• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia Raya

fusilat by fusilat
August 17, 2022
in Feature
0
Indonesia Raya

Ilustrasi Indonesia, bendera merah putih(Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Sayyid Muhammad Hilal | Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Indonesia Raya

INDONESIA raya kaya akan berbagai keanekaragamannya. Dari awal terbentuknya Bhineka Tunggal Ika sudah diberkahi buminya oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan nilai-nilai luhur peradaban yang tinggi, bermartabat, berwibawa dan bangsa yang terhormat.

Indonesia tanah airku

Indonesia melambangkan rahim Ibu Pertiwi. Ibu Pertiwi yang melahirkan nilai-nilai luhur. Sosok Ibu yang mewariskan akhlak mulia, serta menuntun manusianya untuk mengikuti jalan nilai-nilai kemanusiaan, dan melindunginya dari keterpurukan. Sosok Ibu yang mengajarkan manusianya untuk dapat memilah dan memilih kebaikan dan menghindari keburukan. Ibu Pertiwi yang rahimnya dipenuhi tidak hanya semata kekayaan alamnya saja, tetapi juga bersamaan dengan itu Indonesia melahirkan bangsa-bangsa yang adi luhung, orang-orang yang bersumber daya, berbudi pekerti, berilmu, dan memiliki kebijakan yang membumi, namun di saat yang sama dihormati di mata dunia.

Tanah tumpah darahku

Keutuhan dari kokohnya sebuah keimanan dan keyakinan, yang bersumber dari bangsa-bangsanya yang berbeda-beda, tetapi bersatu bersama berkorban menumpahkan darah demi Tanah Air Indonesia. Dunia menyaksikan dan dipersaksikan bahwa Indonesia bangkit, semangat ke-Indonesiaan menjadi abadi dalam setiap perkembangan zaman. Pada serial jamannya, tokoh-tokoh terlahir dan kecintaannya tertuju kepada Tanah Air, Indonesia.

Tanah Air yang dicinta dan dibela oleh sekian banyaknya rakyatnya, bahkan sekian juta ayah yang gugur, meninggalkan anak-anak yang menjadi yatim, yang kemudian harus tumbuh hanya di bawah asuhan ibu.. Ibu yang menjadi janda.. yang mana sang ibu tidak pernah mengeluh apalagi kendor untuk mendidik akhlak anak-anaknya seorang diri, menanamkan nilai-nilai luhur negeri Ini, dan menjaga kobaran semangat nasionalis. Seorang Ibu yang lemah tapi kuat.. seorang Ibu yang juga sekaligus pendidik pertama di rumah-rumah mereka.. menancapkan semangat patrotisme dan semangat kecintaan serta pembelaan kehormatan jati diri bangsa pada anak-anaknya untuk menjadi pewaris pejuang ayahnya yang telah gugur. Seorang ibu janda lemah itu dengan tulus mampu menanamkan kecintaan terhadap merah putih pada jiwa-jiwa anaknya.

Di sanalah aku berdiri

Kami manusia Indonesia dilahirkan di bumi pertiwi dan diasuh serta dibesarkan dalam kasih sayang yang tertuang dalam nilai-nilai yang luhur, dan terikat dengan tali Undang-undang Dasar. Seperti Ayah-Ibu kami, di Tanah Air ini lah kami berdiri. Berdiri membangun diri, membangun negeri. Banyak belahan Dunia yang iri, sebab Indonesia dianggap serpihan surga di bumi. Indonesia sejahtera, semakin maju pendidikannya, semakin maju ekonominya, serta semakin maju pada bidang-bidang lainnya. Indonesia tak ketinggalan pula kecanggihan perangkat medisnya, dan lain sebagainya. Siapa sangka seperti belum lama, bahwa program pemerintah kita pada awal dulu adalah pengentasan buta huruf. Sekarang? Indonesia diminta pendapatnya bagi dunia luar, Indonesia diperhitungkan dunia. Indonesia dianggap patut menjadi teladan bagi dunia luar oleh mereka. Kini, sudah sepatutnya kita berdiri dan berkontribusi pada dunia.

Jadi pandu ibuku

Ketika anak menjadi dewasa, berganti anak menjadi penerus keluarga. Demikian pula bangsa. Orang-orang Indonesia diminta muncul kontribusinya di tingkat dunia. Bangsa Indonesia dapat tampil memenuhi panggilan takdir menjadi pandu dunia dari tahap demi tahap. Indonesia negeri yang dapat menyerap berbagai unsur hukum, hukum adat, hukum agama dan hukum negara. Indonesia mampu diminta pertimbangan untuk memberikan review hukum dunia. Kelahiran hukum di Indonesia melalui banyak proses. Ibu Pertiwi telah memilih Pancasila, di antara banyaknya macam pilihan-pilihan pemahaman yang sudah ada di dunia Ini. Ibu Pertiwi melahirkan dasar negara yang otentik. Dari sinilah berbagai macam pertimbangan hukum, musyawarah, keadilan, kebersamaan, dan lain-lain serta perangkat sistemnya yang khas hanya ada di Indonesia. Integritas, kedaulatan dan kehormatan Ibu Pertiwi.

Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku

Indonesia sebuah kehormatan yang melekat terhadap rakyatnya. Setiap rakyat Indonesia wajib menjunjung tinggi dan menjaga kehormatan bangsanya. Marilah kita mengikat sumpah tidak mencemarkan nilai yang dituangkan oleh ibu pertiwi terhadap bangsa kita. Marilah menyeimbangkan kewajiban dan hak-hak kita sebagai warga negara, saling menghormati sesama, mengedepankan nilai-nilai gotong royong dan menumbuhkan semangat kemandirian, menjaga semangat kebangsaan dan jiwa perjuangan global, kemandirian sebagai Bangsa membuat kita kuat.. kuat bertahan dari ancaman apapun, termasuk krisis global yang sedang mengancam belahan dunia.

Marilah kita berseru, Indonesia bersatu

Semangat persatuan ini perlu kita jaga bersama. Mari kita jaga semangat persatuan dengan dasar cinta pada Tanah Air. Wahai saudaraku sebangsa dan setanah air, mari kita menjaga keutuhan jati diri kita sebagai manusia Pancasila, yang mengedepankan nilai-nilai luhur dan kemanusiaan dan keimanan. Manusia bermartabat. Janganlah kita mencederai hak-hak saudara kita atas nama agama ras maupun identitas, karena Indonesia sudah final dengan penerapan kebhinekaannya. Indonesia disatukan dengan berbagai macam perbedaan-perbedaan dalam keberkahan Tuhan Yang Maha Esa. Inilah kebenaran dari amanat pembukaan Undang-undang Dasar Negara kita dan Pancasila yang sarat makna, luas serta luwes mengikuti jaman.

Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku

“Hiduplah rakyatku” bermakna bahwa orang Indonesia sudah mampu memisah dan memilah yang mana dapat menyebabkan perpecahan dan yang mana dapat menjaga keutuhan Bangsa. “Hiduplah Negriku” mengacu pada kejayaan bangsa, bangkit dari keterpurukan masa lalu, membangun dan memperkuat negeri ini masa sekarang, mewariskan keunggulan dan keluhuran negeri ini pada generasi penerus. Karena Indonesia harus survive setiap jaman pada masa yang akan datang.

Bangsaku rakyatku semuanya

Indonesia adalah rumah bersama. Seluruh bangsa Indonesia punya hak dan kewajiban yang sama pada negeri ini. Sama-sama wajib menjunjung tinggi nilai-nilai dari bangsa yang satu dan lainnya Sabang sampai Merauke. Sama-sama berhak untuk dapat hidup layak, tidak membeda-bedakan suku, agama, golongan atau RAS. Sama-sama memakai bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Sama-sama berhak melestarikan budaya, adat istiadat dan bahasa masing-masing supaya Indonesia tetap kaya. Sama-sama memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam konstitusi dasar negara. Wahai rakyat Indonesia marilah kita bersyukur atas kehormatan ini menjadi Bangsa Indonesia. Semua ketenangan, kenyamanan dan keamanan hidup di bumi pertiwi ini, patut kita jaga dengan bersatu dan damai dan bersyukur penuh pada Tuhan Yang Maha Esa.

Bangunlah jiwanya

Kokohkan lah pondasi ke-Indonesiaanmu sebagai manusia luhur karena sedang banyak terjadi degradasi nilai-nilai kemanusiaan di dunia ini. Jadikan keimanan dan moral luhur budaya kita sebagai kompas. Karena bangsa Indonesia, bangsa yang berbudi luhur.

Bangunlah badannya, untuk Indonesia raya

Kuat kan dan bangunlah kepercayaan dirimu, angkat kepalamu, luruskan pandanganmu, bulatkan tekadmu dan mantabkan niatmu sebagai rakyat, sebagai bangsa yang perkasa. Sebagai bangsa yang memiliki kedaulatan penuh di atas wilayah kemerdekaannya. Bangsa Indonesia bangsa yang jaya karena memiliki semangat keutuhan. Indonesia bangsa yang jaya karena dibangun di atas tumpah darah dan cita-cita peradaban bangsa Indonesia bangsa yang luhur, sarat dengan perjuangan dan secara demokrasi. Bangsa yang kaya ilmu, mewarisi pemahaman kebijaksanaan serta toleransi. Indonesia berdiri di atas berbagai macam perbedaan dan mampu membuktikan pada dunia bahwa perbedaan bukanlah faktor yang dapat memecah belah bangsa. Indonesia bukan bangsa yang lemah, Indonesia memahami pentingnya persatuan dan kesatuan serta pentingnya kedaulatan bangsa demi Indonesia maju bersama.

Indonesia raya merdeka, merdeka

Indonesia dengan kemegahan Istiqlalnya, Indonesia dengan kemegahan semua tempat ibadah rakyatnya, Indonesia dengan kemegahan alamnya bak serpihan surga di dunia, Indonesia dengan kemegahan Merah Putihnya, Indonesia dengan kemegahan kemerdekaannya, Indonesia dengan kasih sayang Ibu Pertiwi yang tak pernah putus, Indonesia dengan cita-cita bangsanya yang tak pernah pupus, Indonesia raya dan kaya atas keragamannya, Indonesia satu atas keutuhannya, Indonesia utuh dalam persatuan agama ras budaya, Indonesia raya dan raya selalu abadi, keragamanmu dan setiap hari engkau raya di hati rakyatmu, kehormatanmu selalu berkibar sebagaimana berkibarnya sangsaka merah putih di atas langit di wilayah NKRI ini. Hidupkanlah semangat di dalam sanubari kami, Berkahi kami dalam mengisi kemerdekaanmu, Ajari anak-anak kami memahami kemerdekaanmu, Cinta kami selalu padamu.

Tanahku negeriku yang ku cinta

Tidak ada jalan lain selain mencintaimu. Mencintaimu mempertemukan kami dengan makrifat kebangsaan. Kami rakyat Indonesia bersumpah setia mencintaimu dan menghormatimu sepanjang hayat kami dan cinta ini dilanjutkan pula oleh anak turun kami selama kami masih memiliki anak turun manusia Pancasila. Selama itulah cinta kami padamu tanpa mengharapkan balasan cinta darimu, karena kami memahami ibu pertiwi telah mewariskan kepada pendahulu kami dan kepada kami serta penerus kami dan penerus setelahnya selamanya sampai kiamat.

Indonesia raya merdeka, merdeka

Kekayaanmu yang engkau berikan kepada bangsa dan manusianya tidak akan pernah habis oleh garapan manusia selama yang Maha Esa mengilhami kami sumber daya manusia yang mumpuni. Indonesia dibangun dan didirikan di atas semangat perjuangan, maka wajib hukumnya bagi kami sebagai rakyat Indonesia dan warga negara melestarikan dan merawatmu dengan semangat Indonesia. Kami rakyat Indonesia bertekad dengan niat yang bulat memajukan namamu dan mengibarkan kehormatanmu di atas bumi ini. Dan kami tidak akan pernah mencabut sumpah setia kami sebelum bangsa bangsa lain ikut menjunjung tinggi ketinggian wibawamu sebagai bangsa penengah di atas konflik dan perseteruan kekuasaan bangsa bangsa lain yang mengindahkan nilai kemanusiaan. Inilah kami bangsa Indonesia rakyat Indonesia warga negara Indonesia.

Hiduplah Indonesia raya

Terimalah kemerdekaan ini sebagaimana Tuhan yang Maha Esa ridho terhadap ketetapan kemerdekaan bangsa kita. Syukurilah nikmat kemerdekaan ini dengan rasa yang penuh syukur dengan semboyan gemah ripah lohjinawi. Syukurilah dan berterima kasihlah terhadap para pendiri bangsa yang telah mengorbankan pemikirannya harta bendanya meninggalkan egonya sebagai para pemimpin kita menyatu dalam semangat dan tantangan serta menantang penjajahan dalam bentuk apapun terhadap kebebasan kita hari ini. Inilah kemerdekaan yang hakiki. Tak lain dan tak bukan hanyalah ajakan untuk merenungkan rasa terima kasih apa yang kita warisi dari para pendiri bangsa kita.

Wahai anak bangsa, hidupkanlah kehidupanmu dengan semangat yang kokoh dan kekeh terhadap cita-cita luhur pergerakan perjalanan bangsa tercinta ini. Hidupkanlah dan isilah kehidupanmu dengan gagasan yang brilian terhadap kemajuan bangsa Indonesia kedepannya. Wahai para pemimpin, cintailah kami rakyatmu ini dengan cinta yang tulus sebagaimana mandat yang Anda terima dari Ibu Pertiwi. Wahai (para pemegang otoritas) kekuasaan, jangan lari dari tanggung jawab kebangsaan secara bermartabat dan mulia. Wahai para aparat dan perangakat pemerintah, bermitralah dengan kami sebagai rakyat sipil. Bimbinglah kami memahami kewajiban kami dan memahami hak-hak kami, karena kami memahami diri kami berada dalam pusaran awam dalam pemahaman konstitusi. Wahai para pemimpin, jangan gadaikan keutuhan kami dengan kepentingan politik liberal yang dapat rancu dengan tindakan radikal Anda dalam mewujudkan harapkan Anda dalam mencapai suatu kedudukan semata.

Ihdinas Sirootol mustaqim Ya Allah, ilhamilah hati kami dan para pemimpin bangsa kami dengan kelapangan pemikiran yang luas dan kebijaksanaan.

Wallohul muwaffiq ilaa aqwamit thorieq

Dikutip Kompas.com Rabu, 17 Agustus 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

UE Pelajari Tanggapan Iran Tentang Usulan Teks Pemulihan JCPOA.

Next Post

Hubungan Israel dan Turki Kembali ke Normalisasi Penuh

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Menimbang Kemesraan Turki dengan Israel

Hubungan Israel dan Turki Kembali ke Normalisasi Penuh

Rusia Tak Punya Niat Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Rusia Tak Punya Niat Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist