Iran telah memperjelas pandangannya bahwa kapal militer AS yang mengintai di perairan Teluk Persia sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya dan sumber ketegangan dan ketidakstabilan di wilayah tersebut.
Fusilatnews -Presstv – Rekaman video yang dirilis oleh Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menunjukkan speedboat Iran mengeluarkan peringatan kepada kapal induk helikopter AS di Selat Hormuz, memaksa kapal perang itu untuk mendaratkan helikopternya sebelum mereka dapat memasuki perairan teritorial Iran.
Berpidato di pertemuan komandan dan pejabat tinggi IRGC di Teheran pada hari Sabtu, Laksamana Muda Alireza Tangsiri mengatakan Angkatan Laut membuat kapal penyusup untuk mematuhi perintah dari speedboat Iran.
Komandan mengatakan IRGC mengerahkan kapal dari armada Zolfaqar ke tempat kejadian dan, dalam koordinasi dengan speedboat, memaksa helikopter AS untuk mendarat tak lama setelah lepas landas dari dek terbang kapal.
Selama pertemuan hari Sabtu, Angkatan Laut IRGC merilis rekaman dari konfrontasi hari Kamis.
Komandan tertinggi menggarisbawahi kehebatan Angkatan Laut IRGC dan berkata, “Iran dan negara-negara Teluk Persia tetangga lainnya dapat memastikan keamanan regional dan mereka tidak membutuhkan kehadiran orang luar.”
Tangsiri mengatakan, keberhasilan Angkatan Laut IRGC dalam memantau pergerakan maritim di Teluk Persia dan kewaspadaannya dalam menghadapi ancaman, terutama dari kapal perang negara-negara ekstra-regional, membuktikan bahwa pasukan Iran tidak akan pernah membiarkan musuh merusak keamanan di kawasan strategis tersebut. .
Iran telah memperjelas pandangannya bahwa kapal militer AS yang mengintai di perairan Teluk Persia sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya dan sumber ketegangan dan ketidakstabilan di wilayah tersebut.
Komandan Angkatan Laut IRGC.: Iran ‘menampar’ Amerika enam kali dalam 18 bulan
Republik Islam telah berulang kali bersumpah untuk memberikan tanggapan yang tegas terhadap setiap tindakan bermusuhan Washington yang akan mengganggu keamanan jalur air strategis itu.
Sumber : Presstv




















