Jet tempur dan pembomĀ Israel membombardir kota Rafah di Jalur Gaza selatan disertai dengan kemajuan darat tak lama setelah gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan mereka telah menyetujui proposal gencatan senjata di Gaza.
Rafa – Presstv – Fusilatnews – Seorang jurnalis Palestina melaporkan adanya suar di langit malam, sementara penduduk setempat mengatakan puluhan pesawat pengintai terbang di atasnya.
Kantor berita resmi Palestina Wafa dan media Mesir mengatakan kendaraan militer Israel maju menuju persimpangan Rafah sisi Palestina dengan Mesir, serta persimpangan Karem Shalom dengan wilayah pendudukan Israel.
Seorang pejabat keamanan Palestina dan otoritas Mesir mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa tank-tank Israel telah memasuki Rafah, mencapai jarak 200 meter dari perbatasan Rafah dengan negara tetangga Mesir.
Militer Israel mengatakan pihaknya melakukan āserangan yang ditargetkanā terhadap Hamas di Rafah timur.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengatakan, āIsrael melanjutkan operasi di Rafah untuk memberikan tekanan militer terhadap Hamasā guna mempercepat pembebasan tawanan dan apa yang disebutnya ātujuan lain perang.ā
Sementara itu, mereka menggambarkan usulan gencatan senjata sebagai ājauh dari tuntutan penting Israel,ā namun menambahkan bahwa mereka akan mengirimkan perunding untuk melakukan pembicaraan āuntuk memanfaatkan potensi mencapai kesepakatan.ā
Serangan militer di Rafah terjadi menjelang pembicaraan di Mesir pada hari Selasa yang bertujuan untuk menyetujui proposal gencatan senjata yang diterima oleh Hamas, yang diajukan oleh mediator Qatar dan Mesir.
Berdasarkan salinan proposal tersebut, akan ada tiga fase untuk mengakhiri serangan gencar Israel terhadap Gaza.
Fase pertama menyerukan penarikan penuh pasukan Israel dari koridor Netzarim dan pemulangan warga Palestina yang terlantar ke rumah mereka. Fase kedua melibatkan pengumuman penghentian permanen operasi militer. Pada fase terakhir, blokade Jalur Gaza akan diakhiri sepenuhnya.
Sebagai imbalannya, Israel akan diminta untuk membebaskan tahanan Palestina dalam jumlah yang tidak ditentukan, menarik pasukannya dari wilayah tertentu di Jalur Gaza, dan mengizinkan warga Palestina melakukan perjalanan dari selatan pantai ke utara.
Sekitar 1,5 juta warga Palestina berlindung di Rafah, yang pernah ditetapkan sebagai āzona amanā oleh militer Israel. Warga Palestina kini berjuang untuk mengevakuasi kota tersebut, setelah militer Israel menjatuhkan selebaran yang memerintahkan mereka untuk pergi karena rencana serangan besar-besaran terhadap kota tersebut.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa invasi darat ke Rafah ātidak dapat ditoleransiā dan meminta Israel dan Hamas āuntuk bekerja lebih kerasā untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.
āIni adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan, dan invasi darat di Rafah tidak dapat ditoleransi karena dampak kemanusiaannya yang sangat buruk, dan karena dampaknya yang mengganggu stabilitas di kawasan,ā kata Guterres kepada wartawan pada hari Senin menjelang pertemuan dengan Presiden Italia Sergio. Mattarella di New York.
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi juga memperingatkan bahwa Israel āmembahayakan perjanjian dengan mengebom Rafah.ā
























