by Ali Syarief
October 20, 2024
in Feature, Politik
0
Urat Malu Jokowi Sudah Hilang – Ia Sibuk Sedang Mencari Escape Slide
Share on FacebookShare on Twitter

Hari ini, perjalanan panjang Jokowi sebagai Presiden Indonesia selama satu dekade resmi berakhir. Namun, di balik segala pencapaian yang sering kali disorot, ada realitas pahit yang tidak bisa diabaikan: kinerja yang buruk selama 10 tahun ini telah menggiringnya ke ujung jalan buntu, menempatkannya dalam situasi di mana ia sendiri tampak kehilangan arah. Seperti dalam lirik, “At the end of a river, the water stops its flow, at the end of a highway, there’s no place you can go,” Jokowi kini berada di titik di mana janji-janji besar yang pernah ia suarakan seolah hilang tanpa bekas.

Ketika Jokowi pertama kali naik ke tampuk kekuasaan pada 2014, harapan masyarakat begitu besar. Ia datang dengan citra sebagai pemimpin sederhana yang peduli pada rakyat kecil, seorang “manusia biasa” yang naik ke kursi presiden dengan janji akan membawa perubahan nyata. Namun, seiring berjalannya waktu, ekspektasi tersebut mulai tergerus oleh kenyataan pahit. Pembangunan infrastruktur yang massif, terutama jalan tol yang menjadi ikon era kepemimpinannya, memang tampak mengesankan dari luar, tetapi tidak cukup untuk menutupi berbagai kegagalan lain yang terjadi di bawah permukaannya.

Seperti yang dilantunkan dalam lirik, “At the end of a highway, there’s no place you can go,” pembangunan jalan tol, meski membuka akses fisik ke berbagai daerah, tidak menawarkan solusi bagi permasalahan sosial, ekonomi, dan politik yang lebih mendalam. Jalan tol bukanlah jawaban untuk pendidikan yang merosot, kualitas kesehatan yang stagnan, atau kesenjangan ekonomi yang semakin lebar. Di ujung jalan yang dibangun Jokowi, rakyat menemukan kenyataan pahit bahwa infrastruktur saja tidak cukup untuk menciptakan kemakmuran sejati. Kesejahteraan tidak hanya tentang beton dan aspal, melainkan tentang bagaimana pemimpin menjalankan kejujuran, tanggung jawab, dan visi jangka panjang untuk rakyatnya.

Di sisi lain, gaya kepemimpinan Jokowi juga dipenuhi dengan kontroversi politik. Pembangunan fisik yang masif sering dianggap sebagai pengalihan perhatian dari masalah-masalah mendasar seperti korupsi yang masih merajalela, penegakan hukum yang tebang pilih, dan semakin menguatnya oligarki politik. Dalam dekade terakhir, demokrasi Indonesia tampak mengalami kemunduran, dengan ruang publik yang semakin menyempit, suara-suara kritis yang dibungkam, dan kebebasan berekspresi yang terancam. Semua ini menambah beban pada akhir perjalanan Jokowi sebagai presiden, yang alih-alih meninggalkan warisan kepemimpinan yang kokoh, justru membuat rakyat bertanya-tanya, “Where do you go, Mulyono?”

Seperti halnya sungai yang airnya berhenti mengalir di ujung, demikian juga dengan pemerintahan Jokowi. Kebijakan yang awalnya tampak mengalir lancar dengan dukungan luas masyarakat, kini tersendat dan mandek. Ekonomi yang dijanjikan akan tumbuh pesat justru dibebani dengan utang luar negeri yang terus membengkak. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan, inflasi yang meroket, dan tingkat pengangguran yang tetap tinggi menunjukkan bahwa arah kebijakan ekonomi Jokowi sering kali tidak mencapai sasaran. Pada akhirnya, Jokowi seolah menemui kebuntuan di ujung pemerintahannya, di mana berbagai kebijakan yang ia buat tidak mampu membawa perubahan yang berarti bagi kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Kegagalan lainnya adalah bagaimana Jokowi mengelola isu-isu politik dalam negeri. Konsolidasi kekuasaan yang cenderung menguntungkan kelompok oligarki serta minimnya pemberantasan korupsi yang nyata membuat banyak pihak meragukan komitmennya terhadap reformasi politik. Alih-alih memperkuat demokrasi, masa kepemimpinan Jokowi justru memperlihatkan wajah baru politik Indonesia yang semakin tersandera oleh kepentingan segelintir elit.

Jokowi kini berada di akhir perjalanannya sebagai presiden. Namun, pertanyaan yang lebih penting untuk ditanyakan adalah: ke mana arah bangsa ini setelah ia lengser? Di akhir kepemimpinannya, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan berat, mulai dari ketidakstabilan ekonomi hingga ancaman pada demokrasi. Jika yang diwariskan hanyalah jalan tol, tanpa pembangunan moral dan integritas, maka kita akan menemukan diri kita berada di ujung jalan tanpa tempat lagi yang bisa dituju.

Pada akhirnya, Jokowi meninggalkan panggung politik, tetapi masalah yang ia tinggalkan masih jauh dari kata selesai. Dan seperti lirik lagu, di ujung sungai yang airnya berhenti mengalir, kita hanya bisa bertanya, “Where do you go, Mulyono?” Mungkin jawabannya ada di masa depan, di mana kita berharap pemimpin berikutnya dapat belajar dari kegagalan ini dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik—ke arah yang benar-benar berarti bagi seluruh rakyat, bukan hanya bagi segelintir orang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Militer Israel Masih Mengepung dan Menteror RS Indonesia di Gaza

Next Post

Projo Sampaikan Pesan Jokowi, Minta Pastikan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sukses

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Projo Sampaikan Pesan Jokowi, Minta Pastikan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sukses

Projo Sampaikan Pesan Jokowi, Minta Pastikan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sukses

Atas Permintaan Firli Bahuri Polisi Periksa Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

Kasus Alexander Marwata, Polisi akan Periksa Deputi Pencegahan KPK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist