• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia, Non-Blok, dan Disorientasi Arah: Mengkritisi Isi Kepala Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
March 19, 2026
in Feature, Politik
0
Indonesia, Non-Blok, dan Disorientasi Arah: Mengkritisi Isi Kepala Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah dunia yang kembali terbelah oleh rivalitas kekuatan besar, pertanyaan lama muncul dengan wajah baru: masih relevankah posisi Indonesia sebagai negara non-blok? Atau justru sedang mengalami erosi makna dari dalam, akibat cara pandang para pemimpinnya sendiri?

Sejak Konferensi Asia-Afrika, Indonesia menempatkan dirinya sebagai pelopor jalan tengah—tidak tunduk pada blok kekuatan mana pun, sekaligus aktif memperjuangkan keadilan global. Prinsip ini bukan sekadar strategi diplomatik, tetapi refleksi dari konstitusi dan nurani bangsa yang menolak penjajahan dalam bentuk apa pun.

Namun hari ini, arah itu tampak kabur.

Ketika Non-Blok Kehilangan Orientasi Moral

Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut bahwa Israel perlu dilindungi, di tengah tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza, bukan sekadar kontroversi diplomatik. Ia mencerminkan problem yang lebih dalam: disorientasi moral dalam membaca konflik global.

Dalam kerangka non-blok, Indonesia seharusnya berdiri pada prinsip keadilan universal—bukan sekadar “netral” secara politik, tetapi jelas dalam membela yang tertindas. Sejak lama, posisi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan.

Ketika narasi bergeser menjadi “melindungi Israel” tanpa penekanan yang sama kuat terhadap penderitaan rakyat Palestina, maka yang hilang bukan hanya keseimbangan diplomatik, tetapi juga integritas historis Indonesia sebagai bangsa antikolonial.

BOP dan Paradoks Non-Blok

Lebih jauh, keterlibatan dalam forum seperti Boao Forum for Asia (yang kerap dipersepsikan sebagai ruang pengaruh China) menambah kompleksitas. Keikutsertaan ini pada dasarnya tidak salah—bahkan bisa menjadi peluang strategis.

Namun masalahnya bukan pada forum itu sendiri, melainkan pada konsistensi sikap.

Bagaimana mungkin mengklaim diri sebagai non-blok, tetapi pada saat yang sama:

  • Mengambil posisi yang kabur dalam isu penjajahan modern,
  • Terlihat condong pada kekuatan tertentu dalam forum ekonomi-politik global,
  • Serta tidak menunjukkan keberanian moral yang tegas dalam konflik kemanusiaan?

Non-blok bukan sekadar tidak bergabung secara formal dalam aliansi militer. Ia adalah soal independensi berpikir dan keberanian mengambil posisi berdasarkan prinsip, bukan kepentingan pragmatis jangka pendek.

Kritik atas Isi Kepala: Antara Realisme dan Kekosongan Prinsip

Jika ditarik lebih jauh, pernyataan-pernyataan seperti itu mengindikasikan cara berpikir yang terlalu realis—bahkan cenderung oportunistik—tanpa fondasi etik yang kuat.

Dalam logika ini, dunia dilihat sebagai arena kepentingan semata:
siapa yang kuat, dia yang harus diakomodasi.

Namun Indonesia tidak dibangun di atas logika itu.

Para pendiri bangsa justru menempatkan moralitas sebagai dasar politik luar negeri. Mereka sadar bahwa tanpa prinsip, negara berkembang akan terus menjadi objek permainan kekuatan besar.

Di sinilah kritik menjadi relevan: apakah cara pandang seperti yang ditunjukkan Prabowo Subianto masih sejalan dengan semangat non-blok? Atau justru sedang menggeser Indonesia menjadi negara yang “ikut arus”, bukan “penentu arah”?

Non-Blok yang Kosong atau Non-Blok yang Berani

Ke depan, Indonesia dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah:

  • Menjadi negara non-blok yang benar-benar independen, berani bersuara lantang untuk keadilan, dan konsisten dalam sikap.
  • Atau menjadi negara dengan label non-blok, tetapi isi kebijakannya ditentukan oleh kalkulasi kekuatan dan kepentingan sesaat.

Jika yang kedua terjadi, maka non-blok tidak lebih dari sekadar slogan diplomatik—indah di pidato, tetapi kosong dalam praktik.

Penutup

Non-blok bukan warisan mati. Ia adalah amanat yang harus dijaga dengan keberanian dan kejernihan berpikir.

Ketika elit politik mulai kehilangan orientasi moral, yang dipertaruhkan bukan hanya arah kebijakan luar negeri, tetapi juga identitas Indonesia itu sendiri.

Dan jika sikap-sikap seperti ini terus dibiarkan tanpa kritik, maka Indonesia bukan lagi negara non-blok—melainkan negara yang bingung, berdiri di mana saja, tetapi tidak benar-benar berpijak di mana pun.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Promotieus Shame: Ketika Otak Diparkir, Mulut Jalan Terus

Next Post

Radar Miliaran Dolar Lumpuh: Serangan Iran Bongkar Titik Buta Pertahanan AS-Israel di Teluk

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Ketika Feasibility Study Menjadi Formalitas Pembangunan

May 14, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Next Post
Radar Miliaran Dolar Lumpuh: Serangan Iran Bongkar Titik Buta Pertahanan AS-Israel di Teluk

Radar Miliaran Dolar Lumpuh: Serangan Iran Bongkar Titik Buta Pertahanan AS-Israel di Teluk

Gammara Inklusi Salurkan Zakat Fitrah dan Maal untuk Tunanetra dalam Program Ramadan Berbagi

Gammara Inklusi Salurkan Zakat Fitrah dan Maal untuk Tunanetra dalam Program Ramadan Berbagi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

“Pulih 99 Persen”, Jokowi Siap Keliling Indonesia: Konsolidasi Relawan atau Pemanasan Politik Baru?

May 14, 2026
Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

May 14, 2026

Ketika Feasibility Study Menjadi Formalitas Pembangunan

May 14, 2026
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

“Pulih 99 Persen”, Jokowi Siap Keliling Indonesia: Konsolidasi Relawan atau Pemanasan Politik Baru?

May 14, 2026
Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

May 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...